• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bappebti Perkuat Perdagangan Nikel Melalui Bursa Berjangka

Editor
Sabtu, 01 Februari 2025 - 07:12
Hasil tambang

Hasil tambang.(FOTO: Kementerian ESDM)

BANDUNG – Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Senjaya, menegaskan bahwa Bappebti terus berupaya memperkuat perdagangan nikel melalui bursa berjangka di Indonesia. Dalam upaya ini, Bappebti siap membentuk harga acuan nikel guna mengoptimalkan perdagangan komoditas unggulan Indonesia tersebut.

“Sebagai produsen dan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia harus mengoptimalkan perdagangan nikel untuk meningkatkan pendapatan negara. Saat ini, harga nikel masih mengacu pada bursa luar negeri, sehingga diperlukan harga referensi sendiri. Salah satu instrumen untuk mewujudkannya adalah melalui Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK),” jelas Tirta di Jakarta, Jumat (31/1).

RelatedPosts

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Tirta menambahkan, nikel sangat berpotensi menjadi subjek kontrak berjangka di Bursa Berjangka Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pembentukan referensi harga nikel di pasar nasional dan global, sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Awalnya, nikel digunakan sebagai bahan baku baja tahan karat, namun seiring perkembangan teknologi, penggunaannya semakin luas, terutama dalam industri baterai kendaraan listrik. Menurut Tirta, nikel tergolong komoditas dengan fluktuasi harga yang tinggi, menjadikannya ideal untuk diperdagangkan di bursa berjangka.

Berdasarkan data dari United States Geological Survey, produksi nikel Indonesia pada 2023 mencapai 1,8 juta ton dari total produksi dunia yang berjumlah 3,6 juta ton. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia. Daerah penghasil nikel utama di Indonesia sebagian besar tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Menurut data Kementerian Perdagangan, Indonesia juga merupakan eksportir nikel terbesar di dunia, dengan negara tujuan utama ekspor nikel Indonesia meliputi Tiongkok, Jepang, Norwegia, Belanda, dan Korea Selatan.

Dosen Fakultas Pertambangan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Tenaga Ahli Bappebti, Veriyadi, menjelaskan beberapa faktor yang mendukung kelayakan nikel masuk ke bursa berjangka. Faktor-faktor tersebut meliputi volume perdagangan yang besar, keragaman produk nikel Indonesia, dan volatilitas harga nikel.

“Indonesia berkontribusi sebesar 55% dari produksi nikel primer dunia pada 2023. Produk nikel Indonesia sangat beragam, seperti feronikel, nickel pig iron (NPI), dan nikel matte, yang perlu ditentukan harga referensinya. Selain itu, harga nikel yang fluktuatif telah mengalami empat kali gelembung (bubble) sejak 2004,” terang Veriyadi.

Namun, Veriyadi juga mengungkapkan tantangan yang perlu dihadapi, seperti penetapan harga yang transparan, dapat diamati (observable price), dan mencerminkan kondisi fisik komoditas. Proses penetapan harga ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pembeli, penjual, pedagang, dan lembaga keuangan. Tantangan lainnya adalah kemungkinan adanya harga premium yang sering dipengaruhi oleh isu geopolitik.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey, mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia merupakan penghasil nikel terbesar di dunia, tantangan dalam perdagangan nikel tetap harus menjadi perhatian bersama. Menurut Meidy, Indonesia sudah memiliki harga patokan mineral (HPM) nikel, yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 11 Tahun 2020. Namun, harga bijih nikel melalui HPM masih memiliki perbedaan sekitar 40% dibandingkan harga internasional.

“Perbedaan harga bijih nikel melalui HPM dan harga internasional mencapai USD 6,36 miliar sepanjang 2024. Salah satu tantangan perdagangan nikel global adalah penerapan kebijakan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang semakin ketat, terutama dengan kebijakan Uni Eropa yang mewajibkan setiap baterai yang masuk ke wilayah mereka memiliki paspor baterai dengan parameter ESG,” ujar Meidy.

Meidy menambahkan, Indonesia saat ini memiliki 395 izin usaha penambangan (IUP) nikel dan 49 perusahaan pabrik pengolahan nikel untuk pirometalurgi, serta enam perusahaan untuk hidrometalurgi. Terdapat pula 40 perusahaan yang masih dalam tahap konstruksi pabrik peleburan (smelter) nikel.

Meidy berharap langkah untuk menjadikan nikel sebagai subjek kontrak berjangka di Bursa Berjangka Indonesia dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam ekosistem perdagangan nikel nasional. “Diharapkan PBK nikel dapat memberikan dampak positif dalam empat aspek utama, yaitu transparansi harga, transaksi melalui perbankan Indonesia, identifikasi proses bisnis, dan manajemen risiko harga,” tutup Meidy.

Tags: BappeptiNikel

Related Posts

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan Operasi Patuh 2026.(Foto: Kakorlantas Polri)

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Editor
3 Juni 2026

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis. SATUJABAR, JAKARTA - Korps Lalu...

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026).(Foto: Setneg)

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

Editor
3 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (03/06/2026)....

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Kapasitas Satelit Ditambah, Jaga Konektivitas Sangihe dan Sitaro

Editor
3 Juni 2026

Kapasitas satelit dengan bandwidth hingga mencapai 50 s.d. 150 Mbps pada 154 titik akses layanan menggunakan jaringan Satelit Republik Indonesia...

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam liar sejak tahun 2018.(Foto: Humas Kemenhut)

Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho

Editor
3 Juni 2026

Bayi Orangutan Sumatera generasi baru ini lahir dari induk bernama Bulan, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di alam...

Kerajinan, ukiran, dan bagian yang diduga berbahan gading gajah.(Foto: Gakkum Kemenhut)

Perdagangan Gading Gajah di Bali Diungkap Patroli Siber

Editor
3 Juni 2026

Perdagangan gading gajah terungkap dari dua lokasi di wilayah Gianyar yang mengamankan sejumlah barang bukti berupa benda kerajinan, ukiran, dan...

Susu murni

Kebutuhan Susu Untuk Industri Perlu 5 Juta Ton, 80 Persen Impor

Editor
3 Juni 2026

Kebutuhan susu untuk kebutuhan bahan baku industri pengolahan nasional mencapai sekitar 5 juta ton setara susu segar per tahun, dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.