• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aplikasi RTRW Didorong Jadi Medsos Terbesar di Indonesia

Editor
Jumat, 17 Januari 2025 - 07:25
Aplikasi RTRW

Aplikasi RTRW

BANDUNG – Aplikasi RTRW didorong berkembang menjadi media sosial terbesar di Indonesia, kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar.

Wamen menerima kunjungan tim pendiri aplikasi media sosial lokal, RTRW, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Jumat (17/1/2025).

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Dalam pertemuan tersebut, Irene Umar, didampingi oleh Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi, berdialog dan bertukar gagasan dengan tim pendiri RTRW mengenai perkembangan aplikasi yang dikembangkan oleh anak bangsa ini.

RTRW, yang diluncurkan pada akhir tahun 2023, merupakan aplikasi media sosial yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia dalam mempublikasikan berbagai informasi terkait lingkungan sekitar. Saat ini, aplikasi ini telah memiliki sekitar 50.000 pengguna.

Aplikasi ini dirancang untuk memungkinkan masyarakat, khususnya RT dan RW, untuk melaporkan dan mengelola keluhan atau peristiwa yang terjadi di lingkungan mereka dengan menggunakan teknologi berbasis lokasi.

Menurut Muhammad Neil El Himam, ide yang diusung oleh RTRW sangat menarik dan memiliki banyak potensi. “Dulu ada aplikasi serupa yang bertujuan untuk melaporkan kejadian di lingkungan, tetapi sayangnya tidak berkembang. Aplikasi seperti RTRW ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW, dan memiliki peluang besar untuk berkembang. Yang perlu difikirkan sekarang adalah model bisnisnya,” ujar Neil.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene Umar memberikan dorongan agar aplikasi ini dapat berkembang lebih jauh.

“Kesempatan dari usaha ini sangat besar, jadi pertumbuhannya perlu diperhatikan dengan serius. Saya berharap mereka bisa membangun aplikasi ini menjadi lebih besar. Untuk mewujudkan itu, RTRW harus memiliki infrastruktur yang kuat, sumber daya manusia yang handal, serta strategi pemasaran yang efektif. Banyak peluang untuk mengembangkan ini, bahkan bisa menjadi besar seperti Facebook,” ujar Irene melalui keterangan resmi.

Tim RTRW menyambut positif masukan dari Wamenekraf dan terus berusaha meningkatkan kualitas aplikasi. Ridwan Siregar, salah satu Co-Founder RTRW, mengungkapkan bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan dalam pengembangan aplikasi ini. “Banyak masukan dari Ibu Irene yang perlu kami pertimbangkan. Kekurangan kami masih banyak, namun kami optimis bahwa aplikasi ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama karena sifatnya yang hyperlocal dan dapat membantu masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Ridwan.

Tags: Aplikasi RTRWIrene UmarKemenekrafRTRWwamenekraf

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.