• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 30 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Aktivis Mahasiswa di Sukabumi Tewas Diduga Korban Pengeroyokan

Editor
Kamis, 27 Februari 2025 - 10:44
Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI– Seorang mahasiswa di Sukabumi, Jawa Barat, tewas dengan sejumlah luka bekas senjata tajam. Mahasiswa yang tercacat sebagai aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) tersebut, diduga korban pengeroyokan.

Kasus kematian mahasiswa di Sukabumi, berinisial RR, berusia 25 tahun, dibenarkan Kepala Subseksi (Kasubsi) Informasi Publikasi dan Dokumentasi Media (IPDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin. Korban yang dilaporkan berjumlah tiga orang sudah berada di rumah sakit, satu meninggal dunia dan dua kritis.

RelatedPosts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

“Benar, dilaporkan ada tiga orang (korban). Satu orang meninggal dunia, dan dua orang lagi kritis dan belum belum sadar di rumah sakit, ujar Ade, saat dihubungi, Kamis (27/02/2025).

Ade mengatakan, Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota, sudah melakukan crosscheck ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Mulk, Kota Sukabumi, dan langsung menelusuri dugaan TKP (tempat kejadian perkara). Ade belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan dua orang kritis, sedang dalam pengusutan Tim Satreskrim.

Korban tewas merupakan aktivis mahasiswa sebagai kader GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), yang masih kuliah di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan, semester akhir. Sedangkan dua korban kritis temannya, berinisial DH, 24 tahun, warga Jalan Baru, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, dan AP, 20 tahun, warga Kebon Panjang, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi.

“Korban merupakan teman sama sesama aktivis pergerakan. Saya kenal betul korban, kawan seperjuangan di GMNI,” ujar Ketua GMNI, Aris Gunawan.

Aris mengaku, belum mengetahui pasti kronologi kematian temannya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, terdapat sejumlah luka pada tubuhnya.

“Pihak kepolisian sudah turun tangan setelah menerima laporan dari rumah sakit. Kami berharap, pihak kepolisian dari Polres Sukabumi Kota bisa segera mengungkap kematian korban dan dua temannya yang kritis,” kata Aris.

Korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), dekat rumahnya di Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Informasi menyebutkan ada tiga TKP dugaan korban tewas dikeroyok, di depan Al-Masthuriyah, Kecamatan Cisaat, depan SPBU, dan di Jalan Citantayan, Kabupaten Sukabumi.(chd).

Tags: Aktivis Sukabumi

Related Posts

Reklame

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung menyebutkan capaian...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor (curanmor).(Foto:Istimewa).

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga. Dua pelaku menjadi 'bulan-bulanan' hingga...

Pelaku kejahatan diborgol

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

Editor
30 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi pengedar obat keras tertentu (OKT)....

Para penyintas gempa M 7,7 Flores, yang sebelumnya tinggal sementara di pengungsian terpusat Gor Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, naik ke truk TNI AL untuk diantar kembali ke rumah masing-masing, Senin (24/8). (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan / Danung Arifin)

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026....

Pengerahan helikopter water bombing untuk pemadaman karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Jumat (28/8). (Foto: BNPB)

Helikopter Water Bombing Diterjunkan di Karhutla Papua Barat

Editor
30 Agustus 2026

PAPUA BARAT – Helikopter water bombing dikerahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Titik Panas Nampak Turun, Kemenhut Tetap Siaga

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Titik panas di sejumlah provinsi menurut Data terbaru SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan adanya penurunan. Penurunan hotspot itu terjadin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.