• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenekraf & ION Jajaki Perluasan Pasar Digital

Editor
Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:04
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kanan), berdialog dengan Head Steering Committee ION, Sachin Gopalan (kedua kiri) saat menerima audiensi Indonesia Open Network (ION) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (19/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kanan), berdialog dengan Head Steering Committee ION, Sachin Gopalan (kedua kiri) saat menerima audiensi Indonesia Open Network (ION) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (19/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Indonesia Open Network (ION) untuk memperluas akses pasar digital dan meningkatkan daya saing pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Hal tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Menteri (Wamen) Ekraf, Irene Umar, bersama ION di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (19/8).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kanan), berdialog dengan Head Steering Committee ION, Sachin Gopalan (kedua kiri) saat menerima audiensi Indonesia Open Network (ION) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (19/08/2026).

RelatedPosts

Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains, ParagonCorp Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Kosmetik

2 Pencuri Pipa Pertamina Senilai Rp.2,3 Miliar di Indramayu Ditangkap.

Bahlil Minta Pengembang Tak Tahan Konsesi Panas Bumi

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat transformasi digital sekaligus memperluas akses komersialisasi produk kreatif lokal ke pasar global.

“Kemitraan bersama ION menjadi momentum penting untuk membuka akses pasar digital yang lebih luas dan inklusif bagi seluruh kreator Tanah Air. Integrasi teknologi ini tidak hanya memperkuat infrastruktur bisnis para pelaku usaha, tetapi juga dapat melipatgandakan daya saing serta nilai ekonomi karya kreatif nasional di kancah global,” ujar Irene Umar.

Audiensi ini membahas potensi pemanfaatan ION dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari perluasan akses pasar dan pemasaran digital, perdagangan lintas batas, pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, hingga pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Kedua pihak juga mendiskusikan peluang sinergi berbagai program strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, dari daerah hingga tingkat nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Ekraf, sektor ekonomi kreatif terus mencatatkan kinerja positif dengan realisasi investasi mencapai Rp183,01 triliun dan nilai ekspor sebesar 31,94 miliar dolar AS pada 2025. Capaian tersebut didukung penyerapan 27,40 juta tenaga kerja yang didominasi oleh generasi muda, serta kontribusi signifikan dari 21 subsektor ekonomi kreatif.

“Kolaborasi pemanfaatan teknologi dan ekosistem jaringan terbuka dari ION bisa menjadi ruang yang tepat untuk mendukung digitalisasi serta perlindungan kekayaan intelektual ekonomi kreatif, di mana rencana pembentukan tim kerja bersama ini nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut kepada tim ekraf yang sesuai bidangnya. Namun, tantangan terbesarnya adalah membangun kapasitas pelaku usaha agar mampu beradaptasi secara optimal, sehingga kolaborasi yang adil dan berkelanjutan ini dapat segera diimplementasikan,” tambah Irene Umar.

ION dikembangkan melalui kerja sama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai bagian dari inisiatif Kerja Sama Digital Indonesia–India. Infrastruktur ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi dan layanan guna mendukung akses pelaku ekonomi kreatif terhadap pasar digital, logistik, pembayaran, pembiayaan, asuransi, pengembangan keterampilan, serta perdagangan berbasis AI.

“Kami sangat mengapresiasi waktu dan diskusi bersama Ibu Wamen Ekraf, serta berharap dapat berkolaborasi membentuk tim kerja bersama pemerintah, karena ION tidak dapat berhasil sendiri, kami membutuhkan banyak kolaborasi dengan pemerintah dan pihak-pihak yang memiliki visi sama guna membangun ekosistem yang memberdayakan talenta muda, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif lokal,” jelas Head Steering Committee ION, Sachin Gopalan.

Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi yaitu Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi, Anggara Hayun Anujuprana; Direktur Pengembangan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Muhammad Fauzy; Plt. Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan, Aulia Chloridiany; serta Kepala Pusat Data dan Informasi, Reslyana Dwitasari.

Tags: Indonesia Open NetworkIrene UmarWakil Menteri Ekraf

Related Posts

ParagonCorp menjalin kolaborasi riset bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK). (Foto: Istimewa)

Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains, ParagonCorp Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Kosmetik

Editor
20 Agustus 2026

ParagonCorp dan ARC USK mendorong eksplorasi bahan alam Indonesia agar tidak berhenti sebagai komoditas, tetapi berkembang menjadi inovasi bernilai tambah...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Pencuri Pipa Pertamina Senilai Rp.2,3 Miliar di Indramayu Ditangkap.

Editor
20 Agustus 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Polres Indramayu, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian pipa besi milik PT Pertamina senilai Rp.2,3 miliar. Dua pelaku pencurian...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Bahlil Minta Pengembang Tak Tahan Konsesi Panas Bumi

Editor
20 Agustus 2026

Bahlil meminta konsesi yang sudah diberikan kepada pengembang segera untuk direalisasikan. JAKARTA -- Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23,2...

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

Warga Jakarta Tergulung Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi Ditemukan Tewas

Editor
20 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Warga Jakarta bernama Ahmad Nadif Fadillah, yang hilang tergulung ombak Pantai Karangnaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tewas. Ahmad...

Kasubdit Penindakan Haji Khusus dan Umrah, Nano Sugianto beserta jajaran di sela-sela rangkaian pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Jambi Gagal Berangkat, Kemenhaj Telusuri

Editor
20 Agustus 2026

JAMBI - Direktorat Jenderal Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendalami aduan masyarakat terkait dugaan jemaah gagal berangkat umrah di...

Kemenhaj berkomitmen tindak tegas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang melakukan penipuan dan penelantaran jemaah, termasuk kasus yang melibatkan Hanania Travel, ungkap Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Kemenhaj)

Kasus Hanania Travel, Wamenhaj: Kami Tindak Tegas

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk menindak tegas Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang melakukan penipuan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.