• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ulang Tahun BEI ke-49: Pemerintah Dorong Diversifikasi Pembiayaan Ekonomi

Editor
Senin, 10 Agustus 2026 - 02:41
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran dalam Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/08).(Foto: Kemenko Perekonomian)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran dalam Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/08).(Foto: Kemenko Perekonomian)

SATUJABAR, JAKARTA – Pemerintah terus mendorong penguatan pasar modal sebagai bagian penting dalam menjaga kepercayaan investor sekaligus memperkuat pendalaman sektor keuangan nasional. Peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat peran pasar modal dalam mendukung pembiayaan ekonomi dan meningkatkan daya saing sektor keuangan nasional.

“Peringatan ini momentum untuk menjaga kepercayaan para investor terhadap perekonomian dan pasar keuangan internasional dan nasional, karena pasar modal selalu merupakan proksi ekonomi yang dilihat oleh para investor, terutama pada saat-saat yang sangat strategis,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/08).

RelatedPosts

Pria Asal Bandung Tewas Usai Disekap dan Dianiaya di Sumedang, 15 Orang Diamankan

Patuhi Aturan Berkendara di Tol Layang MBZ Agar Selamat

Presiden Prabowo Minta Pertamina & PLN Kurangi Anak & Cucu Perusahaan

Kinerja perekonomian tersebut menjadi salah satu fondasi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2026 tercatat 5,29% (yoy), sementara secara Semester I-2026 tumbuh 5,45%. Capaian tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global yang berada di kisaran 3%. Realisasi investasi juga mencapai lebih dari Rp1.010,6 triliun dengan pertumbuhan 7,2% (yoy).

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan ekonomi, Pemerintah memandang pentingnya diversifikasi sumber pembiayaan. Pembiayaan ekonomi pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp7.400 triliun dan meningkat menjadi sekitar Rp9.200 triliun pada 2029. Dalam konteks tersebut, Pemerintah mendorong diversifikasi sumber pembiayaan, termasuk melalui pengembangan instrumen seperti Panda Bond dan Samurai Bond.

“Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman. Nah ini mungkin beberapa yang bisa didorong selain Panda Bond, tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik,” ungkap Menko Airlangga.

Kepercayaan terhadap fundamental Indonesia juga tetap kuat. Seluruh sovereign rating Indonesia berada pada kategori investment grade, dengan S&P pada level BBB/A-2, Fitch BBB, Moody’s Baa2, serta R&I dan JCR BBB+. Selain itu, penerbitan Panda Bond Indonesia memperoleh rating AAA dari Lianhe Credit Rating.

Selain diversifikasi sumber pembiayaan, Pemerintah juga mendorong pengembangan produk investasi baru untuk memperdalam pasar keuangan Indonesia. Salah satunya melalui Exchange Traded Fund (ETF) emas yang diharapkan dapat memperluas pilihan investasi sekaligus meningkatkan likuiditas. Pemerintah mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan yang menetapkan Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai efek yang dapat dicatat dalam portofolio ETF emas. Pengembangan produk tersebut juga diharapkan memperkuat keterhubungan antara manajer investasi, bank kustodian, bank bulion, dealer, dan bursa efek.

Penguatan pasar modal juga terus didukung melalui berbagai reformasi untuk meningkatkan kredibilitas, inovasi, dan daya saing sektor keuangan. Pemerintah berharap pengembangan produk dan ekosistem pasar modal, termasuk ETF emas serta agenda demutualisasi, dapat semakin memperdalam sektor keuangan dan memperkuat kontribusinya terhadap pembiayaan ekonomi nasional.

“Penguatan pasar modal menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur pembiayaan ekonomi Indonesia. Dengan semakin beragamnya instrumen investasi dan pembiayaan, termasuk melalui ETF emas, kita berharap pasar modal dapat semakin dalam, likuid, dan mampu mendukung kebutuhan pembiayaan ekonomi yang terus meningkat,” ucap Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain yakni Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir, dan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan.

Tags: airlangga hartartobursa efek indonesiamenko perekonomianpasar modal

Related Posts

Ilustrasi korban penyekapan.(Foto:Istimewa).

Pria Asal Bandung Tewas Usai Disekap dan Dianiaya di Sumedang, 15 Orang Diamankan

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pria tewas setelah diduga menjadi korban aksi penyekapan dan penganiayaan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Polisi saat ini...

Jalan layang MBZ lolos uji laik fungsi dan operasi, menurut siaran pers PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Patuhi Aturan Berkendara di Tol Layang MBZ Agar Selamat

Editor
10 Agustus 2026

Bagi pengendara yang hendak melintas di Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), memahami aturan berkendara menjadi hal penting. Selain...

Presiden Prabowo Subianto gelar rapat bahas energi di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (09/08/2026) sore.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Minta Pertamina & PLN Kurangi Anak & Cucu Perusahaan

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Mandatori B50 atau Biodiesel 50 persen serta kesiapan infrastruktur menuju...

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Kemenpar Sesalkan Insiden Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Pariwisata sangat menyesalkan insiden penembakan yang terjadi di sekitar penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem dan mengakibatkan...

Produk kreatif budaya pop Korea Selatan.(Foto: Humas Kemendag)

Ceruk Peluang Usaha di Segmen Budaya Pop Korea Selatan

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, SEOUL - Pasar budaya pop Korea Selatan menjadi peluang baru yang menjanjikan bagi para pelaku usaha dan kreator industri...

Survei optimisme konsumen kondisi ekonomi

Survei Konsumen Bank Indonesia Juli 2026: Optimis Ekonomi Terjaga

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi terjaga. Hal ini tecermin...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat