• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Investor Tiongkok Masuk Kawasan Industri Wiraraja Madura

Editor
Kamis, 06 Agustus 2026 - 09:16
Foto bersama usai MoU pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura

Foto bersama usai MoU pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura.(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia dan Tiongkok kembali memperkuat kemitraan ekonomi melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam rangka pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kerja sama investasi kedua negara, serta membuka jalan bagi pengembangan kawasan industri modern di Kabupaten Bangkalan, Madura yang diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.

Prosesi penandatanganan kerja sama mencakup penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Wiraraja Madura International dengan Guangzhou Zhanjiang Industrial Transfer Cooperation Park Management Committee serta penandatanganan Agreement on Joining the Guangdong ASEAN Industrial Park International Cooperation Alliance dengan Wiraraja Madura Industrial Estate.

RelatedPosts

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyaksikan pendandatanganan nota kesepahaman tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai negara mitra strategis guna mempercepat pengembangan kawasan industri, membuka lapangan kerja serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.

“Indonesia punya program Two Countries Twin Parks (TCTP) yang terus akan kita dorong. Kawasan di Madura ini kedepannya juga merupakan kawasan heavy industry Indonesia, Petrokimia (Gresik). Jadi nanti dengan adanya Kawasan Industri Bangkalan ini akan menjadi seimbang,” ujar Menko Airlangga dalam acara Penandatanganan Strategic Cooperation Framework Agreement antara Wiraraja Madura Industrial Estate dan Guangdong (Fenyong) ASEAN Industrial Park, di Jakarta, Rabu (8/05).

Menko Airlangga menambahkan, pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura akan semakin melengkapi hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok yang selama ini terus berkembang, baik melalui peningkatan investasi maupun perdagangan bilateral.

“Kemudian ini akan melengkapi kerjasama antara Indonesia dan China. Karena Indonesia dan China juga sudah punya bilateral swap arrangement (Bilateral Currency Swap Arrangement atau BCSA) yang sampai dengan 50 miliar dolar. Harapannya bisa juga trade menggunakan currency masing-masing sehingga tidak tergantung kepada currency yang lain,” jelas Menko Airlangga.

 

Klaster Industri Pusat Manufaktur

Melalui kerja sama tersebut, sejumlah klaster industri dari Tiongkok direncanakan akan dikembangkan di Kawasan Industri Wiraraja Madura, di antaranya industri cokelat, matras, tekstil, hingga benang, serta berbagai sektor manufaktur padat karya lainnya. Pengembangan kawasan tersebut juga didukung percepatan penyelesaian perizinan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta instansi pelayanan perizinan, sehingga realisasi investasi dapat segera dimulai dan memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi Madura dan Jawa Timur.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) sekaligus President Director Wiraraja Madura Industrial Estate Akhmad Ma’ruf Maulana, menyampaikan bahwa kawasan industri tersebut dirancang menjadi pusat manufaktur terpadu yang mendukung sektor industri, logistik, dan energi ramah lingkungan. Kehadiran mitra strategis dari Guangdong diharapkan mampu mempercepat masuknya investasi baru serta memperluas peluang transfer teknologi dan peningkatan kapasitas industri nasional.

Sementara itu, Wali Kota Zhanjiang Republik Rakyat Tiongkok Li Yongyi, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Kota Zhanjiang. Menurutnya, kerja sama antara Guangdong (Fenyong) ASEAN Industrial Park dan Wiraraja Madura Industrial Estate diharapkan menjadi model kolaborasi konkret dalam implementasi Two Countries Twin Parks (TCTP), melalui penguatan investasi, pertukaran informasi industri, serta pengembangan kapasitas produksi kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menambahkan, pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga menjadi langkah konkret Pemerintah dalam mendorong investasi berkualitas, mempercepat pengembangan kawasan industri baru, dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah optimistis pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur maupun kawasan timur Indonesia,” imbuh Jubir Haryo.

Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Zhanjiang dan Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, tercermin dari meningkatnya nilai perdagangan dan investasi kedua belah pihak. Pada tahun 2025, nilai perdagangan antara Zhanjiang dan Indonesia mencapai 2,461 miliar yuan atau meningkat sebesar 6,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, hingga saat ini tercatat 8 perusahaan asal Zhanjiang yang telah merealisasikan investasi di Indonesia melalui 12 proyek dengan total nilai investasi mencapai USD370 juta, sementara 6 perusahaan Indonesia juga telah menanamkan modal di Zhanjiang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou (KJRI Guangzhou) Arianto Surojo, Secretary General of Zhanjiang Chamber of Commerce of Import and Export Xu Haixia, serta perwakilan Guangdong (Fenyong) Industrial Park.

Tags: Kawasan Industri Wiraraja Madura

Related Posts

Koleksi geodiversitas di Karangsambung Kebumen Jawa Tengah.(Image: BRIN)

BRIN Wujudkan Laboratorium Alam Terbentuknya Pulau Jawa

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memaksimalkan pemanfaatan lebih dari 33.000 spesimen geodiversitas di Kawasan Karangsambung, Kebumen,...

Seminar Nasional bertajuk “Membangun Masa Depan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan", di Jakarta, Senin (5/10).(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Ekosistem Ekonomi Syariah Topang Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan

Editor
5 Oktober 2026

JAKARTA - Ekonomi syariah bukan sekadar soal label. Bukan hanya soal bank syariah, bukan hanya soal sertifikasi halal, dan bukan...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Rumah dan Parkiran Terminal di Bogor Jadi Penampungan Puluhan Sepeda Motor Curian

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Sebuah rumah di kawasan perumahan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digerebek polisi setelah diketahui menjadj tempat penampungan sepeda motor...

Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI).(Foto:Istimewa).

35 Tahun Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Cirebon Ditemukan di Arab Saudi

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditemukan di Arab Saudi setelah 35 tahun hilang tanpa...

Video pesta narkoba diduga warga binaan di Rutan Kelas I Depok, yang beredar luas di media sosial.(Foto: Istimewa/tangkapan layar Instagram).

Kanwil Ditjenpas Jabar: Pesta Narkoba di Rutan Depok Benar, Ditindak Tegas!

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno, membenarkan, video viral di media sosial, memperlihatkan...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di 6 Provinsi, Termasuk di Jawa Barat

Editor
5 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sebelas tersangka terkait terorisme dalam penegakan hukum serentak di enam provinsi. Dari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.