• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

Editor
Senin, 20 April 2026 - 06:43
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, JAKARTA – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan serta perawatan sarana dan prasarana olahraga di daerah saat Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Senin (20/4), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam rapat tersebut, Agita menegaskan bahwa kesiapan fasilitas olahraga untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya tentu akan dipersiapkan sebaik mungkin. Namun demikian, perhatian terhadap sarana olahraga di masing-masing provinsi juga tidak boleh diabaikan.

RelatedPosts

Warga Terdampak Asap Kebakaran Lahan Ciumbuleuit Jadi Perhatian

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN

Jalan Kelok 23 Pansela DIY Diujicoba

“Fasilitas untuk PON tentu akan disiapkan dengan baik. Tetapi yang saya harapkan, fasilitas olahraga di setiap provinsi juga terus diperbaharui dan ditambah. Banyak cabang olahraga baru bermunculan, sementara sarana olahraga lama juga banyak yang mulai kurang perawatannya,” ujar Agita.

Menurutnya, pembinaan atlet nasional sejatinya berawal dari daerah. Atlet-atlet yang berlaga di PON berasal dari provinsi masing-masing, sehingga membutuhkan tempat latihan yang layak dan memadai agar mampu berprestasi secara maksimal.

“Bibit-bibit atlet itu lahir dari daerah. Karena itu mereka membutuhkan fasilitas yang layak untuk persiapan menghadapi PON maupun kejuaraan lainnya,” lanjutnya.

Agita juga menyoroti kondisi di Jawa Barat yang memiliki cukup banyak fasilitas olahraga, namun sebagian di antaranya menghadapi persoalan perawatan serta birokrasi kewenangan pengelolaan. Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh menghambat pembinaan atlet.

“Di Jawa Barat fasilitas olahraga memang cukup banyak, tetapi beberapa kurang terawat. Kadang masih terjadi saling lempar tanggung jawab soal siapa yang berwenang memperbaiki. Sementara atlet tidak bisa berhenti berlatih menunggu perbaikan,” tegasnya.

Sebagai contoh, Agita menyebut arena sepatu roda di GOR Saparua Bandung yang memiliki fasilitas baik dan berukuran besar, namun mengalami kendala saat membutuhkan perbaikan. Selain itu, cabang olahraga baru seperti skateboard yang semakin diminati generasi muda juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.

Sementara itu, Wakil I Ketua Umum KONI Mayjen TNI (Purn) Suwarno menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas olahraga yang telah tersedia di daerah. Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah perlu memaksimalkan aset yang ada, termasuk bekerja sama dengan perguruan tinggi maupun pihak swasta.

“Kalau kemudian olahraga di daerah dengan segala macam infrastrukturnya ada tapi kok tidak dimanfaatkan, Koni nggak dikasih uang gimana mau membina? Karena memang anggarannya kecil. Jangan bicara Jakarta (anggarannya) 87 triliun (rupiah). (anggaran di) Lampung kemarin 8 triliun (rupiah). Begitu juga Banten nggak terlalu beda dengan itu. Nah kan mereka bagi-bagi bukan hanya untuk olahraga saja,” ujarnya.

“Jadi di samping harus renovasi, kami sarankan untuk menggunakan fasilitas di kampus dan fasilitas yang punya swasta. Itu bagus. Dipakai saja nggak apa-apa di kampus-kampus itu. Kampus Unila kemarin saya lihat. Ada kolam renang, ada GOR, ada gedung di situ bagus, pakai! Kemudian yang ada di Metro itu ada GOR-nya yang biasa untuk voli, bagus, kita pakai, dan seterusnya,” tambah Suwarno.

Ia juga menyarankan agar calon tuan rumah PON tidak berfokus pada pembangunan baru, melainkan lebih mengutamakan renovasi fasilitas lama yang disesuaikan dengan standar masing-masing cabang olahraga.

“Jadi saran kita kepada calon-calon provinsi tuan rumah itu jangan membuat baru, kalau bisa renovasi disesuaikan dengan standarisasi. Standarisasinya tanya kepada induk cabang olahraga,” jelas Suwarno.

Agita menegaskan bahwa pembangunan olahraga nasional harus dimulai dari penguatan ekosistem olahraga di daerah. Dengan fasilitas yang memadai dan terawat, atlet-atlet daerah akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan mengharumkan nama bangsa.

Tags: Agita NurfiantiDPDKONISenator

Related Posts

Sebanyak 19 warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat asap kebakaran lahan yang terjadi di RT 001 RW 010 Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Warga Terdampak Asap Kebakaran Lahan Ciumbuleuit Jadi Perhatian

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Sebanyak 19 warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat asap kebakaran lahan yang terjadi di RT 001 RW 010...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap 8 (delapan) orang tersangka yang tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana korupsi berupa dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).(Foto: Website KPK)

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Suap dan Penerimaan Lainnya di Kementerian ATR/BPN

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap 8 (delapan) orang tersangka yang tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana...

Jalan kelok 23 atau Jalan Baru Kretek–Girijati yang menghubungan Kab. Bantul dan Kab. Gunungkidul.(Foto: Dok. Humas Kementerian PU)

Jalan Kelok 23 Pansela DIY Diujicoba

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan uji coba open traffic Jalan Baru Kretek–Girijati selama tujuh hari, mulai 14...

Menteri PU Dody Hanggodo.(Foto: Humas Kementerian PU)

2.000 Pegawai PU Main Judol, Transaksi Rp 12 Miliar, Menteri Evaluasi Sistem

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat lebih dari 81 ribu frekuensi transaksi judi online dengan total nilai transaksi mencapai...

Mal Isnaini S. Meyyanti dilantik sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, pada tanggal 15 September 2026 di Jakarta.(Foto: Dok. Humas Bank Indonesia)

Gubernur BI Lantik Pemimpin Satker

Editor
16 September 2026

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, melantik Mal Isnaini S. Meyyanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis...

rekomendasi harga emas antam, aneka tambang

Harga Emas Rabu 16/9/2026 Antam Rp 2.593.000 Per Gram

Editor
16 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 16/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.593.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.