• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus TPPO: Kakak-Beradik ‘Penjual’ Reni Sukabumi ke China Ditangkap

Editor
Sabtu, 27 September 2025 - 12:14
Ilustrasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Ilustrasi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

SATUJABAR, SUKABUMI–Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa Reni Rahmawati, 23 tahun, mulai menemui titik terang. Dua kakak-beradik yang menjadi terduga ‘penjual’ wanita asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tersebut, berhasil ditangkap.

Kakak-beradik berinisial JA dan YS ditangkap tim gabungan Polres Sukabumi Kota dan Polda Jawa Barat. Keduanya yang berhasil ditangkap di wilayah Cianjur tersebut, merupakan terduga pelaku dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap Reni Rahmawati, 23 tahun.

RelatedPosts

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Kasus TPPO terhadap Reni menyita perhatian, karena wanita asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi tersebut, dijual dengan modus pernikahan palsu di China.

Kakak-beradik ‘penjual’ Reni telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Penangkapan kedua pelaku dibenarkan Kuasa Hukum korban, Rangga Suria, dan berkas perkara telah dilimpahkan dari Polres Sukabumi Kota ke Polda Jawa Barat.

“Benar, pelaku kakak-beradik (JA dan YS) sudah berhasil ditangkap. Saat ini sudah dalam pemeriksaan di Polda Jawa Barat, setelah berkas perkaranya dilimpahkan dari Polres Sukabumi Kota,” ujar Rangga dalam keterangannya, Jumat (26/09/2025).

Kasus TPPO berawal saat kedua pelaku mengiming-iming korban pekerjaan di China dengan gaji puluhan juta. Korban yang dikenalkan temannya kepada kedua pelaku, diiming-iming gaji Rp.15 hingga Rp.30 juta.

Korban yang tergiur dengan tawaran gaji puluhan juta, dibawa ke bogor kemudian disekap dan dinikahkan secara paksa. Setelah kejadian, pihak keluarga menerima kabar korban sudah berada di China.

Korban dijual kepada warga negara China berinisial TC. Korban dijemput di Bandara Xiamen dan dibawa ke rumahnya berlokasi di Guanzhao.

Sudah selama tiga bulan korban berada di bawah penguasaan warga negara China. Korban disekap dan dipaksa berhubungan layaknya suami istri, dengan modus kejahatan nikah palsu.

Warga negara China tersebut mengklaim telah membeli korban dari jasa pelaku JA dan YS. Korban yang meminta dipulangkan diharuslan memberi uang tebusan Rp.200 juta.

Kasi PIDM Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli membenarkan, kasus TPPO terhadap korban Reni telah dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. Proses penyidikan ditangani Unit V Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Tags: 2 Pelaku DitangkapDitreskrimum Polda Jawa Baratjawa baratKabupaten SukabumiKasus TPPOpolda jawa baratPolres Sukabumi Kota

Related Posts

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar...

Pelantikan pejabat baru dan mutasi di Istana Negara Kamis 15 Oktober 2026.(Image: YouTube Setpres)

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA – Kepala BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Suharyanto resmi diganti oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi. Pergantian...

Pelaku pemalakan dan perusakan mobil di Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi 'Bang Jago' melakukan aksi pemalakan terhadap sopir mobil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pelaku...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua Oktober...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, (14 Okt).(Foto: Kemendag)

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Editor
15 Oktober 2026

TANGERANG - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.