• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bangun Kemandirian Ekonomi, 57 Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung

Editor
Kamis, 19 Juni 2025 - 06:45
Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung.

Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Sebanyak 57 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti bootcamp wirausaha yang digelar di Kota Bandung pada 18–20 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Perintis Berdaya yang digagas oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia (Kemenko PM) Republik Indonesia.

Bootcamp ini menghadirkan para mentor dari berbagai jenama ternama tanah air, seperti Havilla Gourmet Tea, Artisan Professionnel, Olsera Indonesia, Evlogia, dan Meta. Selain pelatihan intensif, acara juga akan ditutup dengan pameran produk UMKM pada 20 Juni, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Menko PM.

RelatedPosts

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut antusias kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah konkret dalam mendorong kemandirian pelaku usaha kecil agar lebih tangguh dan siap bersaing di pasar yang terus berkembang.

“Kita bekerja sama dengan Kemenko PM untuk menyelenggarakan bootcamp wirausaha. Selain pelatihan, pada 20 Juni nanti juga akan ada acara pameran produk dari 57 pelaku usaha yang akan dihadiri langsung oleh Pak Menko,” ujar Farhan saat membuka kegiatan di Hotel Mercure, Rabu (18/6).

Farhan memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran program Perintis Berdaya yang dinilainya sebagai kerangka besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Perintis Berdaya bukan sekadar kebijakan biasa, tetapi kerangka besar yang mampu menjawab tantangan pemberdayaan masyarakat secara terpadu,” katanya.

Program ini, lanjut Farhan, menjadi jawaban atas kebutuhan sistem pendampingan dan pelatihan yang konsisten bagi UMKM, koperasi, serta pekerja migran yang kembali ke daerah asal dan ingin membangun usaha mandiri.

“Semangat wirausaha di masyarakat kita terus tumbuh. Tapi tanpa sistem pendampingan dan pelatihan yang standar, kemajuan itu tidak akan maksimal,” tambahnya.

Ia pun berharap kegiatan seperti bootcamp dan uji publik dapat menjadi cetak biru pemberdayaan masyarakat yang bisa diterapkan secara nasional dan direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya.

“Kami di Bandung sedang mendorong UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, serta pekerja migran yang pulang kampung agar bisa bangkit secara ekonomi. Tapi semua itu tak cukup kalau dikerjakan sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah kuncinya,” tegas Farhan.

Di sisi lain, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menyampaikan bahwa bootcamp ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Program ini bukan pelatihan sekali lewat. Kita siapkan mentor yang benar-benar praktisi bisnis agar peserta bisa belajar langsung dari pengalaman nyata,” ujar Leontinus.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan menyeluruh kepada UMKM, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga lewat penyederhanaan perizinan, insentif pajak, hingga peningkatan literasi keuangan.

“NIB sekarang gratis dan bisa selesai dalam singkat. Kami juga sedang mengkaji insentif pajak bagi UMKM yang inklusif, ramah lingkungan, dan baru merintis,” tambahnya.

Bootcamp Perintis Berdaya diharapkan menjadi titik tolak terciptanya model pemberdayaan UMKM yang responsif terhadap kebutuhan zaman serta mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Tags: kota bandungumkm

Related Posts

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Editor
31 Juli 2026

Dots Indonesia berawal dari pengalaman pribadinya yang merasa pilihan busana batik untuk bekerja masih didominasi model yang konvensional. SATUJABAR, JAKARTA...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sebagai momentum mempercepat transformasi koperasi agar...

Narasumber dan peserta foto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Potensi UMKM Wilayah Timur melalui Program Digitalisasi Keuangan" yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Senin 27 Juli 2026(Foto: Dok. OJK)

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Editor
28 Juli 2026

SATUJABAR, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk di Indonesia Timur...

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026....

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
24 Juli 2026

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. SATUJABAR, KUNINGAN -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat