• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 18 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bangun Kemandirian Ekonomi, 57 Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung

Editor
Kamis, 19 Juni 2025 - 06:45
Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung.

Pelaku UMKM Ikuti Bootcamp Perintis Berdaya di Bandung.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Sebanyak 57 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti bootcamp wirausaha yang digelar di Kota Bandung pada 18–20 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Perintis Berdaya yang digagas oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia (Kemenko PM) Republik Indonesia.

Bootcamp ini menghadirkan para mentor dari berbagai jenama ternama tanah air, seperti Havilla Gourmet Tea, Artisan Professionnel, Olsera Indonesia, Evlogia, dan Meta. Selain pelatihan intensif, acara juga akan ditutup dengan pameran produk UMKM pada 20 Juni, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Menko PM.

RelatedPosts

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut antusias kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah konkret dalam mendorong kemandirian pelaku usaha kecil agar lebih tangguh dan siap bersaing di pasar yang terus berkembang.

“Kita bekerja sama dengan Kemenko PM untuk menyelenggarakan bootcamp wirausaha. Selain pelatihan, pada 20 Juni nanti juga akan ada acara pameran produk dari 57 pelaku usaha yang akan dihadiri langsung oleh Pak Menko,” ujar Farhan saat membuka kegiatan di Hotel Mercure, Rabu (18/6).

Farhan memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran program Perintis Berdaya yang dinilainya sebagai kerangka besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Perintis Berdaya bukan sekadar kebijakan biasa, tetapi kerangka besar yang mampu menjawab tantangan pemberdayaan masyarakat secara terpadu,” katanya.

Program ini, lanjut Farhan, menjadi jawaban atas kebutuhan sistem pendampingan dan pelatihan yang konsisten bagi UMKM, koperasi, serta pekerja migran yang kembali ke daerah asal dan ingin membangun usaha mandiri.

“Semangat wirausaha di masyarakat kita terus tumbuh. Tapi tanpa sistem pendampingan dan pelatihan yang standar, kemajuan itu tidak akan maksimal,” tambahnya.

Ia pun berharap kegiatan seperti bootcamp dan uji publik dapat menjadi cetak biru pemberdayaan masyarakat yang bisa diterapkan secara nasional dan direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya.

“Kami di Bandung sedang mendorong UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, serta pekerja migran yang pulang kampung agar bisa bangkit secara ekonomi. Tapi semua itu tak cukup kalau dikerjakan sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah kuncinya,” tegas Farhan.

Di sisi lain, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menyampaikan bahwa bootcamp ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Program ini bukan pelatihan sekali lewat. Kita siapkan mentor yang benar-benar praktisi bisnis agar peserta bisa belajar langsung dari pengalaman nyata,” ujar Leontinus.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan menyeluruh kepada UMKM, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga lewat penyederhanaan perizinan, insentif pajak, hingga peningkatan literasi keuangan.

“NIB sekarang gratis dan bisa selesai dalam singkat. Kami juga sedang mengkaji insentif pajak bagi UMKM yang inklusif, ramah lingkungan, dan baru merintis,” tambahnya.

Bootcamp Perintis Berdaya diharapkan menjadi titik tolak terciptanya model pemberdayaan UMKM yang responsif terhadap kebutuhan zaman serta mampu memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Tags: kota bandungumkm

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.