• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mendag Busan Buka Lomba Burung Berkicau dan Festival UMKM

Editor
Senin, 04 Mei 2026 - 01:21
Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti secara resmi membuka Piala Busan “Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM” di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu (3 Mei). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas komunitas hobi.(Foto: Kemendag)

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti secara resmi membuka Piala Busan “Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM” di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Minggu (3 Mei). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas komunitas hobi.(Foto: Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pertumbuhan ekonomi melalui efek berganda dari aktivitas komunitas hobi. Menurut Mendag Busan, segmen komunitas hobi yang niche menyimpan potensi ekonomi yang besar. Tumbuh dan semakin giatnya aktivitas hobi akan bermanfaat dalam menciptakan nilai ekonomi, termasuk untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Mendag Busan saat membuka “Festival Lomba Burung Berkicau dan Kuliner UMKM” hari ini, Minggu, (3/5) di lapangan parkir kantor Kementerian Perdagangan. Kegiatan tersebut bersifat mandiri tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (non-APBN), yang diiniasi Pelestari Burung Indonesia (PBI) bekerja sama dengan Komunitas Burung Kicau Kemendag (Kemendag Bird Club).

RelatedPosts

UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM

Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

“Kalau lomba burung berkicau semakin ramai, peternak burung akan semakin banyak. Begitu juga pembuat sangkar, pabrik pakan, peternak jangkrik sebagai makanan burung, hingga penjual burung akan semakin banyak. Kami mendorong peningkatan nilai ekonomi dari berbagai komunitas hobi, salah satunya komunitas burung kicau,” kata Mendag Busan melalui siaran pers.

Mendag Busan juga menekankan, burung-burung kicau yang dilombakan merupakan burung hasil ternak. Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan. “(Burung) yang dilombakan bukan burung liar, tapi burung ternak,” ujar Mendag Busan.

Nilai ekonomi dari perdagangan burung hias dan ekosistem di dalamnya dapat terus didorong. Di dalam negeri, perputaran ekonomi dari ekosistem burung kicau per tahunnya bisa mencapai Rp1,7—2 triliun. Penggerak ekonomi dalam ekosistem tersebut mencakup, antara lain, penangkaran, produsen pakan, suplemen, aksesori, jasa pelatihan, jasa perawatan, hingga aktivitas komunitas-komunitas yang ada. Sementara itu, ekspor burung hias pada 2025 mencapai sekitar Rp12,5 miliar. Ada peningkatan sekitar 237,5 persen dibanding 2024. Hal ini menunjukkan berkembangnya permintaan burung hias asal Indonesia.

Selain membuka lomba, Mendag Busan juga mengunjungi tenda-tenda UMKM. Sejumlah UMKM kuliner menghadirkan aneka makanan, termasuk hidangan khas daerah dan berbagai minuman dingin. Sementara itu, tersedia beragam produk pendukung bagi para pencinta burung seperti kandang dan pakan berkualitas.

Ketua Umum PBI Pusat, Bagiya Rahmadi, menyampaikan, aktivitas komunitas burung kicau umumnya tidak terbatas pada jual beli burung dan kompetisi. Sebagai contoh, PBI juga bergerak di bidang pelestarian dengan membina penangkar burung. Kemudian, perlombaan dapat memperkenalkan produk-produk hasil penangkaran dan mendorong dampak berganda. “Lomba burung bisa mengenalkan hasil produk dan dampaknya multiefek,” ungkap Bagiya.

Salah satu peserta lomba kicau burung adalah Ismanto yang membawa murai batu medan miliknya. Ia memelihara murai batu medan karena kekhasan suaranya, varian bunyi yang banyak, durasi kicauan yang panjang, serta kemampuannya menirukan suara burung lain. Ia mengapresiasi pelaksanaan lomba burung kicau hari ini agar semakin banyak orang yang mengetahui adanya hobi ini sehingga nilai ekonominya semakin meningkat. “UMKM bisa makin maju. Orang-orang jadi bisa tahu ada berbagai jenis kandang buatan lokal dari Jepara, Solo, dan sebagainya,” ungkap Ismanto.

Tags: Lomba Burung Berkicauumkm

Related Posts

Sosialisasi sertifikasi halal.(Foto: Humas Kemendag)

UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

Editor
30 September 2026

TANGERANG SELATAN - Kementerian Perdagangan terus memacu kesiapan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam mempersiapkan diri menghadapi implementasi kewajiban...

Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku UMKM di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat. (foto:Herry/kemenpora.go.id)

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM

Editor
30 September 2026

SOREANG - Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku Usaha Mikro,...

Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

Editor
29 September 2026

MALANG - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (PUPS) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Safari Perhutanan...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berbicara dengan petani di Cibubut.(Foto: Diskominfo Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Sambangi Petani Labu Siam Beromzet Jutaan Rupiah

Editor
29 September 2026

BANDUNG - Sektor pertanian menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel. Salah satunya melalui...

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf bersama jajaran di UMKM Expo di Madiun.(Foto: Humas Kemenhaj)

UMKM Expo di Madiun Catat Transaksi Rp5,7 Miliar, MoU Ekspor ke Arab Saudi

Editor
28 September 2026

MADIUN - Penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Madiun menuai kesuksesan besar...

Ketua Dekranasda Kab. Bogor Eva Rudy Susmanto didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) dan jajaran.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

UMKM Kabupaten Bogor Didorong Naik Kelas

Editor
27 September 2026

JAKARTA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susmanto, mendorong pelaku UMKM Kabupaten Bogor untuk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.