• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Minta BPJS Kesehatan Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat untuk Tingkatkan Pelayanan

Editor
Rabu, 19 Februari 2025 - 09:04
Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti meminta kejelasan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengenai pelayanan bagi masyarakat, mulai dari terkait durasi untuk aktivasi pendaftar baru dan pendaftar non aktif yang ingin aktif kembali, pasien gawat darurat yang ditolak rawat inap, pemulangan pasein yang belum sembuh, hingga penggunaan aplikasi mobile JKN bagi Lansia. Hal tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat yang ditemui di lapangan dan disampaikannya pada Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan BPJS Kesehatan, Selasa (18/2), di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat.

“Untuk masalah aktivasi BPJS kesehatan, baik itu yang pendaftar baru, maupun yang sebelumnya non aktif kemudian ingin diaktivasi kembali, itu yang saya dapat infonya dari masyarakat waktunya selama 14 hari sampai dia bisa aktif kembali. Tetapi kemarin ketika saya kunker ke Denpasar, di sana ada kebijakan khusus sehingga untuk aktivasi atau pendaftaran itu langsung bisa aktif BPJS-nya. Yang ingin saya utarakan di sini kenapa ini tidak diberlakukan di seluruh provinsi atau di seluruh daerah untuk semua pengguna BPJS supaya langsung aktif?” tanyanya melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Agita ingin menanyakan kepada BPJS apakah benar waktu 14 hari tersebut? Jika benar, maka ia rasa sangat lama, untuk sebuah proses aktivasi, dikarenakan banyaknya masyarakat yang tentunya membutuhkan segera pelayanan kesehatan yang cepat, untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bertambah parahnya penyakit yang diderita atau bahkan hingga tidak tertolongnya nyawa pasien tersebut.

Hal lainnya terkait kesediaan ruang rawat inap rumah sakit serta kategori pasien yang diterima untuk rawat inap juga ia tanyakan kejelasannya. Hal ini dikarenakan terjadi di masyarakat bahwa seringkali disampaikan ruang rawat inap penuh padahal masih ada yang kosong. Di sisi lain, ada pula pasien kritis yang ditolak untuk rawat inap karena dianggap tidak termasuk kategori gawat darurat, sementara saat pindah ke rumah sakit lain, pasien tersebut langsung masuk ICU selama beberapa hari dan meninggal dunia. Hal tersebut merupakan kejadian nyata di masyarakat yang ia temui.

”Apakah ini kebijakan dari rumah sakit ataukah dari BPJS-nya untuk pasien-pasien yang dirujuk untuk rawat inap, rumah sakit seringkali mengatakan tidak ada kamar. Ada pula pasien dinyatakan green atau tidak butuh rawat inap, tapi ketika dibawa ke rumah sakit lain dinyatakan gawat darurat, padahal masih dalam waktu yang berdekatan, tapi statusnya itu berubah dari green menjadi harus rawat inap,” ungkapnya. Kenapa di rumah sakit sebelumnya dinyatakan green sedangkan di rumah sakit satunya lagi sudah dinyatakan gawat darurat dan harus langsung segera dirawat? Nah ini kebijakan ini kan berbeda, apakah memang setiap rumah sakit berbeda atau apakah ada aturan-aturan dari BPJS-nya?” tanya Agita.

Selain itu, ia juga meminta penjelasan terkait durasi rawat inap, yang seharusnya dapat dilakukan hingga tuntas, sehingga sebaiknya tidak ada pasien yang dipulangkan sebelum pulih dalam kondisi masih sangat membutuhkan rawat inap.

“Untuk pasien rawat inap yang ini saya dapatkan aspirasi dari warga saya di Jawa Barat untuk mereka itu ada beberapa sakit, rawat inap, tiga hari sudah pulang, tetapi belum sembuh. Nah ini seperti apa? Apakah memang hanya istilahnya dijatah kalau pakai BPJS itu hanya tiga hari walaupun belum sembuh harus sudah pulang, karena apa? Atau memang seharusnya bisa dirawat sampai pasien ini pulih?” tanyanya lagi.

Terakhir, terkait aplikasi mobile JKN yang dikhawatirkan dapat memberatkan bagi Lansia di pelosok daerah yang gagap teknologi, atau tidak memiliki gadget yang dapat mengakses aplikasi tersebut karena kurang mampu secara ekonomi.

“Ini saya temukan langsung seorang Bapak-Bapak tua yang mendatangi satu klinik. Di sana dia ditolak karena pendaftaran harus melalui aplikasi JKN. Nah apakah ini memang wajib semua pasien harus mendaftar melalui aplikasi JKN atau ada kemudahan untuk para Lansia yang mungkin mereka kesulitan untuk menggunakan aplikasi JKN, entah mungkin tidak mengerti caranya atau tidak layak handphone-nya, tapi yang jelas Bapak itu ditolak dan harus melakukan registrasi atau pendaftaran melalui aplikasi JKN,” ungkapnya.

“Jadi mungkin kalau untuk Lansia, mohon ada kemudahan untuk pendaftarannya, dan ini saya tidak tahu apakah ini berlaku di semua fasilitas kesehatan atau tidak. Itu saja Pak mungkin ini berkaitannya antara rumah sakit dan BPJS-nya bagaimana agar masyarakat kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan merata,” pungkas Agita menyampaikan harapannya.

Menanggapi aspirasi-aspirasi yang disampaikan tersebut, BPJS belum dapat menjawabnya langsung satu per satu secara rinci pada pertemuan tersebut. Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. berjanji akan menjawabnya tertulis secara rinci.

Agita berharap aspirasi-aspirasi dari masyarakat tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh BPJS Kesehatan demi pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih baik lagi.

Tags: Agita NurfiantiBPJSSenator Agita

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tabrakan Minibus VS Sepeda Motor di Bandung, Pemuda Asal Bekasi Tewas

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kecelakaan maut terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, setelah mobil minibus terlibat tabrakan dengan sepeda motor. Pengendara...

Investasi, bodong, scam

Investasi Bodong Tipu Warga Purwokerto, Laporkan Segera!

Editor
5 Juni 2026

Investasi bodong melanda daerah Purwokerto yang dilakukan oleh mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto. SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa...

Ilustrasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).(Foto:Istimewa).

Pekerja Korban PHK 2026 Capai 23 Ribu Lebih Tenaga Kerja, Jawa Barat Paling Tinggi

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jumlah pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tahun 2026, sepanjang Januari hingga Mei, mencapai 23 ribu lebih. Provinsi Jawa...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.