• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 27 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Usulkan “Jalur Rempah” Sebagai Warisan Dunia, BRIN Kolaborasi dengan Yayasan Negeri Rempah

Editor
Sabtu, 01 Februari 2025 - 06:52
Rempah-rempah

Rempah-rempah

BANDUNG – Indonesia tengah berupaya memperjuangkan pengakuan “Jalur Rempah” sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Pengajuan ini memerlukan data ilmiah yang kuat mengenai kondisi rempah dan sejarah perdagangan rempah, yang akan memperkuat posisi Indonesia di hadapan UNESCO.

Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) turut memperkuat upaya ini melalui kolaborasi dengan Yayasan Negeri Rempah (YNR). Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN, Asep Hidayat, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas produksi rempah Indonesia dan menghasilkan data ilmiah yang mendukung pengusulan “Jalur Rempah” sebagai warisan dunia. Hal ini disampaikan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di BRIN Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Kamis (30/1).

RelatedPosts

Di Padepokan Giri Harja, Menbud Bilang Perlunya Pelestarian Ekosistem Wayang Golek dan Pengrajin Tradisional

Ruang Apresiasi Seniman Sunda Kota Bandung di Badaya

Ketika Menbud Fadli Zon Kunjungi Makam Pendiri Kota Bandung

“Kerja sama ini juga akan memberikan rekomendasi untuk perbaikan produksi rempah guna memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen rempah utama dunia,” kata Asep dilansir situs BRIN.

Saat ini, produktivitas rempah Indonesia menghadapi sejumlah kendala, seperti pohon rempah yang sudah tua, kurangnya pengetahuan tentang budi daya, serta pengelolaan pascapanen yang belum optimal. Oleh karena itu, kolaborasi antara produsen, pemerintah, swasta, dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan produksi rempah, terutama komoditas unggulan Indonesia yang memiliki potensi ekspor besar.

“Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi kita semua. Tantangan penelitian semakin besar, dan kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat untuk mencapai hasil maksimal,” ujar Asep.

Asep juga mengapresiasi upaya pengusulan “Jalur Rempah” sebagai warisan dunia dan menegaskan bahwa BRIN akan terus mendukung langkah ini. “Perjuangan ini tidak mudah, tetapi rempah Indonesia memiliki nilai luar biasa yang harus kita lestarikan. Kolaborasi yang solid sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” tambahnya.

Asep menekankan pentingnya fokus dalam setiap tahapan kerja sama agar hasilnya optimal. “Setelah PKS ini disepakati, kami akan segera menyusun rencana aksi untuk tahun 2025, termasuk tahapan, pendanaan, serta pembagian tugas yang jelas,” tambahnya.

Dewi Kumoratih dari Yayasan Negeri Rempah menyampaikan, kerja sama ini memberikan dampak positif yang besar bagi pengembangan sektor rempah Indonesia.

“Negeri Rempah yang diinisiasi oleh berbagai komunitas dan disiplin ilmu, dengan adanya kerja sama ini, semakin memperkaya apa yang telah kami kumpulkan. Kami berharap dapat belajar banyak dari teman-teman di BRIN, yang penelitian dan pengembangannya pasti akan berkembang lebih luas lagi,” ujar Dewi.

Dewi juga menekankan bahwa rempah memiliki potensi luar biasa untuk mengubah wajah peradaban dunia dan memperkuat argumentasi Indonesia di dunia internasional. “Ini adalah bagian dari kekayaan riset kita yang memberikan kontribusi besar bagi dunia,” tegas Dewi.

Yayasan Negeri Rempah (YNR) berkomitmen untuk mengangkat keberagaman Indonesia melalui rempah. Sejak 2019, YNR telah menyelenggarakan International Forum on Spice Route (IFSR), yang membahas tantangan sektor rempah serta menciptakan peluang baru bagi seluruh pelaku di rantai pasok rempah. YNR juga memiliki misi untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar rempah global, memperkenalkan inovasi, dan memberdayakan generasi muda yang tertarik pada industri rempah.

Tags: BRINJalur Rempah

Related Posts

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Padepokan Seni Giri Harja, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Padepokan Seni Giri Harja merupakan pusat pertunjukan seni wayang golek yang didirikan oleh alm. Abah Asep Sunandar Sunarya.(Foto: Dok. Kemenbud)

Di Padepokan Giri Harja, Menbud Bilang Perlunya Pelestarian Ekosistem Wayang Golek dan Pengrajin Tradisional

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya menjaga regenerasi dalang dan pembuat wayang sebagai upaya menjaga wayang golek...

Pemerintah Kota Bandung menggelar Bandung Utama Ngabudaya (Badaya) di Lapang Parkir Sarana Olahraga, Gg. Lapang Tennis 81, Babakan Ciparay, Minggu 25 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ruang Apresiasi Seniman Sunda Kota Bandung di Badaya

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menggelar Bandung Utama Ngabudaya (Badaya) di Lapang Parkir Sarana Olahraga, Gg. Lapang Tennis 81, Babakan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat melakukan ziarah budaya ke Situs Makam Raden Adipati Wiranata Koesoemah II.(Foto: Dok. Kementerian Kebudayaan)

Ketika Menbud Fadli Zon Kunjungi Makam Pendiri Kota Bandung

Editor
25 Oktober 2026

BANDUNG - Makam-makam bersejarah merupakan bagian dari memori kolektif bangsa yang berharga. Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon,...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (22/10/2026).(Foto: Dok. Kemenhaj)

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa

Editor
23 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk menginisiasi Museum Haji...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Mengawal Eksistensi Keraton dan Kerajaan Nusantara

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Keraton dan kerajaan Nusantara memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia. Potensi tersebut menjadi...

(Dokumentasi : Kementerian Kebudayaan / Vidhy Fellizano Sfinoza)

Pagelaran Wayang Kulit di Rangkaian Hari Kebudayaan 2026

Editor
18 Oktober 2026

JAKARTA - Wayang Kulit merupakan ekspresi budaya yang telah diakui oleh dunia. Wayang merupakan warisan budaya takbenda Indonesia yang pertama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.