• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur Dapat Tekan Emisi

Editor
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 09:04
Depot Pertamina

Depot Pertamina.(FOTO: Humas Kementerian ESDM)

BANDUNG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa sektor transportasi memegang peranan penting dalam upaya penurunan emisi. Untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mewujudkan target net zero emission (NZE) pada tahun 2060, pemerintah mengimplementasikan berbagai langkah, termasuk penggantian bahan bakar minyak (BBM) bersulfur tinggi dengan BBM rendah sulfur.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (Biro Klik) Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, mengatakan bahwa penggunaan BBM rendah sulfur adalah suatu keharusan.

RelatedPosts

Kasus Perampokan di Bogor, 2 Mayat Korban WNA Asal Pakistan Ditemukan di Kabupaten Bandung Barat

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

Sambut Momen Idulfitri 1447 H, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor dan Digital Banking di Seluruh Wilayah

“Kualitas udara kita saat ini kurang bagus, dan salah satu penyebabnya adalah BBM yang mengandung sulfur tinggi,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (4/10) melalui keterangan resmi.

Agus menambahkan bahwa pemerintah telah menyusun peta jalan (road map) untuk pelaksanaan pendistribusian BBM rendah sulfur sebagai acuan pelaksanaan. “Road map pemanfaatan BBM rendah sulfur sudah tersedia, dan pelaksanaannya akan mengikuti peta jalan tersebut,” jelasnya.

Indonesia juga berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan meningkatkan Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC) dari target pengurangan emisi karbon menjadi 32% (setara 912 juta ton CO2) pada tahun 2030, naik dari target sebelumnya 29% (setara 835 juta ton CO2).

Pendistribusian BBM bersulfur rendah untuk minyak solar akan dimulai di Jakarta, Cikampek, dan Balongan, kemudian dilanjutkan ke Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku. Sementara itu, pendistribusian jenis bensin bersih bersulfur rendah akan diawali di Sumatera bagian utara, diikuti dengan Sumatera bagian selatan, Banten, dan Jawa Tengah bagian utara, serta Kalimantan Barat.

Tags: bbmBBM Rendah Sulfurpertamina

Related Posts

Mayat suami-istri WNA asal Pakistan korban perampokan di Kabupaten Bogor ditemukan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Kasus Perampokan di Bogor, 2 Mayat Korban WNA Asal Pakistan Ditemukan di Kabupaten Bandung Barat

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di Kabupaten Bandung Barat,...

ayam sentul

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan impor unggas dan telur secara...

bank bjb.(Foto: Istimewa)

Sambut Momen Idulfitri 1447 H, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor dan Digital Banking di Seluruh Wilayah

Editor
3 Maret 2026

BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan transaksi masyarakat melalui layanan operasional...

Ilustrasi pelaku.(Foto:Istimewa).

Pria Paruh Baya di Cianjur Tewas Dianiaya Tetangga Perkara Nyuri 2 Labu Siam

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,...

PT Polytama Propindo.(Foto: Istimewa)

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), menjalankan...

Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026 M pada Selasa (03/03/2026), di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.(Foto: Setneg)

Pemerintah Umumkan THR & BHR Idulfitri 2026, Ini Rinciannya

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.