• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
Minggu, 19 April 2026 - 08:12
Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Ikan sapu-sapu

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton.

SATUJABAR, JAKARTA – Menindaklanjuti arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, petugas gabungan dari lima wilayah kota administrasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu pada Jumat (17/4). Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton.

RelatedPosts

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan penangkapan ini dilakukan karena spesies tersebut berpotensi merusak lingkungan, seperti mengganggu habitat alami serta memengaruhi keseimbangan ekosistem melalui kebiasaannya menggali dasar dan tepi sungai.

“Operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara massal ini merupakan strategi jangka pendek yang bertujuan untuk menekan populasi ikan sapu-sapu secara cepat dan mencegah penyebaran lebih luas. Sehingga nanti akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti antar wilayah kota administrasi, Dinas LH, serta pihak terkait lainnya agar tindakan ini bisa dilakukan dalam skala yang lebih besar dengan frekuensi yang lebih sering,” ujar Hasudungan, Sabtu (18/4) melalui keterangan resminya.

Selain itu, Hasudungan menjelaskan tindak lanjut hasil penangkapan dilakukan sesuai prosedur, yakni ikan dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan. Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali ke perairan, tidak diperjualbelikan, serta dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.

“Sehingga, hasil tangkapan ikan dikubur dalam kondisi mati. Selain itu, 1.000 kg ikan sapu-sapu yang perasal dari Setu Babakan dibawa ke Balai Riset Budidaya Ikan Hias, KKP sebagai bahan penelitian pengembangan media kultur budidaya maggot,” jelasnya.

 

Sebaran Tangkapan

Sebagai informasi, hasil tangkapan ikan di lima wilayah kota administrasi adalah sebagai berikut:

Jakarta Utara: 545 ekor dengan total berat 271 kilogram, berlokasi di PHB RW 06, Kelapa Gading Barat.

Jakarta Barat: 71 ekor dengan total berat 17 kilogram, berlokasi di Kali Anak TSI, Duri Kosambi, Cengkareng.

Jakarta Pusat: 536 ekor dengan total berat 565 kilogram, berlokasi di tujuh titik kecamatan.

Jakarta Selatan: 63.600 ekor dengan total berat 5,3 ton, berlokasi di pintu air outlet Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa.

Jakarta Timur: 4.128 ekor dengan total berat 825,5 kilogram, berlokasi di 10 titik kecamatan.

Sementara itu, evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa penangkapan ikan sapu-sapu di berbagai wilayah Jakarta menghadapi kendala yang beragam. Di Jakarta Utara, kondisi perairan dangkal, berlumpur, dan penuh sampah menjadi tantangan. Di Jakarta Barat, keterbatasan lokasi serta lumpur yang tinggi turut mempersulit proses penangkapan.

Di Jakarta Pusat, kendala berupa air keruh dan perlunya peningkatan upaya penanggulangan. Di Jakarta Selatan, ditemukan dominasi hampir 100 persen ikan sapu-sapu di Setu Babakan. Adapun di Jakarta Timur, kondisi Sungai Ciliwung yang pasang, berdebit tinggi, dan berarus deras menyebabkan penangkapan harus dilakukan menggunakan perahu karet bersama pegiat lingkungan.

Selain itu dihimbau kepada masyarakat agar jangan menggunakan ikan sapu-sapu menjadi bahan makanan karena risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkannya karena residu logam berat seperti timbal (Pb) berada di atas ambang batas yang ditetapkan Pemerintah yaitu di atas 0,3 mg/kg.

Tags: dki jakartaikan sapu sapujakarta

Related Posts

Barang bukti ratusan cairan liquid mengandung narkoba golongan satu yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Laboratorium gelap (clandestine lab) narkoba yang memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan 1 di Kota Bandung, Jawa Barat, diungkap...

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Risyan Kurnia Putra (29), dan Erick Maisul Latif (38).(Foto:Istimewa)

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Dua jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut Jawa, warga Kabupaten Garut,...

Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu malam...

Gajah Diego saat menjalani perawatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kabar Duka Dunia Fauna! Diego Meninggal di Usia 17 Tahun

Editor
17 September 2026

PEKANBARU - Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, "Diego" (17 tahun), dinyatakan...

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi pada Rapat Koordinasi Komite Intelijen Pusat (Kominpus).(Foto: Humas Komdigi)

BIN, Kemkomdigi, BSSN, Konsolidasikan Pertahanan Digital

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.