• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
Minggu, 19 April 2026 - 07:51
Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong segar memiliki kelemahan yaitu cepat rusak dan berisiko mengandung racun asam sianida jika tidak segera diolah.

SATUJABAR, MAJALENGKA – Humas BRIN. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler memaparkan potensi besar pengolahan singkong dan pisang menjadi tepung modifikasi. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperpanjang umur simpan produk pertanian.

RelatedPosts

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Optimalisasi AI Bisa Dongkrak PDB 3,67 Persen

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Perekayasa Ahli Madya BRIN, Ade Saepudin menjelaskan, Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong segar memiliki kelemahan yaitu cepat rusak dan berisiko mengandung racun asam sianida jika tidak segera diolah.

“Pengolahan singkong menjadi tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) melalui proses fermentasi bakteri asam laktat dapat meningkatkan umur simpan dari 48 jam menjadi 4.800 jam,” ujar Ade pada Workshop hasil kerja sama BRIN dengan Yayasan Inotek  tentang Teknologi Hilirisasi Komoditas Buah-Buahan, Perikanan, dan Umbi-umbian di Majalengka Jawa Barat, Kamis (16/4) dilansir laman BRIN.

Menurut Ade, tepung MOCAF memiliki keunggulan bebas gluten dan indeks glikemik yang lebih rendah dibanding tepung singkong biasa, sehingga cocok untuk industri pangan modern. Selain singkong, BRIN juga menyoroti potensi tepung pisang dan tepung kulit pisang.

“Berdasarkan data 2024, Indonesia menempati posisi ketiga sebagai produsen pisang terbesar dunia dengan produksi di atas 9 juta ton. Pengolahan menjadi tepung tidak hanya menyasar daging buahnya, tetapi juga memanfaatkan kulit pisang yang selama ini dianggap limbah,” ujarnya.

Pisang.(Image:Pexels)
Pisang.(Image:Pexels)

Menurutnya, pemanfaatan ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular atau zero waste. “Tepung kulit pisang sangat potensial sebagai pangan fungsional karena kaya akan serat, antioksidan, dan mineral,” tambah Ade.

Dari sisi ekonomi, lanjutnya, analisis BRIN menunjukkan bahwa produksi tepung pisang skala UMKM mampu menghasilkan laba sekitar Rp 90.000 per hari dengan kapasitas bahan baku 100 kg. Sementara itu, tepung MOCAF memberikan keuntungan sekitar Rp 40.000 per hari. “Meskipun tepung kulit pisang masih menghadapi tantangan pasar, produk ini dapat memberikan keuntungan jika bahan baku diperoleh dari limbah industri secara gratis,” tambahnya.

Ade merekomendasikan para pelaku usaha untuk meningkatkan nilai produk dengan mengolah tepung menjadi makanan jadi seperti kue kering MOCAF atau camilan tinggi serat. Strategi pemasaran dengan label sehat dan ramah lingkungan juga dinilai penting untuk meningkatkan minat beli konsumen.

“Produk-produk ini baru bahas setengah jadi, ke depannya saya harapkan bisa menjadi produk-produk yang langsung jadi yang bisa langsung di pasarkan,” pungkasnya.

Tags: BRINHilirisasi Komoditas Singkong

Related Posts

Petugas SPBU mengisi BBM kepada kendaraan roda empat. (Dok. Istimewa)

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Editor
19 April 2026

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga bahan bakar minyak (BBM) produk...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Optimalisasi AI Bisa Dongkrak PDB 3,67 Persen

Editor
19 April 2026

Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas. SATUJABAR,...

Menkomdigi Meutya Hafid.(Foto: Humas Komdigi)

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Editor
19 April 2026

Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis senior dan praktik yang dijalankan...

Presiden Prabowo Subianto cek gudang Bulog di Magelang, Sabtu (18/4/2026>(Foto: Setkab)

Ketahanan Pangan Nasional: Presiden Prabowo Cek Gudang Bulog

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, MAGELANG - Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak langsung ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, usai...

Penertiban parkir liar.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Intensifkan Penertiban Parkir Liar

Editor
19 April 2026

Operasi dilakukan secara gabungan bersama aparat kepolisian dan didukung unsur TNI guna memastikan penegakan aturan berjalan optimal. SATUJABAR, BANDUNG -...

Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka Bandung pada 18-25 April 1955.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Konflik di Timur Tengah: Yuk! Ada Baiknya Kita Renungi Lagi Dasasila Bandung

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Konflik di Timur Tengah belum juga menemui ujungnya. Pada awal-awal konflik, bahkan disebut bakal menyeret perang nuklir....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.