• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pegi Setiawan Dibebaskan, Pertimbangan Hakim Tidak Diperiksa Sebelum Dijadikan Tersangka

Editor
Selasa, 09 Juli 2024 - 06:59
Pegi Setiawan saat dibebaskan dari tahanan Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, setelah gugatan praperadilannya dikabulkan. (Foto:Istimewa).

Pegi Setiawan saat dibebaskan dari tahanan Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, setelah gugatan praperadilannya dikabulkan. (Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Setelah sempat menyandang status tersangka, Pegi Setiawan akhirnya dibebaskan dalam kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky, yang terjadi di Cirebon, 27 Agustus 2016 silam.

Pegi Setiawan digugurkan dari statusnya sebagai tersangka dan dibebaskan dari tahanan Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat (Jabar), setelah Pengadilan Negeri (PN) Bandung, mengabullan gugatan praperadilannya.

RelatedPosts

China Open 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Pegi Setiawan dibebaskan dari ruang tahanan Direktorat Perawatan, Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Mapolda Jabar, pada Senin malam (08/07/2024), sekitar pukul 21.30 WIB.

Bebasnya Pegi Setiawan, setelah statusnya sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, digugurkan oleh PN Bandung, telah dinanti pihak keluarga dan tim kuasa hukumnya, yang datang menjemput ke Mapolda Jabar.

Pulang ke Cirebon

Setelah keluar dari ruang tahanan, Pegi yang mengenakan kaus kuning  melemparkan senyum kepada awak media.

Pegi menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya hingga dirinya dibebaskan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, 8 tahun lalu.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak terhadap masyarakat Indonesia. Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Joko Widodo, kepada Presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto dan tim lainnya,” ujar Pegi kepada awak media di Mapolda Jabar.

Pegi juga mengucapkan terima kasih kepada netizen Indonesia yang telah mendukung dan mendoakannya. Tidak ketinggalan, kepada tim kuasa hukum yg selama ini sudah membelanya hingga gugatan praperadilannya dikabulkan oleh pengadilan, karena dirinya mengaku, tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Pegi mengatakan, dalam keadaan sehat. Aktivitasnya selama berada di tahanan, banyak diisi dengan makan dan tidur.

“Saya sehat, Alhamdulillah. Disini seperti biasa, sehari-hari paling tidur, makan, tidur, makan,” kata Pegi.

Setelah dibebaskan, Pegi rencananya akan pulang ke Cirebon dan menikmati kebebasannya bersama keluarga. Setelah itu, Pegi mengaku, akan kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai kuli bangunan.

“Buat netizen, terima kasih banyak sudah mendukung saya. Setelah ini, saya mau pulang, istirahat, lanjut kerja,” ungkap Pegi.

Pertimbangan Hakim

PN Bandung mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Dalam putusannya, hakim tunggal, Eman Sulaeman, menyatakan, sejumlah pertimbangan dalam memutuskan mengabulkan gugatan praperadilan pemohon (Pegi Setiawan) terhadap termohon (Polda Jabar).

Eman menyebut, Polda Jabar tidak melakukan pemeriksaan terhadap Pegi Setiawan, sesuai prosedur yang seharusnya, sebelum menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

“Menimbang bahwa hakim tidak sependapat dengan dalil dari termohon (Polda Jabar), yang mengatakan tidak perlu pemanggilan atas pemohon (Pegi Setiawan),” ujar Eman saat sidang pembacaan putusan di PN Bandung, Senin (08/07/2024).

Eman menjelaskan, tindakan yang dilakukan termohon tidak sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2020 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, dan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, tentang Penyidikan Tindak Pidana. Sehingga, penetapan DPO (daftar pencarian orang) oleh termohon, Polda Jabar terhadap Pegi Setiawan, tidak sah secara hukum.

“Karena keluarga harus tahu pemohon masuk ke dalam DPO,” jelas Eman.

Pertimbangan lainnya, hakim tidak sependapat dengan termohon, dalam hal ini Polda Jabar maupun ahli yang telah dihadirkannya, mengenai prosedur penetapan tersangka. Proses penetapan tersangka harus dilakukan dengan memeriksa calon tersangka terlebih dahulu.

“Hakim menimbang penetapan tersangka tidak hanya bukti permulaan cukup, bukti cukup, serta dua alat bukti, tetapi harus ada pemeriksaan terhadap calon tersangka terlebih dahulu,” ungkap Eman.

Eman menegaskan, putusan mahkamah konstitusi terkait pemeriksaan calon tersangka bersifat mengikat dan harus dipatuhi. Selain itu, fakta di persidangan juga tidak ditemukan bukti satu pun pemohon, Pegi Setiawan, dalam penyidikannya, pernah diperiksa sebagai calon tersangka.

Putusan Sidang

Dalam pembacaan putusannya dalam sidang gugatan praperadilan Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky, Senin (08/07/2024), hakim tunggal, Eman Sulaeman, mengabulkan permohonan praperadilan Pegi Setiawan. Eman menyatakan, penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan, tidak sah.

“Mengadili, mengabulkan praperadilan pemohon (Pegi Setiawan) untuk seluruhnya. Menetapkan penetapan tersangka kepada pemohon atas nama Pegi Setiawan beserta surat lainnya dinyatakan tidak sah dan batal secara hukum,” ujar Eman Sulaeman saat membacakan putusannya di PN Bandung.

Eman Sulaeman membatalkan penetapan tersangka yang dilakukan oleh penyidik Polda Jabar (Direktorat Reserse Kriminal Umum). Eman Sulaeman juga memerintahkan agar Pegi Setiawan dikeluarkan dari tahanan.

“Menyatakan tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka, adalah tidak sah dan tidak berdasarkan asas hukum. Menetapkan surat penetapan tersangka batal demi hukum,” ungkap Eman Sulaeman.

Eman Sulaeman juga memerintahkan kepada termohon (Polda Jabar) untuk menghentikan penyidikan kepada pemohon. Termohon juga diperintahkan untuk membebaskan pemohon dari tahanan.

Tags: kasus vinapegi setiawanPN Bandungpolda jabarVina Cirebon

Related Posts

China Open 2026,Victor China Open 2026

China Open 2026: Raymond/Joaquin Melaju ke 16 Besar

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan atas ini berlangsung di Olympic...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di acara Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 yang berlangsung pada 21-23 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta koridor hidrogen sepanjang 194 kilometer....

Menteri Perdagangan Budi Santoso menerima audiensi manajemen Bridgestone Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(Foto: Humas Kemendag)

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Editor
21 Juli 2026

Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Oleh karena itu, Bridgestone Indonesia...

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyampaikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan operasional PT Samwon Busana Indonesia.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi kabar mengenai pemutusan hubungan kerja...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Tim Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Terduga Teroris di Ciamis

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Penangkapan pria tersebut, karena diduga...

Danau Toba. (Foto: Kemlu)

Air Danau Toba Susut? Ini Penjelasan BRIN

Editor
21 Juli 2026

Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda pada setiap periode. SATUJABAR, BANDUNG...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat