• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 11 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Utang Luar Negeri Triwulan I 2024 Turun

Editor
Rabu, 15 Mei 2024 - 10:48
utang luar negeri Posisi Investasi Internasional

Dolar amerika

BANDUNG – Utang Luar Negeri triwulan I 2024 turun, menurut siaran pers Bank Indonesia Rabu 15 Mei 2024.

Posisi utang luar negeri triwulan I 2024 tercatat sebesar 403,9 miliar dolar AS atau turun dibandingkan dengan posisi ULN pada triwulan IV 2023 yang sebesar 408,5 miliar dolar AS.

RelatedPosts

Pelaku Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung, Mahasiswa Mabuk Bawa 2 Anggota TNI

Pesan Menko Airlangga Kepada Asosiasi Emiten

Anggaran Infratruktur Jalan Kab. Sumedang Rp 100 Miliar

Penurunan posisi ULN ini bersumber dari ULN sektor publik maupun swasta.

Dengan perkembangan tersebut, ULN Indonesia secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,02% (yoy), setelah tumbuh 3,0% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

ULN pemerintah mencatat penurunan

Posisi ULN pemerintah pada triwulan I 2024 tercatat sebesar 192,2 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan posisi triwulan sebelumnya sebesar 196,6 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN pemerintah terkontraksi sebesar 0,9% (yoy), setelah tumbuh 5,4% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Penurunan posisi ULN pemerintah terutama dipengaruhi oleh perpindahan penempatan dana investor nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen investasi lain seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Pemerintah berkomitmen tetap menjaga kredibilitas dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara tepat waktu, serta mengelola ULN secara fleksibel dan oportunistik dalam aspek timing, tenor, currency, dan instrumen untuk mendapatkan pembiayaan yang paling efisien dan optimal.

Sebagai salah satu komponen dalam instrumen pembiayaan APBN, pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor produktif serta belanja prioritas pemerintah yang utamanya mencakup sektor:

Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (21,1% dari total ULN pemerintah)

Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (18,3%)

Jasa Pendidikan (16,9%)

Konstruksi (13,7%)

Jasa Keuangan dan Asuransi (9,6%).

Posisi ULN pemerintah relatif aman dan terkendali mengingat hampir seluruh ULN memiliki tenor jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,98% dari total ULN pemerintah.

ULN swasta juga menurun

Posisi ULN swasta pada triwulan I 2024 tercatat sebesar 197,0 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi triwulan sebelumnya sebesar 198,4 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,8% (yoy), lebih dalam dibandingkan kontraksi pada triwulan lalu sebesar 1,2% (yoy).

Kontraksi pertumbuhan ULN tersebut bersumber dari perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) dan lembaga keuangan (financial corporations) yang masing-masing mengalami kontraksi sebesar 1,8% (yoy) dan 1,6% (yoy).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin; serta Pertambangan dan Penggalian, dengan pangsa mencapai 78,3% dari total ULN swasta. ULN swasta juga tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,1% terhadap total ULN swasta.

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya

Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,3% dari 29,8% pada triwulan sebelumnya, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 86,8% dari total ULN.

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

Tags: bank indonesiautang luar negeri

Related Posts

A (20), Mahasiswa tersangka pelaku tabrak lari Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Pelaku Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung, Mahasiswa Mabuk Bawa 2 Anggota TNI

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa mabuk, pengemudi mobil membawa dua anggota TNI, adalah pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Aiptu Asep Suhara, anggota...

Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia.(Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

Pesan Menko Airlangga Kepada Asosiasi Emiten

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, penguatan kepercayaan investor menjadi salah satu kunci untuk menjaga momentum...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (tengah) meninjau Jalan Lingkar Utara Jatigede.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Anggaran Infratruktur Jalan Kab. Sumedang Rp 100 Miliar

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Anggaran infrastruktur jalan tahun 2027 meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk perbaikan infrastrutur jalan bakal dialokasikan Rp 100...

Alun-Alun Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus, Ada Pesta Rakyat

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Alun-alun Bandung akan dibuka oleh Pemerintah Kota Bandung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi, menunjukan barang bukti kasus penyekapan dan penganiayaan yang menewaskan pria bernama Handi (40), dalam keterangan pers di Mapolres Sumedang.(Foto:Istimewa).

Kasus Penyekapan Pria di Sumedang hingga Tewas, 8 Orang Ditetapkan Tersangka

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Polres Sumedang, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pria bernama Handi, berusia 40 tahun, hingga tewas....

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi, menunjukan barang bukti kasus penyekapan dan penganiayaan yang menewaskan pria bernama Handi (40), dalam keterangan pers di Mapolres Sumedang.(Foto:Istimewa).

Kasus Penyekapan Pria di Sumedang hingga Tewas Dipicu Uang Sewa Rental Mobil

Editor
11 Agustus 2026

SATUJABAR, SUMEDANG -- Kasus penyekapan pria bernama Handi, berusia 40 tahun, hingga tewas, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga dipicu...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat