• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 16 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

38 Ribu Pengunjung Padati Festival Minangkabau 2025 di Kota Bogor

Editor
Selasa, 29 Juli 2025 - 06:25
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat terhadap festival tersebut. Ia menilai bahwa tingginya partisipasi publik menjadi bukti bahwa perpaduan budaya dan ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat terhadap festival tersebut. Ia menilai bahwa tingginya partisipasi publik menjadi bukti bahwa perpaduan budaya dan ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

BOGOR – Festival Sumarak Minangkabau 2025 sukses memikat perhatian warga dan wisatawan dengan mencatat lebih dari 38.000 pengunjung selama pelaksanaannya di Botani Square Mall, Kota Bogor. Acara budaya yang digelar pada 24–27 Juli 2025 ini tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Minangkabau, tetapi juga penggerak ekonomi lokal yang melibatkan puluhan pelaku UMKM.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa masyarakat terhadap festival tersebut. Ia menilai bahwa tingginya partisipasi publik menjadi bukti bahwa perpaduan budaya dan ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi.

RelatedPosts

Tradisi Jelang Lebaran di Sumedang, Ratusan Orang Meriahkan Gobyag Lauk Situ Arja

Kementerian Ekraf Ingin Turnamen Game Internasional Jadi Panggung Produk Kreatif Lokal

Sejumlah Taman di Kota Bandung Bersiap Sambut Warga Saat Lebaran

“Festival Sumarak Minangkabau ini luar biasa. Antusias masyarakat sangat tinggi, dan para pedagang juga terbantu karena dagangannya laku. Ini menandakan event seperti ini bisa mendorong ekonomi dan pariwisata lokal,” ujar Dedie saat menghadiri acara puncak festival di Botani Square, Minggu (27/7) melalui keterangan resminya.

Festival tahun ini mengusung tema “Pesona Alek Nagari Perantau Minang se-Jabodetabek Salingka Budaya dan Kuliner Minangkabau”, menampilkan beragam atraksi budaya, arak-arakan adat, dan bazar kuliner khas Minang serta Nusantara.

Dedie menambahkan bahwa konsep festival budaya seperti ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pariwisata Kota Bogor ke depan.

“Mereka datang, belanja, menikmati kuliner khas, dan mencari destinasi wisata lainnya di Bogor. Ini tentu memberi multiplier effect yang positif bagi ekonomi daerah,” katanya.

Optimisme terhadap ekonomi Indonesia juga mencuat dari tingginya daya beli masyarakat selama festival berlangsung.

“Ini menjadi sinyal bahwa ekonomi masih menjanjikan, asal disertai konsep acara yang menarik dan relevan,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Festival Sumarak Minangkabau, Fransisca Merlina, menjelaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar festival hiburan, tetapi juga ruang pelestarian budaya Minang dan ajang silaturahmi para perantau.

“Orang-orang yang rindu kampung halaman bisa bernostalgia dan merasakan nuansa Minangkabau di sini,” tuturnya.

Ketua Komunitas Muda Mudi Minangkabau se-Jabodetabek, Bobi Arianto, menambahkan, terdapat 40 stand makanan, terdiri dari 35 stand Minang dan 5 stand Nusantara. Selama empat hari penyelenggaraan, setiap pedagang berhasil meraup omzet harian sebesar Rp20–30 juta.

“Rata-rata pendapatan pedagang sangat memuaskan, ini menjadi penyemangat bagi UMKM untuk terus tumbuh melalui event-event seperti ini,” jelas Bobi.

Ia berharap festival ini bisa menjadi agenda tahunan yang rutin digelar dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bogor dan dinas terkait.

“Insyaallah ke depan kami ingin festival ini digelar dua kali setahun dengan skala yang lebih besar,” pungkasnya.

Festival Sumarak Minangkabau 2025 menjadi bukti nyata bahwa kekuatan budaya lokal, jika dikemas secara kreatif, mampu membangkitkan ekonomi dan mempererat kebersamaan lintas komunitas di perkotaan.

Tags: festival minangkabaukota bogor

Related Posts

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di tradisi jelang Lebaran di Kuningan Gobyak Lauk.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tradisi Jelang Lebaran di Sumedang, Ratusan Orang Meriahkan Gobyag Lauk Situ Arja

Editor
15 Maret 2026

KUNINGAN – Suasana meriah dan penuh kegembiraan terlihat di Situ Arja, Kelurahan Cirendang, Sabtu (14/3/2026), saat masyarakat mengikuti pesta rakyat...

(Foto: Dok. Ekraf)

Kementerian Ekraf Ingin Turnamen Game Internasional Jadi Panggung Produk Kreatif Lokal

Editor
13 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas peluang kolaborasi antara PUBG MOBILE...

Hutan Kota Babakan Siliwangi.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejumlah Taman di Kota Bandung Bersiap Sambut Warga Saat Lebaran

Editor
12 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Libur Lebaran menjadi momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga sambil menikmati suasana Kota Bandung. Selain wisata...

(Foto: Dok. bank bjb)

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

Editor
11 Maret 2026

JAKARTA – bank bjb kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran rangkaian event lari The Ultimate10K Series...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama anak-anak peserta kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026). Meutya menegaskan bahwa PP Tunas tidak dimaksudkan untuk melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan anak memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks. Foto: Noel/Indonesia.go.id/KPM Komdigi

Kenapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos, Ini Penjelasan Menteri Komdigi

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kenapa anak di bawah 16 tahun tidak boleh akses media sosial sebelum cukup usianya? Salah satu alasannya...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang digelar di area parkir barat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.