• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
Minggu, 02 Agustus 2026 - 09:25
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat.

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi lebih dari 200 pejuang ekonomi kreatif lokal hasil kurasi yang berpartisipasi dalam The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD. Wamen Ekraf berharap pasar kreatif tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap akhir pekan pertama setiap bulan sebagai ruang kolaborasi Kementerian Ekraf, The Local Market, dan SCBD untuk memperluas akses pasar produk lokal secara berkelanjutan.

RelatedPosts

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).

Harapan tersebut disampaikan Wamen Ekraf saat membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (1/8). Menurutnya, keberlanjutan pasar kreatif menjadi penting agar pejuang ekonomi kreatif memiliki panggung yang konsisten untuk memperkenalkan karya sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

“The Local Market yang perdana di SCBD ini akan menjadi rutin setiap bulan untuk minggu pertama dari jam 7 pagi hingga jam 9 malam selama dua hari. Tentu ini sebuah bentuk bagi pejuang ekonomi kreatif Indonesia yang membutuhkan sebuah panggung untuk memperlihatkan apa yang sudah mereka kreasikan. Ini akan menjadi movement yang terus hadir setiap bulan, yang mana panggung The Local Market akan dimanfaatkan para pejuang ekonomi kreatif,” ujar Wamen Ekraf dilansir laman Kemenekraf.

Wamen Ekraf menambahkan, The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. Menurutnya, setiap produk kreatif memiliki cerita yang lahir dari kreativitas dan dedikasi pembuatnya sehingga kedekatan tersebut menjadi nilai tambah yang mampu memperkuat daya saing produk lokal.

“Produk Indonesia bukan saja bagus, tetapi sudah banyak yang mendunia. Mari, kita mulai dari diri sendiri untuk mendukung belanja dan pakai produk lokal,” ucap Wamen Ekraf.

The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD mengusung konsep pasar kreatif berbasis kolaborasi heksaheliks yang mempertemukan pemerintah, kurator produk kreatif, penyedia ruang publik, hingga pejuang ekonomi kreatif dalam satu ekosistem. Diselenggarakan oleh PT Ku Ka Aku Suka (The Local Market ID), kegiatan ini menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus ruang untuk merayakan kreativitas dan melestarikan warisan budaya Indonesia.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (WamenPPA), Veronica Tan mengatakan kolaborasi lintas sektor seperti Pasar Wiwitan menjadi ruang yang tidak hanya memperkuat pemasaran produk lokal, tetapi juga mendorong pemberdayaan perempuan dan menghadirkan ruang publik yang ramah keluarga.

“Produk-produk lokal sebenarnya memiliki kualitas yang sangat baik, tetapi sering kali belum memiliki wadah untuk memperkenalkan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, mereka mendapatkan ruang untuk bertumbuh. Bagi kami, kegiatan seperti ini juga menjadi bentuk pemberdayaan perempuan sekaligus menghadirkan ruang bagi keluarga untuk berkumpul, menikmati, dan menghargai produk-produk karya anak bangsa,” tambah Veronica Tan.

Berlokasi di ruang terbuka hijau SCBD Park yang membentang sepanjang 240 meter pada satu koridor jalan dan 127 meter di koridor lainnya, The Local Market: Pasar Wiwitan menghadirkan konsep street market berskala besar di kawasan pusat bisnis Jakarta. Beragam produk kreatif, kuliner, artisan, hingga pertunjukan budaya dihadirkan untuk menjadikan pasar ini sebagai destinasi akhir pekan sekaligus rumah baru bagi pelaku UMKM kreatif Indonesia.

“Pasar Wiwitan berarti sebuah awal yang baru. Kami berharap ini menjadi rumah baru bagi The Local Market sekaligus program yang baik untuk UMKM Indonesia. Mulai sekarang, kegiatan ini akan hadir pada akhir pekan pertama setiap bulan sebagai ruang yang konsisten bagi produk-produk kreatif Indonesia,” ujar Founder of The Local Market, Titonius Karto.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ekraf meninjau langsung sejumlah tenant dari berbagai subsektor ekraf seperti Punopals, Batik Saraswati, Oentukmu, La Vida Home, Neu Men, KASI Living, Saiya, KAINARA, Damdam Ceramics, dan masih banyak lagi. Salah satu peserta kurasi yang mengikuti Open Call Kementerian Ekraf dari jenama Neu Men, Ashraf Fauzan Ramdhani mengapresiasi kesempatan yang diberikan melalui The Local Market. Brand fesyen asal Bandung tersebut memanfaatkan ajang ini untuk memperluas pasar dengan menghadirkan busana pria yang memadukan batik dalam gaya kasual.

“Ini pertama kalinya kami mengikuti program Ekraf melalui The Local Market. Saya berharap semakin banyak program seperti ini yang membantu UMKM bertumbuh dari sisi pemasaran sehingga jenama-jenama lokal dapat berkembang dan semakin dikenal masyarakat,” ucap Ashraf.

Wamen Ekraf turut didampingi Direktur Kuliner Romi Astuti; Kasubdit Pemasaran, Ekspor, dan Komersialisasi Arsitektur dan Desain, Trio Dewangga dan Dessy Widowati. Hadir pula pemilik Grup Artha Graha, Tomy Winata serta Wakil Direktur Utama Artha Graha, Christina Harapan.

Tags: Irena UmarThe Local Market

Related Posts

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Editor
2 Agustus 2026

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung. SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Gerbang Desa Hantu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Editor
1 Agustus 2026

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman tersebut disulap menjadi Desa Hantu,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat