• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Editor
Minggu, 02 Agustus 2026 - 09:07
Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota Bandung.

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Salah satunya melalui aktivasi Padaringan Leuweung Awi Cisurupan di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru.

RelatedPosts

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Kawasan wisata baru ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Minggu, 2 Agustus 2026.

Aktivasi destinasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat potensi wisata alam, budaya, religi, serta ekonomi kreatif yang dikelola langsung oleh masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, keberadaan Padaringan Leuweung Awi Cisurupan merupakan contoh nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Ini adalah karya masyarakat. Karena itu menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga setiap pohon dan kelestarian kawasan ini. Pepohonan membuat Kota Bandung tetap sejuk, menjaga sumber air, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang dicari wisatawan,” ujar Farhan.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya dikembangkan sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi mengenai pentingnya hidup berdampingan dengan alam.

“Padaringan Leuweung Awi Cisurupan bukan hanya tempat wisata. Ini adalah ruang pembelajaran bahwa manusia merupakan bagian dari alam. Karena itu pelestarian lingkungan harus menjadi budaya masyarakat,” katanya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan juga mengapresiasi keterlibatan Pokdarwis, seniman, pelaku UMKM, perangkat daerah, hingga masyarakat yang bergotong royong menghidupkan kawasan tersebut.

Ia berharap kawasan ini dapat menjadi salah satu titik pelestarian alam sekaligus destinasi wisata unggulan di Kota Bandung yang dikelola secara berkelanjutan.”Saya bangga melihat semangat warga Cisurupan. Tugas kita bersama sekarang adalah menjaga agar kawasan ini terus lestari dan berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, aktivasi Padaringan Leuweung Awi Cisurupan merupakan bagian dari pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) berbasis masyarakat.

Menurutnya, destinasi wisata yang berkelanjutan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha.

“Pokdarwis menjadi kekuatan utama dalam menemukan dan mengembangkan potensi wisata di masyarakat. Pemerintah kemudian memperkuatnya menjadi destinasi yang berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujar Adi.

Ia menilai, kawasan tersebut memiliki berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan, mulai dari wisata alam, wisata religi, kuliner tradisional, seni budaya hingga peluang wisata kesehatan (wellness tourism).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pokdarwis Cisurupan, Ari Irawan menyampaikan, Padaringan Leuweung Awi Cisurupan mengusung konsep pasar tradisional berbasis alam dengan menghadirkan sekitar 20 pelaku UMKM lokal, pertunjukan seni budaya, serta sistem transaksi menggunakan koin kayu sebagai simbol pelestarian budaya tempo dulu.

Menurutnya, aktivasi perdana yang sebelumnya diuji coba telah memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Padaringan Leuweung Awi Cisurupan dapat terus konsisten diselenggarakan dua kali setiap bulan, sekaligus menjadi ruang pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, dan penguatan wisata berbasis masyarakat,” katanya.

Selain menikmati kuliner tradisional khas Sunda, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan seni, suasana hutan bambu yang masih alami, hingga mengunjungi situs religi Mbah Garut yang berada di kawasan tersebut.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Bandung sebagai simbol dimulainya aktivasi Padaringan Leuweung Awi Cisurupan sebagai destinasi wisata baru berbasis pelestarian alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA: Taklukkan Padang Pasir Bromo, Raih Tiket BRODER50 Cukup dengan Menabung di bank bjb

Tags: Muhammad FarhanPadaringan Leuweung Awi

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (tengah), bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan (kiri), meninjau salah satu tenant seusai membuka The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/08/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

Editor
2 Agustus 2026

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan masyarakat. SATUJABAR, JAKARTA - Wakil...

HoYo FEST di Pondok Indah Mall 3, Jakarta.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

Editor
2 Agustus 2026

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi yang saling menguntungkan. SATUJABAR, JAKARTA...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Taipei Open 2026

Taipei Open 2026: Leo/Daniel Sukses ke Final

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.  Berlangsung di...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat