• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Komunitas Reptil Bandung Edukasi Warga

Editor
Senin, 03 Agustus 2026 - 05:58
Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang ular.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang ular.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Di balik stigma sebagai hewan yang menakutkan dan berbahaya, reptil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui berbagai kegiatan edukasi, Komunitas Reptil Bandung mengajak masyarakat untuk mengenal reptil lebih dekat agar tumbuh pemahaman dan kepedulian terhadap keberadaannya.

Staf Humas Komunitas Reptil Bandung, Firman mengatakan, komunitas tersebut bergerak di bidang sosial dan edukasi. Edukasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai reptil yang masih kerap dikaitkan dengan berbagai mitos dan stigma negatif.

RelatedPosts

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

“Reptil memiliki peran penting dalam ekosistem. Salah satunya sebagai predator alami hewan pengerat, seperti tikus. Karena itu, masyarakat perlu memahami keberadaan dan peran reptil di lingkungan,” ujar Firman seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Dalam menjalankan kegiatannya, Komunitas Reptil Bandung mengadakan gathering rutin serta memberikan edukasi kepada sekolah dan berbagai komunitas.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis reptil secara lebih dekat sekaligus memperoleh informasi mengenai cara berinteraksi dengan reptil secara aman.

Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang kadal iguana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Komunitas Reptil Bandung saat mengedukasi warga tentang kadal iguana.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Firman menuturkan, edukasi mengenai reptil juga penting agar masyarakat tidak sembarangan bertindak ketika menemukan reptil di lingkungan sekitar.

Ia pernah mengalami kejadian ketika seorang anak memegang seekor ular tanpa mengetahui bahwa ular tersebut termasuk jenis berbisa.

“Pengalaman itu cukup membuat kami terkejut. Dari situ terlihat bahwa edukasi mengenai reptil memang penting agar masyarakat tidak asal memegang hewan yang ditemui” katanya.

Anggota Komunitas Reptil Bandung, Raisya Nurhaliza menambahkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami karakteristik dan jenis reptil. Salah satu anggapan yang kerap ditemui bahwa semua ular berbisa dan membahayakan sehingga masyarakat memilih untuk langsung membunuhnya.

“Tidak semua ular berbisa. Ketika menemukan ular di lingkungan sekitar, masyarakat perlu memahami jenisnya terlebih dahulu dan tidak langsung mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun hewan tersebut,” ujar Raisya.

Menurut Raisya, kemunculan reptil di kawasan permukiman juga dapat berkaitan dengan perubahan atau kerusakan habitat. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa reptil merupakan bagian dari ekosistem yang memiliki peran penting dan perlu dijaga keberadaannya.

Melalui kegiatan gathering dan edukasi, Komunitas Reptil Bandung berupaya membangun pemahaman masyarakat bahwa mengenal reptil merupakan langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian.

Semangat tersebut sejalan dengan slogan komunitas, “Kenal dan Peduli”, yang mengajak masyarakat untuk memahami reptil sebelum membentuk pandangan atau mengambil tindakan terhadap hewan tersebut.

Kedepannya, Komunitas Reptil Bandung berharap dapat terus berkembang serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Dengan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat memandang reptil secara lebih bijak dan turut menjaga keberlangsungan ekosistem di lingkungan sekitar.

Sumber: Humas Pemkot Bandung

Related Posts

Konferensi pers pengumuman nominasi yang berlangsung di The Music Place, Hotel Fairmont, Jakarta.(Foto: Dok. Kemenbud)

AMI Awards 2026, Kemenbud: Merawat Ekosistem Musik Indonesia

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem musik Indonesia melalui kolaborasi dengan Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) dalam...

Pertunjukan Sendratari Wanara Alas Roban, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (20/9).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Sendratari Nusantara Siap Tembus Pasar Global

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Sendratari Nusantara siap menembus pasar global didorong Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kemenekraf menilai seni pertunjukan sendratari...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo meluncurkan "Pilihan Busan" di Tokopedia dan TikTok Shop. Kegiatan ini berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21 Sep).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Luncurkan Produk Pilihan Busan di TikTok Shop & Tokopedia

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto dan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengamati karya fotografi dalam pameran Jakarta International Photo Festival (JIPFest) 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (18/09/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

JIPFest 2026, Wamenekraf: Perkuat Cerita Resiliensi Lintas Negara

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, mengapresiasi Jakarta International Photo Festival (JIPFest)...

Musikal Calon Arang.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kemenekraf Apresiasi Calon Arang, Legenda Bali dalam Balutan Seni Pertunjukan Modern

Editor
20 September 2026

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyampaikan apresiasi terhadap pementasan Musikal Calon...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor dalam daftar bergengsi Michelin Keys 2026 di Global MICHELIN Guide.(Foto: Humas Kemenpar)

47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Top Global Michelin Guide

Editor
20 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi sektor hospitality Indonesia yang kembali mendapatkan pengakuan internasional dengan masuknya 47 hotel dan resor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.