• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 27 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wirausaha Muda Naik Didorong Kelas lewat ELC 2026 di UGM

Editor
Sabtu, 25 April 2026 - 04:17
(Foto: Dok. Ekraf)

(Foto: Dok. Ekraf)

Paradoks kondisi ekonomi di mana pelaku usaha menghadapi tekanan penurunan penjualan dan margin, di sisi lain peluang justru semakin terbuka melalui perkembangan platform digital.

ATUJABAR, YOGYAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menegaskan pentingnya penguatan kewirausahaan berbasis inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam Entrepreneurs Leadership Conference (ELC) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) PT Universitas Gadjah Mada.

RelatedPosts

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa perubahan perilaku pasar menuntut pegiat ekonomi kreatif bukan hanya menjual produk, tetapi mempunyai nilai, cerita dan pengalaman.

“Karena itu, pelaku UMKM tidak cukup bertahan, tetapi harus naik kelas melalui diferensiasi, digitalisasi, dan kolaborasi,” ujar Menteri Ekraf dalam ELC 2026 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jumat (24/4).

Menteri Ekraf juga menjelaskan, kondisi ekonomi saat ini menyerupai paradoks, di mana pelaku usaha menghadapi tekanan berupa penurunan penjualan dan margin, di sisi lain peluang justru semakin terbuka melalui perkembangan platform digital. Situasi ini menuntut pelaku usaha untuk cepat beradaptasi dan mampu membaca perubahan perilaku pasar.

Transformasi ini mendorong pergeseran model bisnis dari sekadar menjual produk menjadi menciptakan nilai tambah. Dalam konteks ini, ekonomi kreatif hadir sebagai pendekatan baru yang menempatkan kreativitas dan inovasi sebagai fondasi utama pertumbuhan usaha.

Menteri Ekraf juga menilai sektor ekonomi kreatif semakin relevan bagi generasi muda, khususnya Gen Z, yang cenderung memilih pekerjaan fleksibel berbasis minat dan teknologi digital. Karakter ini menjadikan ekonomi kreatif sebagai sektor potensial dalam menyerap tenaga kerja sekaligus menjawab tantangan pengangguran.

Mengusung tema “Bertahan dan Tumbuh di Tengah Turunnya Tingkat Konsumsi Masyarakat: Peran Ekonomi Kreatif bagi UMKM Lokal di Tengah Adaptasi Digital”, ELC 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengembangan bisnis.

Dalam forum tersebut, para narasumber lintas kementerian sepakat bahwa penguatan UMKM tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga pada dukungan ekosistem yang mencakup digitalisasi, akses pembiayaan, serta kesiapan tenaga kerja yang selaras dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan hexahelix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan lembaga keuangan dalam memperkuat daya saing ekonomi kreatif Indonesia.

Partisipasi lebih dari 400 peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap kewirausahaan, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Selain mengikuti diskusi, peserta juga memanfaatkan forum ini untuk membangun jejaring dan memperkuat kesiapan sebagai pelaku usaha masa depan.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada, Supriyadi, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta yang mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Kampus tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga ekosistem yang mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan kolaboratif,” ujarnya.

Ketua Umum HIPMI PT UGM, Aswin Hadyan, menegaskan bahwa ELC 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas kewirausahaan secara lebih terarah.

“Kami ingin mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memulai usaha, tetapi juga mampu mengembangkan bisnis yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Ekraf bersama Kementerian Komunikasi dan Digital menyerahkan penghargaan kepada UMKM terpilih atas inovasi dan kontribusinya dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Kementerian Ekraf memandang HIPMI PT UGM sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan muda yang progresif. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth yang bertumpu pada inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Di tengah ketidakpastian global, yang akan bertahan bukan yang paling besar, tetapi yang paling adaptif,” tutup Menteri Ekraf.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam.

Tags: ELC 2026 di UGMMenteri EkrafTeuku Riefky Harsya

Related Posts

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026....

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
24 Juli 2026

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. SATUJABAR, KUNINGAN -...

IKM Hijau

Kemenperin Undang IKM Ikut Program IKM Hijau

Editor
23 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian serius untuk mempercepat transformasi sektor manufaktur nasional menuju industri yang berkelanjutan dan berdaya saing global....

Jakarta Dessert Week.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Dessert Week 2026 Padukan Nuansa Kuliner dan Dangdut

Editor
22 Juli 2026

Jakarta Dessert Week (JDW) 2026 mengangkat tema musik dangdut. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk menyinergikan subsektor kuliner dan...

Salah satu IP lokal Punopals hadir dalam Local Market pada tahun 2025.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif)

The Local Market ID Digelar 1-2 Agustus di SCDB, Ini Link Buat Partisipan

Editor
22 Juli 2026

The Local Market ID: Pasar Wiwitan SCBD pada 1–2 Agustus 2026 di SCBD Park, Jakarta, sebagai wadah promosi, jejaring, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat