• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 10 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
Kamis, 10 September 2026 - 02:20
Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON Indonesia. Produk-produk terpilih ini akan masuk ke 19 gerai ritel AEON Indonesia yang terdiri atas pusat perbelanjaan AEON Mall dan jaringan pasar swalayan (supermarket)-nya di seluruh Indonesia. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi keberhasilan menembus jaringan AEON sebagai bukti bahwa UMKM berdaya saing mampu memenuhi standar ritel modern.

Mendag Busan menyampaikan hal itu setelah menghadiri “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).

RelatedPosts

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

“Kemendag bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), melalui AEON Indonesia, memberi akses kepada UMKM untuk memasarkan produk di jaringan ritel AEON Indonesia. Sinergi Kemendag dengan ritel modern menjadi upaya menjawab tantangan pembukaan pasar yang lebih luas bagi UMKM kita yang berkualitas,” ujar Mendag Busan melalui keterangan resminya.

Masuknya kesepuluh UMKM pangan ini ke jaringan AEON Indonesia ditandai dengan penandatanganan dua kerja sama. Pertama, nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis yang ditandatangani Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan dan Presiden Direktur PT AEON Indonesia Miyata Masato. Kedua, kontrak dagang antara 10 UMKM pangan dan AEON Indonesia.

Kesepuluh produk UMKM pangan yang masuk jaringan ritel AEON, yakni keripik jamur tiram, keripik tempe, bawang goreng premium, peyek, rendang kemasan, granola, brownies panggang, stik keju (cheese stick), kentang mustofa oven, dan kraker vegan panggang. Kesepuluh produk ini merupakan hasil kurasi ketat terhadap 121 UMKM unggulan binaan Kemendag yang menjadi pemenang UKM Pangan Award dan peserta pameran Pangan Nusa Expo.

“Kesepuluh UMKM yang masuk ke jaringan AEON Indonesia telah dikurasi ketat dari segi standar produk, legalitas, hingga konsistensi pasokan. Kami terus mendorong UMKM untuk berinovasi menghasilkan produk berkualitas sehingga mampu memenangkan pasar di dalam dan luar negeri,” ujar Mendag Busan.

Masuknya 10 UMKM pangan ke jaringan AEON Indonesia dapat menjadi percontohan bagi penjajakan kemitraan UMKM dengan jaringan ritel AEON Indonesia. Mendag Busan mengungkapkan, terdapat upaya penjajakan UMKM yang disinergikan Kemendag dan AEON Indonesia melalui undangan terbuka (open call) kurasi pada 26 Agustus–1 September 2026. Lebih dari 1.200 UMKM sektor makanan, minuman, kecantikan, dan kesehatan mendaftar sebagai calon pemasok jaringan ritel AEON.

Saat ini, pasar swalayan (supermarket) AEON Indonesia diisi lebih dari 77 persen produk dalam negeri. AEON menjadi jalur distribusi potensial bagi pelaku usaha Indonesia, termasuk UMKM, khususnya pada sektor makanan, minuman, kecantikan (beauty care), dan kesehatan (health care).

Berdasarkan Statista, nilai pasar domestik untuk sektor makanan dan minuman diproyeksikan tumbuh rata-rata 6,95 persen per tahun selama 5 tahun ke depan. Mendag Busan mengatakan, kemitraan UMKM dengan ritel modern menjadi strategi membangun momentum bagi produk UMKM makanan dan minuman.

Sepanjang 2025–2026, Kemendag telah memfasilitasi sebanyak 1.488 UMKM melalui program perluasan akses pasar dalam negeri, di antaranya melalui pameran pasar dalam negeri lewat Pangan Nusa Expo dan UKM Pangan Award Goes to Ritel Modern, penjajakan bisnis dengan pengusaha ritel dan department store, kemitraan dengan Kereta Api Indonesia (KAI) dan Teras Indonesia IKEA, serta berbagai fasilitasi promosi lainnya.

Presiden Direktur PT AEON Indonesia, Miyata Masato, mengapresiasi dorongan Kemendag terhadap pembukaan akses pasar produk pangan lokal berkualitas ke jaringan ritel modern. Menurut Miyata, AEON Indonesia berkomitmen untuk mendukung produk-produk lokal, termasuk UMKM, dengan bermitra dan memberikan ruang untuk UMKM.

“Kerja sama harmonis antara ritel dan UMKM akan berjalan baik dengan dukungan dari pemerintah. Kami berharap dukungan dari Kemendag dapat segera tumbuh lebih besar melalui pemberian akses, baik dalam bentuk finansial, pelatihan, maupun kemudahan dalam proses-proses perizinan. AEON Indonesia akan terus mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara lebih luas,” ujar Miyata.

Miyata menyebut, AEON Indonesia telah bekerja sama dengan UMKM sejak 2015. Tercatat, AEON telah bekerja sama dengan lebih dari 100 mitra UMKM dengan lebih dari 500 Stock Keeping Unit (SKU) yang dipasarkan di jaringan AEON Indonesia.

Dari pengalaman 11 tahun bekerja sama dengan UMKM, Miyata menyebut terdapat tiga hal yang perlu menjadi pegangan UMKM dalam memperbesar usaha. Pertama, menjaga standar dan konsistensi kualitas produk. Kedua, menetapkan harga yang tepat dan berkelanjutan. Ketiga, melakukan pemasaran yang proaktif dengan menyampaikan keunggulan produk melalui kemasan, cerita, sampling, dan promosi.

Peter Hutomo, co-owner keripik tempe Arva yang produknya berhasil masuk ke jaringan AEON Indonesia, mengapresiasi dukungan Kemendag terhadap produknya. Sebelum masuk ke AEON, Arva telah mengikuti pameran baik di dalam maupun luar negeri melalui fasilitasi Kemendag.

“Harapan kami (dengan masuknya produk ke AEON Indonesia), Arva dapat lebih dikenal secara global, dari warga lokal dan internasional. Semoga melalui produk lokal kita, tempe, kita dapat mempersatukan dengan cita rasa luar sehingga wisatawan mancanegara bisa menikmati hasil dari pangan lokal kita,” kata Peter.

Sementara itu, Supervisor Finance Rendang Gadih Salmi Nazila Salsabila turut menyambut baik dukungan Kemendag terhadap produknya. Rendang Gadih sudah mengikuti program Kemendag sejak 2017. Sejumlah program yang diikuti Rendang Gadih, yakni di antaranya menjadi pemenang UKM Pangan Award 2017 lewat produk rendang tumbuk dan pemenang UKM Pangan Award 2024 lewat produk bumbu rendang instan. Produknya juga terpilih untuk dipromosikan lewat Product Placement Pilihan Busan dan telah mengikuti pameran baik di dalam maupun di luar negeri.

Tags: Aeon MallBSD Serpongkemendagumkm

Related Posts

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Editor
3 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku...

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

Editor
30 Agustus 2026

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor industri nasional menuju sistem produksi yang lebih efisien, berdaya saing,...

Stan UMKM di Car Free Day Tegar Beriman.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Car Free Day Tegar Beriman Dorong Kinerja UMKM

Editor
29 Agustus 2026

CIBINONG – Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga turut...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.