• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wirasena Youth Camp, Erick: Cetak Pemimpin Masa Depan

Editor
Rabu, 15 Juli 2026 - 09:08
Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Wirasena Youth Camp adalah program kepemimpinan diikuti perwakilan kepemudaan dari 38 provinsi dan dirancang berdasarkan kurikulum yang disusun para pakar.

SATUJABAR, JAKARTA – Realitas di balik bonus demografi yang saat ini juga menjadi isu melemahkan potensi serta peran pemuda tanah air menjadi sorotan utama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

RelatedPosts

Penumpang Angkutan Udara Domestik dan Internasional Turun September 2026

Indeks Harga Produsen Umum 9 Sektor Triwulan III-2026 Naik 1,50 Persen

Luas Panen Jagung Pipilan September 2026 Turun 3,59 Persen

Isu pertama yang diangkat Menpora adalah polarisasi di ruang digital yang mengakibatkan polemik, sehingga membuat para pemuda terpapar disinformasi dan rawan terlibat dalam konflik horisontal ataupun menjadi aktor di balik kondisi  tidak kondusif dalam kehidupan bernegara.

“Isu tentang ruang digital, kita bisa lihat yang menjadi polemik tersendiri. Alhamdulillah pemerintah sudah masuk ke sendi-sendi bahwa usia 16 tahun sudah mulai dikurangi penggunaan digital di sekolah. Saya rasa ini keputusan  kontroversial tapi tepat. Kalau negara-negara lain seperti Australia saja yang terbuka sudah mengoreksi penggunaan digitalnya di kalangan pemuda, apalagi kita yang kualitas pendidikannya masih tertinggal,” ujar Erick dikutip Kemenpora.

Isu kesehatan mental juga membayangi para pemuda kita, sehingga dibutuhkan perhatian dan penanganan khusus untuk membuat para pemuda bisa bangkit dari keterpurukan.

“Dan isu mental health, bayangkan 84-85 persen klien klinik psikologi di kalangan perkotaan adalah pemuda. Artinya kalau psikolog ketemu 10 pasien, 8 diantaranya pemuda. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan,” ujar menpora Erick yang gusar akan kondisi ini.

Selanjutnya Menpora menyoroti lemahnya ketangguhan ideologi para pemuda, yang tidak saja dapat memecah belah persatuan namun juga menyebabkan peningkatan kriminalitas.

“Isu-isu ini sudah menjadi ancaman, berikutnya adalah lemahnya ketangguhan ideologi. Kita sudah tidak ada ideologi sekarang.  Ini terus menggerus, bahkan kalau Bapak Ibu lihat di daerah, yang namanya melakukan aksi kekerasan atau kekejaman di jalanan malah menjadi tren yang meningkat supaya diakui di komunitasnya. Isu kepemudaan ini yang berimplikasi terhadap merosotnya daya juang,” jelas Menpora Erick.

 

Indonesia Youth Summit

Sebagai salah satu solusi, Menpora Erick telah mempersiapkan program Indonesia Youth Summit yang menjadi ruang bertemunya gagasan, inovasi dan kolaborasi pemuda serta pemangku kebijakan untuk melahirkan kebijakan kepemudaan.

“Ada tujuh kementrian yang terkait dengan kepemudaan, ini yang menjadi concern bagaimana konsolidasi akan dilakukan antar kementrian dan lembaga. Kita sudah akan mengundang kementrian terkait untuk hadir  di Indonesia Youth Summit, untuk berkonsolidasi, seperti yang sudah kami lakukan sebelumnya dalam Indonesia Sport Summit sehingga  lahir aturan-aturan baru dengan kementrian lain,” tambahnya

Selain itu Kemenpora juga memiliki program Wirasena Youth Camp yang merupakan program kepemimpinan diikuti perwakilan kepemudaan dari 38 provinsi dan dirancang berdasarkan kurikulum yang disusun para pakar sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan.

“Berikutnya kita juga mengadakan youth camp. Kegiatan seperti ini ada di negara-negara lain seperti Amerika dan Singapura. Agenda ini digelar supaya kita bisa mengonsolidasi pemuda-pemuda terbaik yg ada di negeri ini. Kenapa aada lomba debat, kenapa ada lomba pidato, kenapa kita bekerja sama dengan sembilan negara termasuk Amerika, Cina, Arab Saudi supaya kita benchmarking. Saya nawaitunya sama dgn Bapak Ibu, setiap program harus ada outputnya,” tutup Menpora Erick.

Program ini akan digelar pada Oktober mendatang sebagai bagian rangkaian agenda dalam menyambut 100 tahun Sumpah Pemuda di tahun 2028 mendatang.

Tags: Wirasena Youth Camp

Related Posts

Pesawat jet Garuda Indonesia di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Penumpang Angkutan Udara Domestik dan Internasional Turun September 2026

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Penumpang angkutan udara domestik turun 12,81 persen menjadi 4,2 juta orang pada September 2026. Sementara itu penumpang internasional...

sentra keramik

Indeks Harga Produsen Umum 9 Sektor Triwulan III-2026 Naik 1,50 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA- Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor pada triwulan III-2026 naik 1,50 persen terhadap triwulan II-2026 (q-to-q) dan naik...

sumber bahan pangan jagung.(Image: Pixabay)

Luas Panen Jagung Pipilan September 2026 Turun 3,59 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Luas panen jagung pipilan pada September 2026 mencapai 0,21 juta hektare, mengalami penurunan seluas 0,01 juta hektare atau...

Turis asing atau wisman menikmati keindahan Bromo.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kunjungan Wisman di Indonesia September 2026 Turun 10,79 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Kunjungan wisman di Indonesia September 2026, mencapai 1,43 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 10,79 persen dibandingkan Agustus...

Industri pengolahan.(Foto: Dok. Kemenkeu)

HPB Umum Nasional Oktober 2026 Naik 7 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARYA - Oktober 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 7,00 persen terhadap...

Panen padi serentak

Luas Panen Padi September 2026 Turun 19,40 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Luas panen padi September 2026 sebesar 0,91 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,22 juta hektare atau 19,40 persen...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.