JAKARTA – Kunjungan wisman di Indonesia September 2026, mencapai 1,43 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 10,79 persen dibandingkan Agustus 2026 (m-to-m) tetapi naik
2,31 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (y-on-y).
Menurut data Badan Pusat Statistik yang dilansir Senin 2 November 2026, Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada September 2026 didominasi oleh wisman pemegang paspor Malaysia (16,76 persen), Australia (12,43 persen), dan Tiongkok (10,76 persen).
Jumlah perjalanan wisnus pada September 2026 mencapai 96,69 juta perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 7,30 persen bila dibandingkan dengan Agustus 2026 (m-to-m) tetapi naik 2,47 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).
Secara kumulatif dari Januari sampai September, perjalanan wisnus mencapai 938,84 juta, naik 4,10 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2025 (c-to-c).
Jumlah perjalanan wisnas pada September 2026 mencapai 600,61 ribu perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 6,69 persen bila dibandingkan dengan Agustus 2026 (m-to-m) dan turun 13,69 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).
Malaysia menjadi negara tujuan utama wisnas yang paling diminati di bulan September 2026 (28,03 persen), diikuti Arab Saudi (17,82 persen), Singapura (12,96 persen), dan Tiongkok (9,58 persen). Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada September 2026 mencapai 51,78
persen, mengalami peningkatan sebesar 1,62 persen poin (y-on-y), tetapi turun 0,74 persen poin (m-to-m). Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada September 2026 mencapai 25,57 persen, naik 0,19 persen poin dibandingkan September 2025 (y-on-y), tetapi turun 1,14 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya (m-to-m).
Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang pada September 2026 mencapai 1,67 malam, mengalami peningkatan sebesar 0,02 malam dibandingkan September 2025.







