JAKARTA – Luas panen jagung pipilan pada September 2026 mencapai 0,21 juta hektare, mengalami penurunan seluas 0,01 juta hektare atau 3,59 persen dibandingkan luas panen pada September 2025 yang seluas 0,22 juta hektare.
Menurut data Badan Pusat Statistik yang dilansir Senin 2 November 2026, Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada September 2026 sebanyak 1,30 juta ton, turun sebanyak 0,09 juta ton atau 6,46 persen dibandingkan pada September 2025 yang sebanyak 1,39 juta ton.
Potensi luas panen jagung pipilan periode Oktober–Desember 2026 diperkirakan mencapai 0,48 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Oktober–Desember 2026 diperkirakan sebanyak 3,23 juta ton.







