• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamen Ekraf Soroti Komunitas Dance dan Pop Culture

Editor
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:14
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu, Jakarta, Rabu (20/5/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu, Jakarta, Rabu (20/5/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Peluang kolaborasi pengembangan wellness berbasis budaya kreatif melalui kompetisi street dance internasional terbuka saat Wamen Ekraf menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu.

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas peluang kolaborasi pengembangan wellness berbasis budaya kreatif melalui kompetisi street dance internasional saat menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu. Wamen Ekraf turut menyoroti perubahan pola interaksi generasi muda global yang semakin dekat dengan platform berbasis komunitas dan budaya populer

RelatedPosts

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

“Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat kuat, mulai dari musik daerah, tarian tradisional, hingga wellness berbasis jamu yang semuanya punya potensi untuk menjadi bagian dari gaya hidup global. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada audiens dunia, khususnya generasi muda,” ujar Wamen Ekraf dalam audiensi di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (20/5).

Wamen Ekraf menyebut kekayaan musik, tari, dan wellness tradisional dapat dikemas melalui pendekatan modern agar mampu memperluas eksposur budaya Indonesia di tingkat internasional. Menurutnya, kolaborasi lintas subsektor kreatif menjadi peluang untuk menghadirkan identitas Indonesia melalui pendekatan yang lebih relevan dan adaptif.

“Anak muda sekarang terhubung lewat musik, dance, game, dan komunitas kreatif. Karena itu, budaya Indonesia perlu hadir dalam ruang-ruang kreatif yang dekat dengan keseharian mereka agar lebih mudah dikenal secara global,” kata Wamen Ekraf.

WDCC merupakan platform kompetisi street dance internasional yang memiliki visi menjadi badan pengatur global tari hip hop setara organisasi olahraga dunia. Pada 2025, kejuaraan dunia perdananya di Selandia Baru berhasil melibatkan lebih dari 90 kru tari dan menarik lebih dari 17 ribu penonton secara langsung.

Director WDCC, Julian Grimmond, juga menyampaikan ketertarikannya menjadikan Indonesia sebagai bagian dari pengembangan jaringan kompetisi di kawasan Asia. Indonesia dinilai memiliki komunitas kreatif yang aktif serta potensi besar untuk penyelenggaraan kualifikasi regional maupun kejuaraan internasional pada masa mendatang.

“Kami melihat Indonesia memiliki energi kreatif yang luar biasa. Budaya, komunitas muda, dan semangat kolaborasinya sangat kuat. Kami percaya Indonesia dapat menjadi salah satu pusat perkembangan street dance dan budaya kreatif dunia di masa depan,” ujar Julian Grimmond.

Sementara itu, Founder Suwe Ora Jamu, Nova Dewi, memaparkan upayanya mengembangkan jamu sebagai bagian dari gerakan wellness modern yang terhubung dengan industri kreatif global. Melalui inovasi produk, pendekatan komunitas, dan kolaborasi lintas sektor, Suwe Ora Jamu terus memperluas pasar jamu Indonesia hingga ke Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

“Kami percaya jamu bukan sekadar minuman, tetapi bagian dari movement yang menghubungkan kesehatan, kebahagiaan, dan kreativitas. Karena itu kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas dan platform global agar jamu Indonesia semakin dikenal dunia,” ujar Nova Dewi.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan sinergi antara sektor wellness, budaya populer, dan industri kreatif internasional. Kolaborasi itu diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui jejaring kreatif global yang melibatkan generasi muda dan komunitas lintas negara.

Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi tersebut yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu.

Tags: wamenekraf

Related Posts

Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak sejarah dan tonggak penting perkembangan Kota Bandung kepada masyarakat.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak...

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi wisata Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Editor
12 Oktober 2026

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi...

Musiconic 2026 Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Musiconic 2026: Panggung Musik Indie Kota Bandung

Editor
11 Oktober 2026

BANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Musiconic 2026 Bandung IndieMusic Appreciation (BIMA) di De Majestic,...

Depresi, sakit jiwa,gangguan jiwa

9 Dari 10 Orang Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

Editor
10 Oktober 2026

Dari sekitar 3 juta orang dengan depresi, baru 12,7 persen yang mendapatkan pengobatan. Artinya, 9 dari 10 orang dengan depresi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar bersama Raphael Donny membahas dan menegaskan seni video mapping sebagai salah satu konten digital yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif nasional. Jakarta, Rabu (7/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Dorong Karya Video Mapping di WCCE 2026

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif / Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menegaskan seni video mapping sebagai...

Macklemore menyanyikan "Can't Hold Us" secara ‘LIVE’ (Sumber: Facebook/Macklemore)

Rilis Tahun 2011, Lagu Macklemore “Can’t Hold Us” Melejit di Tangga Lagu Global

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Lagu populer Can't Hold Us karya Macklemore yang dirilis lebih dari satu dekade lalu kini kembali mengalami lonjakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.