• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamen Ekraf Soroti Komunitas Dance dan Pop Culture

Editor
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:14
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu, Jakarta, Rabu (20/5/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu, Jakarta, Rabu (20/5/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Peluang kolaborasi pengembangan wellness berbasis budaya kreatif melalui kompetisi street dance internasional terbuka saat Wamen Ekraf menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu.

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas peluang kolaborasi pengembangan wellness berbasis budaya kreatif melalui kompetisi street dance internasional saat menerima audiensi World Dance Crew Championships (WDCC) bersama Suwe Ora Jamu. Wamen Ekraf turut menyoroti perubahan pola interaksi generasi muda global yang semakin dekat dengan platform berbasis komunitas dan budaya populer

RelatedPosts

Iduladha 2026: Ragam Kuliner Olahan Daging

Kesetiaan yang Tak Tergoyahkan: Cerita Pak Dedi, Warga Bandung yang Selalu “Pulang” ke Sun In Pangandaran

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

“Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat kuat, mulai dari musik daerah, tarian tradisional, hingga wellness berbasis jamu yang semuanya punya potensi untuk menjadi bagian dari gaya hidup global. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada audiens dunia, khususnya generasi muda,” ujar Wamen Ekraf dalam audiensi di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (20/5).

Wamen Ekraf menyebut kekayaan musik, tari, dan wellness tradisional dapat dikemas melalui pendekatan modern agar mampu memperluas eksposur budaya Indonesia di tingkat internasional. Menurutnya, kolaborasi lintas subsektor kreatif menjadi peluang untuk menghadirkan identitas Indonesia melalui pendekatan yang lebih relevan dan adaptif.

“Anak muda sekarang terhubung lewat musik, dance, game, dan komunitas kreatif. Karena itu, budaya Indonesia perlu hadir dalam ruang-ruang kreatif yang dekat dengan keseharian mereka agar lebih mudah dikenal secara global,” kata Wamen Ekraf.

WDCC merupakan platform kompetisi street dance internasional yang memiliki visi menjadi badan pengatur global tari hip hop setara organisasi olahraga dunia. Pada 2025, kejuaraan dunia perdananya di Selandia Baru berhasil melibatkan lebih dari 90 kru tari dan menarik lebih dari 17 ribu penonton secara langsung.

Director WDCC, Julian Grimmond, juga menyampaikan ketertarikannya menjadikan Indonesia sebagai bagian dari pengembangan jaringan kompetisi di kawasan Asia. Indonesia dinilai memiliki komunitas kreatif yang aktif serta potensi besar untuk penyelenggaraan kualifikasi regional maupun kejuaraan internasional pada masa mendatang.

“Kami melihat Indonesia memiliki energi kreatif yang luar biasa. Budaya, komunitas muda, dan semangat kolaborasinya sangat kuat. Kami percaya Indonesia dapat menjadi salah satu pusat perkembangan street dance dan budaya kreatif dunia di masa depan,” ujar Julian Grimmond.

Sementara itu, Founder Suwe Ora Jamu, Nova Dewi, memaparkan upayanya mengembangkan jamu sebagai bagian dari gerakan wellness modern yang terhubung dengan industri kreatif global. Melalui inovasi produk, pendekatan komunitas, dan kolaborasi lintas sektor, Suwe Ora Jamu terus memperluas pasar jamu Indonesia hingga ke Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

“Kami percaya jamu bukan sekadar minuman, tetapi bagian dari movement yang menghubungkan kesehatan, kebahagiaan, dan kreativitas. Karena itu kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas dan platform global agar jamu Indonesia semakin dikenal dunia,” ujar Nova Dewi.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan sinergi antara sektor wellness, budaya populer, dan industri kreatif internasional. Kolaborasi itu diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif nasional melalui jejaring kreatif global yang melibatkan generasi muda dan komunitas lintas negara.

Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi tersebut yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu.

Tags: wamenekraf

Related Posts

Sate klathak bisa dibuat dari bahan daging kurban Iduladha.(Foto: Kemenpar)

Iduladha 2026: Ragam Kuliner Olahan Daging

Editor
20 Mei 2026

Iduladha 2026 identik dengan limpahan daging kurban, baik sapi maupun kambing. Momen Hari Raya Iduladha selalu membawa kebahagiaan tersendiri, salah...

Sun In Pangandaran

Kesetiaan yang Tak Tergoyahkan: Cerita Pak Dedi, Warga Bandung yang Selalu “Pulang” ke Sun In Pangandaran

Editor
19 Mei 2026

Musim libur sekolah segera tiba, mendorong masyarakat mencari lokasi liburan yang aman, nyaman, dan tentunya berkesan. Tim Satujabar.com, mencoba mengangkat...

Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia. Dengan demikian industri kreatif Indonesia...

Nyetir sambil main hape.(Image: pexels)

Main Hape Saat Nyetir, Bahaya Lho!

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Main hape saat nyetir benar-benar berbahaya. Kebiasaan yang sudah seharusnya tidak dilakukan sebab keselamatan di jalan raya...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjajal Chocolatos X-Quest, Jumat (15/5/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Chocolatos X-Quest di Sumedang, Bupati Sempat Menjajalnya

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Chocolatos X-Quest, destinasi wisata dengan wahana futuristik mengundang respon positif Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Jum’at 15...

Naik sepeda motor boncengan.(Foto: Korlantas Polri)

Boncengan Itu Ada Aturannya Loh! Simak Ini

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Boncengan naik sepeda motor ada aturannya. Keselamatan berkendara di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab pengemudi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.