• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 16 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Editor
Minggu, 17 Mei 2026 - 02:56
Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia. Dengan demikian industri kreatif Indonesia akan semakin melaju kencang akibat IP lokal yang mampu menembus tataran internasional. Demikian gagasan yang disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, dalam Mastermind Panel ‘IP is Indonesia’s Next Oil’ pada Manager Fest 2026 di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Sabtu 16 Mei 2026.

“Indonesia bukan tidak punya identitas, justru kita memiliki terlalu banyak identitas yang membuat lintas subsektor harus kompak bersatu dan punya market value. Tantangannya tentu bagaimana kita mampu memperkenalkan, mengelola, dan mengembangkan IP lokal yang bisa dicintai masyarakat secara nasional, termasuk akselerasi IP lokal menjadi sesuatu yang harus dijaga dan bisa bersaing secara global,” ujar Wamen Ekraf dikutip dari laman Kementerian Ekraf.

RelatedPosts

Grand Final Mobile Legends 2026: Dorong Sport Industry

Wisata Belitung Didorong Lewat Famtrip

Hari Jadi Bogor Dimeriahkan jAzztaga

Wamen Ekraf mengungkapkan penguatan IP lokal membutuhkan dukungan ekosistem kreatif yang terintegrasi, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta (bisnis), komunitas, media, hingga lembaga keuangan. Masing-masing pihak punya andil untuk terus memperluas ruang tampil (showcase) bagi IP lokal karya generasi bangsa Indonesia biar semakin dikenal publik.

“Culture di Indonesia bisa dijadikan source code atau sumber inspirasi untuk pengembangan IP lokal seperti yang dilakukan Desa Timun. Kementerian Ekraf senantiasa menyediakan panggung dan ruang bagi IP lokal untuk tampil ke permukaan, sehingga tak hanya tersimpan pada ruang eksposur yang membuat masyarakat sulit mengenal dan mencintai IP-nya. Dari situlah, ekosistem kreatif bisa dibuat atau tumbuh,” lanjut Wamen Ekraf.

BACA JUGA: Leo/Daniel Juara Ganda Putra Thailand Open 2026, Luar Biasa!!!

Dalam acara bertema ‘Shape The Shift’ itu, hadir pula Andrey Noelfry Tarigan dari INFIA Corp sebagai pembicara. Dia mengungkapkan pentingnya sebuah IP lokal membangun hubungan langsung dengan audiens dan komunitas sehingga popularitasnya tak sebatas media sosial, tetapi bisa berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan.

“Apa artinya followers dari suatu IP lokal di media sosial, kalau mereka tidak bisa engage dengan target market secara langsung. Apapun IP lokal yang dikelola harus bisa komersialisasi sehingga bisa membangun dan membentuk hubungan dengan komunitas serta mampu monetisasi lintas platform. Dengan begitu, IP lokal akan jauh lebih kuat dan berkembang jadi bisnis yang lebih sustain,” ungkap Andrey Noelfry.

Sementara itu, Dewi Gontha yang bertindak sebagai narasumber dari perwakilan Java Festival Production menceritakan pengalaman membangun IP event, Java Jazz Festival. Menurutnya, sebuah festival musik tidak hanya menjadi ruang untuk konser saja, tetapi berkembang menawarkan pengalaman lintas subsektor kreatif yang menyatukan berbagai generasi.

“Java Jazz tak sekadar menjual festival musik, tetapi experience. Maka, festival ini tumbuh menjadi ruang budaya yang menjadi pertemuan bagi komunitas, brand, hingga berbagai kolaborasi kreatif. Dengan begitu sebuah IP event dapat hidup dan berkembang sehingga terasa relevan bagi lintas generasi,” ucap Dewi Gontha.

Diskusi yang dipandu moderator Arif Hakim (Strategy Director, Fractals of Rethoric) semakin interaktif saat sesi tanya jawab berlangsung. Minimnya apresiasi terhadap IP lokal di tingkat nasional (mendewasakan pasar lokal), edukasi terhadap promotor musik dan kreator lokal, hingga daya saing IP lokal dengan IP-IP internasional turut dibahas.

Manager Fest 2026 digagas sebagai respons terhadap perubahan signifikan industri kerja yang bertujuan memperkuat kesiapan para profesional untuk peningkatan wawasan, keterampilan, dan jejaring kolaborasi lintas subsektor. Melalui sinergi yang berkelanjutan diharapkan semakin banyak IP lokal yang mampu tumbuh menjadi jenama global dengan karakter kuat yang dicintai dan bernilai budaya khas Indonesia.

SIMAK JUGA: Cara Menabung Emas

Tags: IP lokalIrene Umarkementerian ekonomi kreatifwamenekraf

Related Posts

Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) yang berlangsung di Velodrome, Jakarta.(Foto; Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Grand Final Mobile Legends 2026: Dorong Sport Industry

Editor
16 Juni 2026

Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) yang berlangsung di Velodrome, Jakarta. SATUJABAR,...

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) memperkuat daya saing Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia melalui penyelenggaraan Familiarization Trip (Famtrip) pada 31 Mei–3 Juni 2026.(Foto: Dok. Kemenpar)

Wisata Belitung Didorong Lewat Famtrip

Editor
16 Juni 2026

Wisata Belitung sebagai destinasi unggulan Indonesia didorong melalui penyelenggaraan Familiarization Trip (Famtrip) pada 31 Mei–3 Juni 2026. SATUJABAR, JAKARTA -...

Hari Jadi Bogor 2026 dimeriahkan Jazztagaa

Hari Jadi Bogor Dimeriahkan jAzztaga

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hari Jadi Bogor masih berlangsung dengan segala kemeriahannya. Seperti dilakukan para musisi Kota Bogor akan menggelar sebuah...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Restoran Sederhana Singapura yang berlokasi di kawasan Kampong Glam.(Foto: Dok. Kementerian Ekraf)

Restoran Sederhana Singapura, IP Kuliner Go Global

Editor
15 Juni 2026

SATUJABAR, SINGAPURA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Restoran Sederhana Singapura yang berlokasi di...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas secara resmi keberangkatan peserta kegiatan "Tour Asia Finish Mekkah".(Foto: Humas Pemkab Garut)

Bupati Garut Lepas Peserta Tour Asia Finish Mekkah

Editor
15 Juni 2026

SATUJABAR, GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melepas secara resmi keberangkatan peserta kegiatan "Tour Asia Finish Mekkah" (Perjalanan Mandiri...

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

Grab Bintang 5 Awards 2026, Kemenpar: Dorong Kuliner Lokal Naik Kelas

Editor
14 Juni 2026

Grab Bintang 5 Awards 2026 sebagai upaya mendorong pelaku usaha kuliner terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat posisi gastronomi Indonesia....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.