• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Editor
Minggu, 17 Mei 2026 - 02:56
Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia. Dengan demikian industri kreatif Indonesia akan semakin melaju kencang akibat IP lokal yang mampu menembus tataran internasional. Demikian gagasan yang disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, dalam Mastermind Panel ‘IP is Indonesia’s Next Oil’ pada Manager Fest 2026 di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Sabtu 16 Mei 2026.

“Indonesia bukan tidak punya identitas, justru kita memiliki terlalu banyak identitas yang membuat lintas subsektor harus kompak bersatu dan punya market value. Tantangannya tentu bagaimana kita mampu memperkenalkan, mengelola, dan mengembangkan IP lokal yang bisa dicintai masyarakat secara nasional, termasuk akselerasi IP lokal menjadi sesuatu yang harus dijaga dan bisa bersaing secara global,” ujar Wamen Ekraf dikutip dari laman Kementerian Ekraf.

RelatedPosts

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

Moses / Reya Melaju ke Babak 64 Besar BWF World Junior Championships 2026

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Wamen Ekraf mengungkapkan penguatan IP lokal membutuhkan dukungan ekosistem kreatif yang terintegrasi, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta (bisnis), komunitas, media, hingga lembaga keuangan. Masing-masing pihak punya andil untuk terus memperluas ruang tampil (showcase) bagi IP lokal karya generasi bangsa Indonesia biar semakin dikenal publik.

“Culture di Indonesia bisa dijadikan source code atau sumber inspirasi untuk pengembangan IP lokal seperti yang dilakukan Desa Timun. Kementerian Ekraf senantiasa menyediakan panggung dan ruang bagi IP lokal untuk tampil ke permukaan, sehingga tak hanya tersimpan pada ruang eksposur yang membuat masyarakat sulit mengenal dan mencintai IP-nya. Dari situlah, ekosistem kreatif bisa dibuat atau tumbuh,” lanjut Wamen Ekraf.

BACA JUGA: Leo/Daniel Juara Ganda Putra Thailand Open 2026, Luar Biasa!!!

Dalam acara bertema ‘Shape The Shift’ itu, hadir pula Andrey Noelfry Tarigan dari INFIA Corp sebagai pembicara. Dia mengungkapkan pentingnya sebuah IP lokal membangun hubungan langsung dengan audiens dan komunitas sehingga popularitasnya tak sebatas media sosial, tetapi bisa berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan.

“Apa artinya followers dari suatu IP lokal di media sosial, kalau mereka tidak bisa engage dengan target market secara langsung. Apapun IP lokal yang dikelola harus bisa komersialisasi sehingga bisa membangun dan membentuk hubungan dengan komunitas serta mampu monetisasi lintas platform. Dengan begitu, IP lokal akan jauh lebih kuat dan berkembang jadi bisnis yang lebih sustain,” ungkap Andrey Noelfry.

Sementara itu, Dewi Gontha yang bertindak sebagai narasumber dari perwakilan Java Festival Production menceritakan pengalaman membangun IP event, Java Jazz Festival. Menurutnya, sebuah festival musik tidak hanya menjadi ruang untuk konser saja, tetapi berkembang menawarkan pengalaman lintas subsektor kreatif yang menyatukan berbagai generasi.

“Java Jazz tak sekadar menjual festival musik, tetapi experience. Maka, festival ini tumbuh menjadi ruang budaya yang menjadi pertemuan bagi komunitas, brand, hingga berbagai kolaborasi kreatif. Dengan begitu sebuah IP event dapat hidup dan berkembang sehingga terasa relevan bagi lintas generasi,” ucap Dewi Gontha.

Diskusi yang dipandu moderator Arif Hakim (Strategy Director, Fractals of Rethoric) semakin interaktif saat sesi tanya jawab berlangsung. Minimnya apresiasi terhadap IP lokal di tingkat nasional (mendewasakan pasar lokal), edukasi terhadap promotor musik dan kreator lokal, hingga daya saing IP lokal dengan IP-IP internasional turut dibahas.

Manager Fest 2026 digagas sebagai respons terhadap perubahan signifikan industri kerja yang bertujuan memperkuat kesiapan para profesional untuk peningkatan wawasan, keterampilan, dan jejaring kolaborasi lintas subsektor. Melalui sinergi yang berkelanjutan diharapkan semakin banyak IP lokal yang mampu tumbuh menjadi jenama global dengan karakter kuat yang dicintai dan bernilai budaya khas Indonesia.

SIMAK JUGA: Cara Menabung Emas

Tags: IP lokalIrene Umarkementerian ekonomi kreatifwamenekraf

Related Posts

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA – bank bjb kembali memperoleh apresiasi atas konsistensinya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate...

Reya Azzahra Yulianti dan Moses Andar Simanjuntak di BWF World Junior Championships.(Foto: Dok. PBSI)

Moses / Reya Melaju ke Babak 64 Besar BWF World Junior Championships 2026

Editor
13 Oktober 2026

KAIRO – Pasangan ganda campuran Indonesia Moses Andar Simanjuntak / Reya Azzahra Yulianti berhasil mengalahkan pasangan Peru, Guillermo Buendia Maldonado...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan sapi juara bernama Robinhood.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Robinhood, Sapi Bongsor Asal Sumedang Juara Piala Presiden 2026

Editor
13 Oktober 2026

SUMEDANG – Robinhood, sapi asal Tanjungkerta Kabupaten Sumedang dengan pemilik Ace Taryana, menjadi juara di Piala Presiden 2026 beberapa waktu...

Denmark Open

Denmark Open 2026: Daftar Lengkap Tim Bulutangkis Indonesia

Editor
13 Oktober 2026

ODENSE – Denmark Open 2026 akan berlangsung pada 13-18 Oktober di SJF Bank Arena, Odense. Berikut daftar pemain Indonesia yang...

Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak sejarah dan tonggak penting perkembangan Kota Bandung kepada masyarakat.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sejarah Kota Bandung Diungkap Bandung Heritage dalam Milestone Kota Bandung

Editor
13 Oktober 2026

BANDUNG - Bandung Heritage menghadirkan pameran Milestone Kota Bandung di Microlibrary Asia Afrika pada 5–18 Oktober 2026 untuk memperkenalkan jejak...

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi wisata Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Yuk! Jajaki Fun Offroad di Sumedang

Editor
12 Oktober 2026

Kabupaten Sumedang kini memiliki pilihan wisata baru melalui aktivitas jeep fun offroad yang menawarkan pengalaman menjelajahi keindahan alam dan destinasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.