BOGOR – TPAS Galuga yang sempat membara kini mereda. Meskipun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menyiagakan personel gabungan di lokasi pascakebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat rapat koordinasi dan evaluasi penanganan kebakaran di TPAS Galuga, Rabu (16/9/2026) malam.
“Jadi ada beberapa petugas dari Damkar, BPBD, Perumkim melalui Park Ranger, Satpol PP, dan PUPR, serta DLH masih standby. Kurang lebih ada 25 personel yang setiap hari aplusan,” kata Jenal Mutaqin kepada media di Kantor UPTD TPA Galuga Kota Bogor dikabarkan Humas Pemkot Bogor.
Jenal Mutaqin mengatakan, Pemkot dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga akan menyepakati bersama terkait status kebencanaan pascakebakaran tersebut.
“Insyaallah besok subuh kami bersepakat dengan Pak Bupati untuk menyampaikan status terkini terkait penanganan pascakebakaran di TPA Galuga,” ujar Jenal Mutaqin.
Meskipun demikian, sambungnya, berdasarkan pantauan kasatmata dan thermal drone, api sudah padam. Termasuk, petugas juga mendapatkan pendampingan dari Manggala Agni.
“Untuk memastikan bara api yang ada di bawah tumpukan sampah di tiap titik betul-betul padam dan tidak ada potensi (kebakaran kembali),” tegasnya.
Pada intinya, Pemkot Bogor siap mengikuti ritme penanganan yang dilakukan Pemkab Bogor. Termasuk upaya patroli di area TPAS Galuga untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran kembali.
Selain itu, hasil evaluasi bersama sejumlah perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bogor, selain personel yang bersiaga, truk tangki penyuplai air juga tetap disiagakan.
“Begitu juga tim kesehatan dan dapur umum tetap berjalan. Tidak ada penarikan terhadap seluruh personel yang ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jenal Mutaqin mengatakan ke depan akan ada langkah mitigasi yang lebih komprehensif untuk menjadikan TPAS Galuga sebagai objek vital.
“Maka perhatian dari seluruh unsur mesti maksimal,” tutupnya.







