• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tergiur Iklan Loker Online, Nekad Ngadu Nasib ke Luar Negeri, Eh Malah Jadi Korban TPPO di Thailand

Editor
Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:45
Tergiur Iklan Loker Online, Nekad Ngadu Nasib ke Luar Negeri, Eh Malah Jadi Korban TPPO di Thailand

Ilustrasi(PEXELS)

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Polri diminta bertindak cepat menyelamatkan Robiin dan 37 WNI lain.

SATUJABAR, INDRAMAYU – Nasib nahas menimpa mantan anggota DPRD Kabupaten Indramayu Robiin.

RelatedPosts

BI-Rate Tetap 5,75%, Perkuat Stabilitas, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kejaksaan Serahkan 6 Unit Properti Kebun Binatang ke Pemkot Bandung

Vandalisme Bekas Demo di Kota Bandung Dibersihkan

Akibat tergiur lowongan kerja (loker) online ke luar negeri (Thailand), dia melah menjadi korban sindikat internasional tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Dikabarkan, dia bersama dengan 37 WIN lainnya, kini disepak dan disiksa di wilayah perbatasan Thailand-Myanmar.

“Informasinya, rekan Robiin tergiur iklan lowongan kerja di media online. Saat melamar, langsung disuruh berangkat,” tutur Muhammad Sholihin, rekan sesama mantan anggota DPRD dari PKB, Kamis (10/10/2024).

Karena tergiur dan didorong keinginan untuk bisa mengubah nasib, mantan anggota DPRD dari PKB Periode 2014-2019 ini akhirnya terpedaya dan langsung melamar kerja. Begitu melamar kerja ke alamat sesuai informasi di media online, tiba-tiba langsung dapat balasan untuk segera berangkat.

Begitu diminta suruh berangkat oleh alamat sesuai lowangan kerja, tanpa pikir panjang, Robiin langsung saja berangkat ke Thailand. Dia, kata Sholihin, baru sadar dirinya menjadi korban TPPO setelah sampai di Thailand.

“Itu karena pekerjaan yang dijanjikan pun tidak ada. Di baru sadar telah menjadi korban kejahatan TPPO oleh sindikat internasional,” tutur Sholihin.

Hingga kini, tidak jelas Robiin akan dipekerjakan di sektor apa. Sebab. dia tidak memberi penjelasan lebih jauh, kecuali hanya meminta tolong karena dirinya, bersama 37 WNI lain, disekap di perbatasan Thailand – Myanmar.

Kemlu & Polri Agar Turun Tangan

Sholihin kini tengah mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Polri untuk bertindak cepat menyelamatkan Robiin dan 37 WNI lain yang disekap di perbatasan Thailand – Myanmar.

Hal serupa diharapkan Yuli, istri Robiin. Dia pun mengundang para wartawan untuk menceritakan kronologi suaminya bisa menjadi korban sindikat TPPO di perbatasan Thailand – Myanmar.

“Kami menunggu rekan-rekan media untuk hadir, kami akan memberikan keterangan menyangkut kondisi suami saya (Robiin),” tutur Yuli, dalam undangan kepada media via WhatsApp (WA) yang beredar luas pada Kamis, 10 Oktober 2024 ini.

Yuli menuturkan akan memberi keterangan sekaligus meminta pertolongan kepada pemerintah setelah suaminya, Robiin, menjadi korban trafficking (perdagangan orang) di perbatasan Thailand – Myanmar.

Robiin bersama 37 Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya. Disekap dan menjalani siksaan di sebuah tempat di perbatasan Thailand – Myanmar.

Ini chat melalui WhatsApp (WA) dari Robiin yang mengaku disekap di perbatasan Thailand – Myanmar bersama 37 WNI lainnya:

Isi Pesan Whatsapp

“Pak ketua saya robiin Dr sblm pilihan smp skrg sya Masih tersandera Di Thailand miyanmar tolong suarakan Pak agar pemerintah bisa evakuasi,” demikian bunyi chat Robiin.

“Pak tolong suarakan d dpr to pak saya GA bisa pulang jika pemerintah tdk memberi pertolongan pak,” demikian lanjut Robiin.

“Saya hanya bisa beri info lwat WA krna hp disini ktahuan bisa disika Pak..tolong Pak..pemerintah merespon wni tppo perbatasan Thailand miyanmar,” lanjut Robiin melalui pesan daruratnya tersebut.

“Tolong suarakan kg solihin Kita wis pass g kuat Di siksa,” lanjut Robiin. (yul)

Tags: DPRD Indramayuhuman traffickingmantan anggota dewanperbatasan thailand-myanmar

Related Posts

Dewan Gubernur Bank Indonesia, 21 Oktober 2026.(Foto: Bank Indonesia)

BI-Rate Tetap 5,75%, Perkuat Stabilitas, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Oktober 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% dan suku...

Penyerahan barang rampasan negara dari Kejaksaan Negeri Kota Bandung kepada Pemkot Bandung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Rabu, 21 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kejaksaan Serahkan 6 Unit Properti Kebun Binatang ke Pemkot Bandung

Editor
21 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima penyerahan enam bangunan yang merupakan barang rampasan negara dalam perkara tindak pidana korupsi...

Pembersihan vandalisma di simpang lima Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Vandalisme Bekas Demo di Kota Bandung Dibersihkan

Editor
21 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membersihkan vandalisme di sejumlah titik. Di antaranya di Simpang Lima, Jalan Braga, Pendopo Kota...

Ilustrasi korban kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Oknum Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Pelaku Ditangkap Setelah Ibu Korban Didampingi Anggota DPR

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang oknum dokter di Kota Bandung, Jawa Barat, diduga telah mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 3,5 tahun....

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 16 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa perusuh. Aksi penyerangan...

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa tidak dikenal setelah mengamankan aksi demonstrasi. Massa perusuh tersebut melempari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.