SATUJABAR, BANDUNG–Polda Jawa Barat membenarkan, Taufik Hidayat sempat menginap di hotel dengan wanita lain di tempat penginapan saat aksi penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya YT, terjadi. Kepastian tersebut, setelah rekaman kamera pengawas, CCTV, beredar di media sosial dan menjadi bagian penyelidikan penyidik Polda Jawa Barat.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, memastikan kebenaran rekaman kamera pengawas, CCTV, yang beredar di media sosial, dengan narasi Taufik Hidayat sempat menginap dengan wanita lain di sebuah tempat penginapan. Taufik Hidayat sempat ‘ngamar’ saat aksi penyekapan dan penganiyaan terhadap kekasihnya, YT, wanita berusia 29 tahun, terjadi.
“Iya benar. Itu terjadi di tengah aksi penyekapan dan penganiayaan terhadap YT,” ujar Hendra, dalam keterangannya kepada wartawan, di Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Rabu (01/07/2026).
Hendra mengatakan, rekaman CCTV yang beredar di media sosial tersebut, menjadi bagian dari proses penyelidikan penyidik Polda Jawa Barat. Namun, kebenaran Taufik Hidayat tidak membayar hotel dan meninggalkan teman wanitanya, termasuk membawa kabur ponselnya, masih didalami.
“Untuk yang terkait tidak bayar hotel dan bawa HP masih didalami. Penyidik belum menanyakannya kepada yang bersangkutan,” kata Hendra.
Hendra menjelaskan, saat korban YT di bawah penguasaan dalam penyekapan dan penganiayaan, Taufik Hidayat bermain dengan wanita lain. Wanita teman kencannya yang terekam CCTV, disebutkan berinisial NL, berstatus janda, warga Padasuka, Kota Bandung.
Hendra juga membenarkan, terkait CCTV yang merekam Taufik Hidayat sempat mendatangi Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selain itu, Hendra juga menyebutkan bahwa kedatangan Taufik Hidayat ke rumah dinas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi masih didalami. Bukti CCTV yang merekam aktivitas CCTV di tengah aksi penyekapan dan penganiayaannya terhadap korban YT, sedang didalami penyidik.








