• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

9 Forest Heroes 2026 Diganjar Penghargaan Kemenhut

Editor
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:13
Penghargaan 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 tersebut diserahkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8).(Foto: Humas Kemenhut)

Penghargaan 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 tersebut diserahkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8).(Foto: Humas Kemenhut)

SATUJABAR, JAKARTA— 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 didorong menjadi pusat pembelajaran dan sumber praktik baik pengelolaan hutan berbasis masyarakat untuk direplikasi di berbagai daerah. Penghargaan diberikan atas dedikasi mereka dalam menjaga kelestarian hutan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8).

RelatedPosts

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Satu Jenazah KM Virgo Asal Garut Dipulangkan, 9 Orang Masih Hilang

Tim Densus 88 Polri Geledah Rumah Kontrakan di Antapani Bandung

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, Penghargaan Wana Lestari tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Praktik terbaik yang telah dibuktikan para pejuang hutan di tingkat tapak harus dipelajari, diadopsi, dan direplikasi secara nasional.

“Para pemenang adalah pusat pembelajaran (center of excellence). Saya minta profil dan praktik baik dari para teladan ini didetailkan agar dapat kita pelajari dan replikasi di tempat lain,” tegas Raja Juli Antoni.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan hutan di tingkat tapak harus menjadi penggerak transformasi hutan lestari di seluruh Indonesia. Keberhasilan tersebut setidaknya tercermin melalui tiga ukuran nyata, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, konservasi biodiversitas, serta penurunan emisi karbon.

Sembilan penerima penghargaan tersebut berasal dari tiga skema Perhutanan Sosial, yaitu Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, dan Hutan Adat.

Pada skema Hutan Desa (HD), Terbaik I diraih LPHD Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. Terbaik II diraih Lembaga Desa Wisata Wills Sejahtera, Madiun, Jawa Timur, sedangkan Terbaik III diraih LPHD Mesale, Poso, Sulawesi Tengah.

Pada skema Hutan Kemasyarakatan (HKm), Terbaik I diraih HKm Tuah Sejati, Aceh Besar, Aceh. Terbaik II diraih HKm KTH Satria Mandiri, Cianjur, Jawa Barat, dan Terbaik III diraih HKm Kelompok Tani Cinta Mangrove, Batu Bara, Sumatera Utara.

Sementara pada skema Hutan Adat (HA), Terbaik I diraih Hutan Adat Larangan Mude Ayek Tebat Benawa, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Terbaik II diraih Hutan Adat Ketemenggungan Tae, Sanggau, Kalimantan Barat, dan Terbaik III diraih Hutan Adat Bukit Demulih, Bangli, Bali.

Para penerima penghargaan tersebut menunjukkan beragam praktik pengelolaan hutan berbasis masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia. Mereka tidak hanya menjaga hutan, tetapi juga mengembangkan potensi wilayah dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani mengatakan, para penerima Penghargaan Wana Lestari tidak berhenti sebagai teladan dalam pengelolaan hutan, tetapi akan menjadi tempat belajar bagi kelompok Perhutanan Sosial lainnya melalui sekolah lapang.

“Para penerima Penghargaan Wana Lestari tidak berhenti sebagai pemenang. Praktik baik mereka akan menjadi bahan pembelajaran bagi kelompok Perhutanan Sosial lainnya melalui sekolah lapang, sehingga pengalaman yang telah terbukti di tingkat tapak dapat dipelajari dan dikembangkan di tempat lain,” ujarnya.

Pembelajaran tersebut akan diawali di LPHD Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, penerima Terbaik I kategori Hutan Desa. Para penerima penghargaan dari berbagai daerah akan belajar bersama mengenai praktik pengelolaan hutan sekaligus berbagi pengalaman, inovasi, dan pembelajaran yang telah dikembangkan di wilayah masing-masing.

Dengan pendekatan tersebut, Penghargaan Wana Lestari tidak berhenti sebagai apresiasi tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperluas praktik baik pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Melalui sekolah lapang, praktik-praktik baik para Forest Heroes diharapkan tidak berhenti di lokasi masing-masing, tetapi dapat dipelajari, dikembangkan, dan direplikasi oleh kelompok Perhutanan Sosial lainnya di berbagai daerah.

Tags: 9 Forest Heroes

Related Posts

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA – Peneliti di bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone), dan astrofisika dari berbagai negara akan berkumpul di Yogyakarta...

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Jenazah KM Virgo Asal Garut Dipulangkan, 9 Orang Masih Hilang

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam perairan Laut Jawa, asal Kabupaten Garut,...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tim Densus 88 Polri Geledah Rumah Kontrakan di Antapani Bandung

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah rumah kontrakan di Kota Bandung, Jawa Barat, digeledah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Aksi penggeledahan terkait...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengunjungi salah satu stan dalam acara The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus memperluas akses pasar bagi produk kreatif...

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan, terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Seminar Sangitaloka Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.