• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sudah Jelas! Bandung Terbukti Jadi Episentrum Busana Muslim

Editor
Selasa, 10 Februari 2026 - 06:23
(Foto: Humas Pemkot Bandung)

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Nuansa Islami jelang Ramadan 2026 terasa di area Pendopo Kota Bandung. Pendopo kembali menjadi ruang kelahiran bagi energi kreatif saat gelaran Nooramadan: Cahaya Busana Islami 2026, Senin, 9 Februari 2026.

Acara ini sekaligus menandai peringatan Hari Lahir ke-29 Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) Kota Bandung sebuah tonggak perjalanan panjang dunia fesyen muslim di kota ini.

RelatedPosts

Kenapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos, Ini Penjelasan Menteri Komdigi

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kreatif, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, Bandung memiliki posisi strategis sebagai pusat perkembangan busana muslim nasional.

Ia menyebut Pendopo bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan ruang tumbuhnya ide-ide kreatif yang telah membawa nama Bandung ke panggung global.

“Di tempat inilah banyak gagasan besar lahir. Dunia fesyen Bandung berkembang bukan hanya sebagai industri, tetapi sebagai ekspresi kreativitas yang mendunia,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin, 9 Februari 2026.

Ia mengapresiasi konsistensi IPBM selama hampir tiga dekade dalam menjaga ekosistem kreatif busana muslim.

Menurutnya, para perancang Bandung telah berperan besar membentuk identitas fashion muslim Indonesia yang kini dikenal luas.

Farhan juga mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong Bandung menjadikan fashion sebagai sektor unggulan ekonomi kreatif.

Busana muslim.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Busana muslim.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung, kata dia, siap memperkuat dukungan melalui kolaborasi lintas dinas agar industri ini terus berkembang.

Dalam sambutannya, Farhan mengajak hadirin merefleksikan perjalanan sosial busana muslim.

Ia menyinggung masa ketika penggunaan hijab pernah menghadapi resistensi pada era 1980-an sebuah dinamika yang kini justru melahirkan kebebasan berekspresi dan kematangan industri fashion muslim.

“Fesyen bukan sekadar pakaian. Ia adalah pernyataan identitas dan kebebasan berekspresi. Perjalanan panjang itulah yang membentuk kekuatan ekosistem kita hari ini,” katanya.

Menjelang Ramadan, Farhan juga menyoroti pentingnya siklus produksi busana muslim yang telah menjadi penggerak ekonomi kreatif.

Ia menilai keunggulan Bandung terletak pada desain yang unik dan personal, bukan produksi massal ala “fast fashion”.

Pendekatan desain eksklusif, menurutnya, mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus menjaga karakter kreatif lokal.

Ia pun mengingatkan pentingnya keberlanjutan industri melalui inovasi, termasuk peluang daur ulang untuk menjawab tantangan lingkungan.

Busana muslim.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Busana muslim.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dengan gaya santai yang diselingi humor, Farhan menggambarkan bagaimana fesyen telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang terus tumbuh bagi para perancang.

Menutup sambutannya, Farhan menegaskan komitmen Pemkot Bandung untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi industri busana muslim.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian plakat serta penyerahan jaket rancangan desainer Tura Imara kepada Wali Kota sebagai simbol kolaborasi kreatif.

Perhelatan ini dihadiri para tokoh industri fashion, akademisi, pelaku kreatif, serta mitra pendukung yang turut memperkuat ekosistem busana muslim di Kota Bandung.

Momentum Nooramadan 2026 menjadi penegas bahwa Bandung tidak hanya mengikuti arus tren fesyen muslim, tetapi terus memimpin sebagai pusat kreativitas yang memadukan identitas, budaya, dan nilai ekonomi.

Tags: busana muslimPendopo Kota Bandung

Related Posts

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama anak-anak peserta kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026). Meutya menegaskan bahwa PP Tunas tidak dimaksudkan untuk melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan anak memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks. Foto: Noel/Indonesia.go.id/KPM Komdigi

Kenapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Akses Medsos, Ini Penjelasan Menteri Komdigi

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Kenapa anak di bawah 16 tahun tidak boleh akses media sosial sebelum cukup usianya? Salah satu alasannya...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang digelar di area parkir barat...

DestinAsian Readers' Choice Awards.(Foto: Dok. kemenpar)

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, NUSA DUA - Bali kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan “The Best Island” dalam ajang DestinAsian Readers’ Choice...

Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Plt Kapolrestabes Bandung Kombes Adi Wijaya.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Libur Lebaran 2026: 700 Ribu Wisatawan Siap Serbu Bandung

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Libur panjang Lebaran merupakan salah satu moment melimpahnya kunjungan wisatawan ke Bandung meskipun tidak sebanyak pada pergantian...

menu buka puasa ramadhan 2023 buah kurma,awal ramadhan

Doa Buka Puasa Populer di Kalangan Umat Islam

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Redaksi doa yang populer di sebagian kaum muslimin ketika berbuka shaum adalah sebagai berikut: اَللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ...

BRIN

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar penduduk dunia hidup dengan diabetes,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.