• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 2 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pariwisata Raja Ampat, Marwahnya Harus Dijaga

Editor
Selasa, 12 Mei 2026 - 07:11
Pariwisata Raja Ampat.(Dok. Humas Kemenpar)

Pariwisata Raja Ampat.(Dok. Humas Kemenpar)

Pariwisata Raja Ampat harus dijaga sebagai destinasi high quality sustainable tourism, kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

SATUJABAR, SORONG – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) Raja Ampat 2024–2044.

RelatedPosts

Siapa Bakal Melenggang ke Babak Final Sirnas A Jawa Barat 2026?

FIFA ASEAN CUP 2026: Indonesia Bisa Juara di Final 5 Oktober Mendatang

Disetujui DPR Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Segera Dilantik Presiden

Menteri Pariwisata Widiyanti dalam rapat Forum Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di Hotel Aston Sorong, Senin 11 Mei 2026, mengatakan pertemuan ini bertujuan menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kedaulatan pariwisata berkualitas sebagai arah besar pengembangan pariwisata Raja Ampat.

“RIDPN merupakan panduan bersama agar pembangunan pariwisata Raja Ampat berjalan terarah, terpadu, dan tetap setia pada visi besarnya. Kita ingin menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi geopark kepulauan berkualitas yang berbasis konservasi, pemberdayaan masyarakat, dan berkelanjutan,” ujar Menpar Widiyanti.

Menpar mengatakan bahwa koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan. Mulai dari ancaman aktivitas ekstraktif hingga pengelolaan daya dukung lingkungan.

“Pesan kami sangat jelas, Raja Ampat harus dijaga sebagai destinasi high quality sustainable tourism. Industri pariwisata di sini tidak boleh bersifat ekstraktif maupun eksploitatif yang mengorbankan alam,” tegasnya.

Dari hasil evaluasi lapangan, Menteri Pariwisata mengidentifikasi beberapa titik krusial yang memerlukan intervensi bersama. Di antaranya pengendalian aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem laut serta penataan lalu lintas kapal wisata.

Pemerintah saat ini tengah mengkaji penambahan mooring buoy (pelampung tambat) sebagai solusi mitigasi utama untuk mencegah kerusakan terumbu karang akibat penggunaan jangkar kapal.

“Penambahan mooring buoy ini memerlukan komitmen pemerintah daerah untuk mengelolanya secara berkelanjutan setelah terpasang nanti,” jelas Widiyanti.

Selain itu, Menteri Pariwisata menyoroti isu manajemen daya dukung (carrying capacity) dan risiko overtourism. Ia mengungkapkan bahwa rencana penambahan frekuensi penerbangan ke Sorong guna meningkatkan devisa sering kali berbenturan dengan batas kemampuan alam dalam menerima wisatawan.

Menpar mengingatkan bahwa status Raja Ampat sebagai “Surga Terakhir di Bumi” membawa tanggung jawab besar bagi aparatur pemerintah untuk mengedepankan etika lingkungan di atas keuntungan ekonomi jangka pendek.

“Pariwisata berkualitas bukan sekadar jumlah kunjungan, melainkan tentang keamanan, kebersihan, aksesibilitas, layanan, hingga rasa hormat terhadap manusia dan alam,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan bahwa Raja Ampat merupakan satu dari sedikit tempat di dunia yang menyandang dua gelar UNESCO sekaligus, yakni Global Geopark dan Biosphere Reserve. Raja Ampat juga sukses mempertahankan status Platinum Blue Park 2024 dari Marine Conservation Institute.

“Keistimewaan ini menjadikan Papua Barat Daya sebagai laboratorium hidup pariwisata berkelanjutan kelas dunia yang tidak tertandingi,” kata Nausrau.

Meski demikian, Nausrau juga memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi pelaku industri lokal. Seperti keterbatasan kompetensi SDM, kurangnya jadwal feri rute Sorong–Waisai, serta belum adanya transportasi antar pulau yang teratur dengan tarif terjangkau. Ia juga menyoroti kurangnya pemanfaatan layanan internet berbasis satelit untuk memperkuat konektivitas di pulau-pulau terpencil.

Nausrau juga mendorong penguatan pendampingan dari Kementerian Pariwisata dalam proses revalidasi Raja Ampat oleh tim asesor UNESCO yang dijadwalkan pada Agustus 2026.

“Revalidasi ini sangat menentukan apakah status UNESCO Raja Ampat akan dipertahankan, ditingkatkan, atau justru dicabut,” tuturnya.

Selain agenda pertemuan, Menpar Widiyanti juga meninjau Pelabuhan Usaha Mina yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Marina/Jetty Sorong.

Turut mendampingi Menpar dalam kunjungan ini, Adyatama Ahli Utama Bidang Industri dan Investasi, Rizki Handayani; Adyatama Ahli Utama Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Media, Apni Jaya Putra; Staf Khusus Menteri Bidang Kajian Strategis, Ines Lius; serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II, Dwi Marhen Yono.

Tags: Kementerian Pariwisatamenteri pariwisataPariwisata Raja AmpatWidiyanti Putri Wardhana

Related Posts

Suasana di GOR Pajajaran pada babak 16 besar dan 8 besar Sirnas A Jawa Barat 2026, Kamis 1 Oktober 2026.(Foto: Satujabar.com)

Siapa Bakal Melenggang ke Babak Final Sirnas A Jawa Barat 2026?

Editor
2 Oktober 2026

BANDUNG  – Gelaran bulutangkis bergengsi HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta,...

FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto:Istimewa).

FIFA ASEAN CUP 2026: Indonesia Bisa Juara di Final 5 Oktober Mendatang

Editor
2 Oktober 2026

BANDUNG – FIFA ASEAN CUP 2026 menuju babak akhir. Indonesia melaju ke partai final setelah kemenangan dramatis atas Bangladesh 9-2....

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.(Foto:TV Parlemen).

Disetujui DPR Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Segera Dilantik Presiden

Editor
1 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--DPR RI resmi menyetujui penunjukan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Presiden...

inflasi sumedang,inflasi jabar november 2024,inflasi desember 2024,inflasi kota bandung

Inflasi September 2026 Sebesar 3,28 Persen Y-O-Y

Editor
1 Oktober 2026

JAKARTA – Inflasi September 2026 year-on-year (y-on-y) sebesar 3,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,31. Menurut data Badan...

HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di dua lokasi, yakni GOR Bandung (Jalan Jakarta) dan GOR Pajajaran, memasuki hari keempat pada Kamis (1/10/2026).(Foto: Satujabar.com)

Persaingan Makin Sengit, Sirnas A Jawa Barat 2026 Memasuki Babak 16 Besar dan Perempat Final

Editor
1 Oktober 2026

BANDUNG — Gelaran kejuaraan bulu tangkis HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat 2026 yang berlangsung di dua lokasi, yakni...

Indonesia kembali menambah pundi medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini diukir atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma dengan catatan waktu 6,062 detik.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Asian Games 2026: Desak Made Rita Sumbang Emas ke-4 Indonesia

Editor
30 September 2026

JAKARTA – Asian Games 2026 belum berakhir. Masih ada harapan bagi Indonesia untuk terus bergerak naik. Indonesia kembali menambah pundi-pundi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.