• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

SPK Fiktif Kemenperin, Tak Akan Ada Pembayaran

Editor
Selasa, 11 Februari 2025 - 06:13
Jubir Kemenperin terkait investasi Apple, spk fiktif,TKDN apple

Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif.

BANDUNG – SPK fiktif Kemenperin menjadi perhatian serius jajaran kementerian untuk senantiasa berhati-hati mengawal kasus tersebut.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa mereka tidak akan membayar dana yang telah diberikan oleh vendor kepada oknum mantan Aparat Sipil Negara (ASN) berinisial LHS, maupun dana yang digunakan untuk kegiatan yang didasarkan pada Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif. LHS, yang sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Direktorat Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kemenperin, dicopot dari jabatannya karena diduga menerbitkan SPK fiktif.

RelatedPosts

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Pertama, dana yang diberikan oleh vendor kepada LHS atau yang digunakan untuk kegiatan berbasis SPK fiktif tidak sah. Kedua, kesalahan vendor yang tidak cermat dalam mempelajari keabsahan SPK tersebut turut menyebabkan kerugian bagi mereka.

“Apabila Kemenperin membayar dana yang keluar berdasarkan SPK fiktif dengan menggunakan anggaran tahun 2025, itu berarti anggaran tersebut digunakan tidak sesuai peruntukkannya, dan bisa dianggap sebagai perbuatan melawan hukum, bahkan berindikasi tindak pidana korupsi. Kami tidak ingin melanggar hukum atau melakukan korupsi hanya demi membayar vendor-vendor tersebut. Kami antikorupsi!” tegas Febri yang sebelumnya merupakan aktivis antikorupsi.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menurut Febri, tidak terpengaruh oleh tekanan atau gertakan dari pihak-pihak tertentu yang meminta Kemenperin untuk membayar dana tersebut. Menperin, yang pertama kali mengungkapkan masalah ini melalui konferensi pers pada 6 Mei 2024, berkomitmen untuk melakukan bersih-bersih di internal Kemenperin agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Menperin memandang kejadian ini sebagai kesempatan untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan anggaran di Kemenperin. Semua pelaksana anggaran, termasuk PPK, harus bekerja sesuai dengan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) yang berlaku,” ujar Febri.

Kemenperin juga menyatakan akan melaporkan kasus dugaan SPK fiktif ke aparat penegak hukum pada 11 Februari 2025 dan meminta agar kasus ini segera diusut tuntas. “Kami berharap proses hukum berjalan cepat, untuk memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak terkait,” tegasnya.

LHS, yang telah diberhentikan dari jabatannya pada 15 Februari 2024, diketahui telah menerbitkan 21 SPK fiktif dengan total nilai lebih dari Rp4,325 miliar setelah dicopot. Kemenperin memegang bukti penyerahan dana dari beberapa vendor kepada LHS, yang diduga digunakan sebagai biaya operasional untuk kegiatan yang tidak sah.

“Pemberian dana oleh vendor kepada PPK atau ASN merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi sebagai tindak penyuapan. Kami memegang bukti kuat terkait hal ini,” ungkap Febri melalui keterangan resmi.

LHS yang kini berstatus tersangka dan telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO), juga mengajukan gugatan terhadap beberapa pejabat Kemenperin atas pemberhentiannya yang dianggap tidak sah. Selain itu, istri LHS yang bekerja sebagai ASN di Kemenperin juga sedang dipertimbangkan untuk mendapatkan hukuman disiplin lebih lanjut setelah sebelumnya dikenakan penurunan pangkat.

Kemenperin menegaskan komitmennya untuk memastikan semua proses dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, serta memperkuat sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik serupa di masa depan.

Tags: kemenperinKementerian Perindustrian

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas jaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi. Keempat pelaku...

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media di Bali yang didaftarkan di...

Face Recognition di Stasiun Kereta Api.(Foto: Humas KAI)

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Presiden mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedubes Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/07/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Sambangi Kedubes Qatar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani....

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Selaras Arah Transformasi Danantara, Jasa Marga Kokohkan Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan....

Ilustrasi debt collector mengadang pengendara sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal Sepeda Motor Modus Jadi Debt Collector di Bandung, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban aksi begal berpura-pura sebagai penagih utang,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat