• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sidang Lanjutan Praperadilan Pegi Setiawan Hadirkan Saksi Ahli Hukum Pidana

Editor
Rabu, 03 Juli 2024 - 08:22
Hakim tunggal, Eman Sulaeman, memimpin sidang lanjutan gugatan praperadilan Pegi Setiawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.(Foto:Istimewa).

Hakim tunggal, Eman Sulaeman, memimpin sidang lanjutan gugatan praperadilan Pegi Setiawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Pengadilan Negeri (PN) Bandung, kembali menggelar sidang lanjutan gugatan praperadilan Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky, Rabu (03/07/2024).

Agenda sidang pemeriksaan saksi-saksi, salah satunya saksi yang dihadirkan adalah saksi ahli hukum pidana dari Universitas Jayabaya, Jakarta, Prof. Suhandi Cahaya

RelatedPosts

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Saat dihadirkan dalam sidang lanjutan gugatan praperadilan Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan di PN Bandung, Suhandi Cahaya sebagai saksi ahli hukum pidana, langsung diberondong pertanyaan dari tim kuasa hukum Pegi Setiawan dan hakim tunggal, Eman Sulaeman.

Pertanyaan terkait dengan penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky, yang terjadi di Cirebon, pada 27 Agustus 2016 silam.

Hakim tunggal, Eman Sulaeman, bertanya terkait penetapan tersangka, apakah cukup dengan saksi dan ahli. Dijawab Suhandi, apa yang diterangkan oleh saksi dan ahli, itu belum cukup dan seharusnya ada alat bukti lain untuk bisa menetapkan statua tersangka.

Hakim melanjutkan pertanyaan kepada saksi ahli, apakah dalam menetapkan status tersangka seseorang, harus ada dua alat bukti. Selain itu, dua alat bukti tersebut, apakah ditinjau dari segi kualitas atau kuantitasnya.

Pertanyaan hakim dijawab Suhandi, harus mencakup dua-duanya, kualitas dan kuantitas, serta harus betul-betul memiliki koneksi dengan apa yang telah dilakukan tersangka dan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik.

Hakim juga bertanya terkait prosedur penerbitan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka. Dijawab Suhandi, untuk penetapan tersangka harus ada pemanggilan terlebih dahulu minimal dua kali sebagai aturan dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana)

“Ya, harus ada pemanggilan minimum dua kali sesuai aturan yang tertuang dalam KUHAP. Setelah itu, jika tidak ada datang, maka kewenangan dari penyidik bisa menjemput tersangka,” jawab Suhandi.

Lima Saksi Lain

Selain Suhandi sebagai saksi ahli hukum pidana, lima saksi lainnya dihadirkan oleh tim kuasa hukum Pegi Setiawan dalam persidangan.

Kelima saksi yang dimintai keterangannya dalam persidangan, masing-masing, paman Pegi, Sumarsono alias Bondol, teman dekat Pegi di Cirebon tahun 2015, Dede Kurniawan, Liga Akbar sebagai saksi di lokasi kejadian, dan Agus beserta istri, selaku pemilik rumah di Bandung, proyek yang dibangun ayah Pegi.

Saat pemeriksaan saksi teman dekat Pegi, Dede Kurniawan, tim hukum Polda Jabar, sempat mengajukan pertanyaan terkait nama lain Pegi Setiawan. Dijawab Dede Kurniawan, mengetahui ada panggilan Pegog, yang diketahui dari lingkungan teman-temannya.

Sementara itu, tim kuasa hukum Pegi Setiawan merasa keberatan dengan pertanyaan yang diajukan tim hukum dari Polda Jabar kepada saksi. Tim hukum Polda Jabar dinilai telah mengarahkan pertanyaan kepada saksi, yang terkesan menginterogasi saksi bukan bertanya.

Tags: jayabayapegi setiawanPN Bandungpolda jabar

Related Posts

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Selasa 3/11/2026 Senilai Rp 2.541.000 Per Gram

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Selasa 3/11/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.541.000 per gram...

Ilustrasi angin puting beliung.(Foto:Istimewa).

Puting Beliung Terjang Subang, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, SUBANG--Angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Angin puting beliung yang diawalai hujan deras tersebut, mengkibatkan puluhan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.