• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 6 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Ricuh

Editor
Rabu, 06 Mei 2026 - 07:01
Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu.(Foto:Istimewa).

Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ricuh. Pihak keluarga korban meluapkan kemarahan di ruang sidang meminta kedua terdakwa pembunuhan, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, tidak terus dibela.

Kericuhan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga yang digelar di Pengadilan Negeri Indramayu, Rabu (06/05/2026), terjadi saat perwakilan keluarga berteriak meminta kedua terdakwa pembunuhan, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, tidak terus dibela. Bahkan, keluarga Aman Yani, orang yang dituduh kedua terdakwa sebagai pelaku pembunuhan sesungguhnya, juga ikut meluapkan kemarahan di ruang sidang.

RelatedPosts

Marbot Masjid Ditemukan Tewas Penuh Luka di Purwakarta

Bupati Garut Soroti Pajak Hotel dan Restoran

BRIN Gelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan

Mereka berteriak, tidak terima Aman Yani terus dituduh tanpa bukti. Terlebih, Aman Yani sudah menghilang sejak 2016 dan keluarga tidak mengetahui keberadaannya.

“Aman Yani tidak pernah melakukan itu. Aman Yani tidak terlibat, Aman Yani sudah hilang bertahun-tahun, jangan terus-menerus menyebut nama Aman Yani yang melakukan pembunuhan,” teriak keluarga Aman Yani.

Kericuhan bermula saat kuasa hukum terdakwa, Toni RM, memberi pertanyaan kepada saksi ahli forensik yang dihadirkan dalam persidangan. Toni RM, menanyakan, terkait meterangan yang tidak sesuai antara hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan hasil otopsi forensik rumah sakit.

Perbedaan yang dipertanyakan, terkait titik pasti luka di bagian kepala korban. Tiba-tiba, dari arah bangku pengunjung sidang, keluarga korban berteriak, agar kedua terdakwa pembunuhan jangan terus dibela.

Majelis hakim sempat memberikan peringatan, minta pengunjung sidang tenang dan tidak mengganggu jalannya persidangan. Saat sidang dilanjutkan, keluarga korban kembali berteriak hingga kericuhan terjadi di depan majelis hakim.

Keluarga meluapkan kemarahan kepada terdakwa agar tidak terus mengelak. Terdakwa diminta mengakui perbuatannya tidak melimpahkan dengan menuduh pihak lain, tanpa disertai bukti-bukti yang kuat.

Kuasa hukum korban, Hery Reang, menilai kubu terdakwa dianggap berbelit-belit atas saksi yang dihadirkan, sehingga memicu kemarahan keluarga korban. Ahli forensik yang dihadirkan sudah tegas menjelaskan, penyebab utama meninggalnya para korban karena luka hantaman benda tumpul.

Hery mengungkapkan, terkait perbedaan titik luka yang diprotes kuasa hukum terdakwa, seharusnya tidak perlu diperdebatkan, karena bagian tubuh yang luka itu masih sama, yakni pada bagian kepala. Alat yang digunakan untuk membunuh juga sama, yakni benda tumpul yang diduga palu.

“Pembunuh tetap pembunuh, tidak boleh dibela, tidak boleh dibiarkan di muka bumi Indonesia. Mau lukanya di sini mau di situ, pembunuh tetap pembunuh,” ungkap Hery.

Kericuhan membuat sidang beberapa kali diskor oleh majelis hakim, dan dilanjutkan setelah situasi kondusif. Sidang ditutup majelis hakim, dan akan kembali dilanjutkan, Rabu (13/05/2026), pekan depan.

Tags: jawa baratkabupaten indramayuPengadilan Negeri IndramayuSidang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Ricuh

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Marbot Masjid Ditemukan Tewas Penuh Luka di Purwakarta

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Seorang marbot masjid ditemukan tewas penuh luka di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Korban yang temukan di halaman masjid, diduga...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kabupaten Garut))

Bupati Garut Soroti Pajak Hotel dan Restoran

Editor
6 Agustus 2026

Bupati Garut menyoroti besarnya potensi penerimaan daerah dari sektor pajak hotel dan restoran seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi...

BRIN, Minyak kayu putih

BRIN Gelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional menggelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan pada Kamis...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Aset Industri Keuangan Syariah Tahun 2025 Capai Rp3.131,02 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Editor
6 Agustus 2026

Aset industri keuangan syariah nasional pada tahun 2025 mencapai Rp3.131,02 triliun terdiri dari aset perbankan syariah Rp1.067,73 triliun aset pasar...

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton.(Foto:Istimewa).

Kasus Penebangan Pohon di Kota Bandung, Polisi Belum Terima Laporan

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polrestabes Bandung, Jawa Barat, belum menerima laporan terkait kasus penebangan pohon di Jalan LL. RE. Martadinata (Jalan Riau), Kota...

Ilustrasi korban tindak kekerasan.(Foto:Istimewa).

Anak Pejabat di Lampung Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Bandung

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Anak pejabat di Lampung ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan di Kota Bandung, Jawa Barat. Pelaku dilaporkan korban, yang merupakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat