• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sempat Terjadi Kelangkaan, Pertamina Tambah Pasokan 70 Persen Biosolar Nelayan di Subang

Editor
Jumat, 25 Oktober 2024 - 04:10
Sempat Terjadi Kelangkaan, Pertamina Tambah Pasokan 70 Persen Biosolar Nelayan di Subang

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga telah melakukan koordinasi dengan Fuel Terminal Cikampek untuk memprioritaskan pengiriman Biosolar ke SPBUN 38.41213 Blanakan. (Dok. Istimewa)

Sempat terjadinya aksi demonstrasi yang berujung kericuhan yang terjadi di SPBUN 38.41213 pada Kamis (24/10) pukul 09.00 pagi.

SATUJABAR, SUBANG — Pertamina Regional Jawa Bagian Barat menambah pasokan Biosolar hingga 70 persen untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) 38.41213 Blanakan, Kabupaten Subang. Saat ini, kebutuhan BBM nelayan meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas melaut oleh Kelompok Nelayan Blanakan, dan sempat terjadi kelangkaan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan mengatakan, berdasarkan realisasi konsumsi Biosolar untuk nelayan di wilayah Blanakan bulan Oktober 2024, alokasi telah terserap penuh di pekan ke-tiga.

RelatedPosts

Penumpang Angkutan Udara Domestik dan Internasional Turun September 2026

Indeks Harga Produsen Umum 9 Sektor Triwulan III-2026 Naik 1,50 Persen

Luas Panen Jagung Pipilan September 2026 Turun 3,59 Persen

“Realisasi Biosolar bulan Oktober 2024 untuk SPBUN 38.41213 Blanakan telah terserap sepenuhnya di pekan ke-tiga Oktober dari total alokasi yang telah ditentukan untuk 1 bulan. Sedangkan alokasi yang diberikan untuk SPBUN Blanakan ini merupakan angka yang ditetapkan berdasarkan realisasi rata-rata selama periode Januari s.d September 2024 dan evaluasi dari kebutuhan di lapangan,” paparnya.

Kendati demikian, dia menjelaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk menyalurkan BBM jenis Biosolar kepada masyarakat sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah di tengah peningkatan konsumsi Biosolar di bulan Oktober 2024.

Selain itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk terus menyalurkan Biosolar demi memenuhi kebutuhan nelayan. Hal ini dilakukan dengan mengevaluasi kebutuhan, realisasi per bulan, hingga dibandingkan dengan alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah hingga akhir tahun. Seluruh proses ini dilakukan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Dia menambahkan, sesuai prosedur, pihak SPBUN telah mengajukan permohonan penambahan alokasi Biosolar pada tanggal 22 Oktober 2024 dan telah disetujui sehingga saat ini sudah diproses untuk penambahan alokasi bulan berjalan sebesar 70 persen dari alokasi normal.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga telah melakukan koordinasi dengan Fuel Terminal Cikampek untuk memprioritaskan pengiriman Biosolar ke SPBUN 38.41213 Blanakan.

Oleh karena itu, pihaknya menyayangkan, sempat terjadinya aksi demonstrasi yang berujung kericuhan yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) 38.41213 pada Kamis (24/10) pukul 09.00 pagi.

“Per Kamis (24/10) pukul 17.15 WIB sore kemarin, truk tangki yang mengangkut Biosolar telah tiba di SPBUN 38.41213 Blanakan dan segera melakukan proses bongkar dan kemudian langsung dilakukan pelayanan ke konsumen nelayan. Pertamina berharap, agar penyaluran Biosolar untuk nelayan wilayah Blanakan, Subang dapat berjalan dengan kondusif,” ucap Eko. (yul)

Tags: biosolahnelayan blanakanpertamina

Related Posts

Pesawat jet Garuda Indonesia di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Penumpang Angkutan Udara Domestik dan Internasional Turun September 2026

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Penumpang angkutan udara domestik turun 12,81 persen menjadi 4,2 juta orang pada September 2026. Sementara itu penumpang internasional...

sentra keramik

Indeks Harga Produsen Umum 9 Sektor Triwulan III-2026 Naik 1,50 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA- Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor pada triwulan III-2026 naik 1,50 persen terhadap triwulan II-2026 (q-to-q) dan naik...

sumber bahan pangan jagung.(Image: Pixabay)

Luas Panen Jagung Pipilan September 2026 Turun 3,59 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Luas panen jagung pipilan pada September 2026 mencapai 0,21 juta hektare, mengalami penurunan seluas 0,01 juta hektare atau...

Turis asing atau wisman menikmati keindahan Bromo.(Foto: Dok. Kemenpar)

Kunjungan Wisman di Indonesia September 2026 Turun 10,79 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Kunjungan wisman di Indonesia September 2026, mencapai 1,43 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 10,79 persen dibandingkan Agustus...

Industri pengolahan.(Foto: Dok. Kemenkeu)

HPB Umum Nasional Oktober 2026 Naik 7 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARYA - Oktober 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 7,00 persen terhadap...

Panen padi serentak

Luas Panen Padi September 2026 Turun 19,40 Persen

Editor
2 November 2026

JAKARTA - Luas panen padi September 2026 sebesar 0,91 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,22 juta hektare atau 19,40 persen...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.