• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Semangat Jaipong di Pendopo Garut: Ketika Tari Menjadi Jembatan Warisan Budaya

Editor
Rabu, 28 Mei 2025 - 06:37
Penari Jaipong, budaya sunda, tari

Penari Jaipong.(Foto: Dok. Humas Pemkab Garut)

Senin pagi yang cerah di Garut, alunan kendang dan suling mengisi udara di sekitar Gedung Pendopo Kabupaten. Suara gamelan mengiringi derap langkah para penari muda yang mengenakan kebaya cerah dan selendang warna-warni. Di balik sorot mata mereka yang penuh semangat, ada harapan untuk membawa warisan leluhur tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah.

Hari itu, 26 Mei 2025, menjadi momen istimewa bagi seni tari tradisional Sunda. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut secara resmi membuka kegiatan Pasanggiri Jaipong, sebuah ajang kompetisi dan unjuk kemampuan para pelajar dan seniman muda dalam seni tari Jaipong. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Disparbud Garut, Luna Aviantrini.

RelatedPosts

Guyub Warga Ngagogo Lauk di Kolam Masjid Al Kamil Pemkab Sumedang

Wali Kota Bogor Hadiri Lebaran Golok, Ingatkan Makna Filosofisnya

Saat Bupati Sumedang Temui Keluarga Pewakaf Masjid Agung Sumedang

Dengan senyum hangat dan mata yang berbinar, Luna berdiri di hadapan peserta dan tamu undangan. “Ini suatu hal yang luar biasa bagi kita,” ucapnya penuh haru, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini.

Bagi Luna, Pasanggiri Jaipong bukan sekadar lomba. Ini adalah bentuk perlawanan lembut terhadap derasnya arus budaya global yang seringkali membuat budaya lokal tergeser. Jaipong, yang lahir dari kearifan lokal Sunda, harus tetap hidup dan berkembang. “Ini adalah bentuk nyata kecintaan kita terhadap seni Sunda,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Melalui kegiatan ini, Luna berharap generasi muda Garut bisa terus mencintai budayanya sendiri—bukan hanya sebagai penonton, tapi juga sebagai pelaku. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang yang penting untuk menumbuhkan semangat berkesenian sejak dini, sekaligus menghasilkan rekomendasi untuk penguatan program seni dan budaya di sekolah-sekolah.

“Semoga Pasanggiri ini terus berlanjut, semakin maju, eksis, dan mampu melahirkan pemikiran-pemikiran luar biasa,” pungkas Luna. Ia juga berharap, kegiatan budaya seperti ini bisa menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pelestarian dan pemanfaatan kekayaan budaya.

Hari itu, bukan hanya para penari yang menari. Tapi juga harapan, kebanggaan, dan semangat untuk menjaga jati diri. Di atas panggung jaipong, Garut tak sekadar mempertontonkan gerakan, tapi juga memperjuangkan warisan budaya agar tak pudar oleh waktu.

Sumber: Pemkab Garut, Diolah

Tags: disbudpardisparbudgarutjaipong

Related Posts

Ngagogo Lauk di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Guyub Warga Ngagogo Lauk di Kolam Masjid Al Kamil Pemkab Sumedang

Editor
16 April 2026

Kali ini, warga sangat antusias memenuhi Kolam Masjid Al Kamil di Kompleks Pemkab Sumedang karena ada acara Ngagogo Lauk memperingati...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Hadiri Lebaran Golok, Ingatkan Makna Filosofisnya

Editor
14 April 2026

SATUJABAR, BOGOR – Budaya Indonesia kaya akan karya benda dan tak benda. Salah satunya adalah golok. Bagai sebagian masyarakat Indonesia,...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Halal Bihalal Paguyuban Rudayan Dewi Aisyah Ahmad Suriahkusumah Sumedang (PRUDAAS) di Gedung Negara, Sabtu (11/04/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Saat Bupati Sumedang Temui Keluarga Pewakaf Masjid Agung Sumedang

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Halal Bihalal Paguyuban Rudayan Dewi Aisyah Ahmad Suriahkusumah Sumedang (PRUDAAS) di...

Festival Seni Budaya dan Wisata Sayang Heulang.‎(Foto: Ridwan Nur Faozan & Muhammad Sofyan Fauzi/ Diskominfo Kab. Garut)

Kreativitas Pemuda Garut di Festival Seni Budaya Sayang Heulang

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, GARUT – Sentuhan tangan para pemuda di Garut Selatan (Garut Selatan Creative) sukses memadukan pesona alam Pantai Sayang Heulang...

Jabar Book Fair 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bedah Buku ‘Mengenal Bandung Lebih Dekat’ di Jabar Book Fair 2026

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung kembali menghadirkan kegiatan literasi menarik melalui acara bedah buku bertajuk...

Prasasti Damalung

Berabad-abad, Arca Shiva, Prasasti Damalung, Al Qur’an Teuku Umar Kembali Ke Tanah Air

Editor
8 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia kembali memulangkan warisan budaya bersejarah dari luar negeri. Dua artefak penting, yakni Arca Shiva abad...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.