• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

SEABEF 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Events

Editor
Kamis, 30 Juli 2026 - 11:27
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di acara Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 Rabu 29 Juli 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di acara Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 Rabu 29 Juli 2026.(Foto: Humas Kemenpar)

SATUJABAR, JAKARTA — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan penyelenggaraan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat penyelenggaraan business events atau industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan di kawasan ASEAN.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Saat pembukaan SEABEF 2026 di Jakarta, Rabu (29/7/2026)

RelatedPosts

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

SEABEF menjadi wadah kolaborasi strategis yang mempertemukan pemerintah, asosiasi internasional, pelaku industri, akademisi, dan media untuk membahas arah pengembangan industri business events di Asia Tenggara sekaligus memperkuat sinergi regional dalam menghadapi dinamika industri global.

Saat membuka SEABEF 2026 di Jakarta, Rabu (29/7/2026), Menpar Widiyanti mengatakan industri business events memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Menurutnya, penyelenggaraan events kini telah berkembang menjadi katalis bagi investasi, inovasi, transfer pengetahuan, serta penciptaan nilai tambah bagi berbagai sektor.

Sektor MICE sendiri merupakan salah satu segmen terbesar dalam industri manajemen acara global. Pada 2024, sektor ini menguasai sekitar 30,75 persen pangsa pendapatan industri dengan nilai pasar yang diperkirakan mendekati 1,2 triliun dolar AS.

“Harapannya, Indonesia semakin memperkuat perannya sebagai pusat business events di kawasan ASEAN sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan bernilai tambah tinggi,” kata Menpar melalui keterangan resmi.

Selama dua hari pelaksanaan, SEABEF 2026 mengangkat berbagai isu strategis yang menjadi perhatian industri, mulai dari harmonisasi kebijakan events di ASEAN, pengembangan destinasi yang kompetitif dan berkelanjutan, transformasi industri melalui teknologi dan kecerdasan artifisial (AI), pengembangan sport and entertainment events, penguatan talenta industri, hingga strategi memenangkan bidding penyelenggaraan event internasional.

Untuk pertama kalinya, SEABEF diselenggarakan secara bersamaan dengan Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026 yang berlangsung pada 28–31 Juli 2026. IBEM merupakan platform bisnis yang mempertemukan pelaku industri MICE dari dalam dan luar negeri guna memperluas jejaring, membangun kemitraan, dan menciptakan peluang bisnis baru.

Selama empat hari penyelenggaraan, IBEM menghadirkan 98 peserta pameran dari sektor MICE dan pariwisata, serta mempertemukan mereka dengan 220 hosted buyers dari berbagai negara. Agenda ini juga dilengkapi rangkaian business matching (B2B Meetings) melalui Paviliun Indonesia yang dirancang untuk mendorong kolaborasi sekaligus meningkatkan transaksi bisnis.

Berdasarkan proyeksi penyelenggaraan dan asumsi tingkat konversi hasil business matching, potensi nilai transaksi bisnis IBEM 2026 diperkirakan berada pada kisaran Rp334 miliar dalam skenario optimis.

“Sinergi kedua agenda ini diharapkan mampu memperluas peluang kemitraan, memperkuat ekosistem business events Indonesia, serta meningkatkan kolaborasi strategis antara pemerintah, asosiasi, dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan industri MICE nasional,” kata Menpar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi langkah konkret Kementerian Pariwisata dalam memperkuat ekosistem MICE nasional melalui penyelenggaraan SEABEF 2026 yang diharapkan dapat melahirkan berbagai penyederhanaan kebijakan atau regulasi, standar, hingga percepatan investasi.

Airlangga menyebutkan bahwa sektor pariwisata yang didukung oleh penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman menjadi motor utama dengan pertumbuhan mencapai 13,14 persen. Selain itu, pada bulan Mei 2026, Indonesia berhasil menyambut 1,38 juta wisatawan mancanegara dan mencatatkan sekitar 106 juta perjalanan wisata nusantara, yang mana kedua angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Fondasi ini memposisikan Indonesia dengan baik untuk menjadi pusat MICE global, khususnya seiring dengan pergeseran pasar menuju bisnis dan hiburan (bleisure),” ujar Airlangga.

Airlangga mengusulkan beberapa strategi untuk membangun Indonesia sebagai pusat MICE diantaranya mengintegrasikan bisnis dan rekreasi dengan memanfaatkan destinasi utama seperti Borobudur, Prambanan, Garuda Wisma Kencana, Taman Nasional Komodo, Danau Toba, dan destinasi menjanjikan lainnya.

Kemudian, memanfaatkan AI, memaksimalkan potensi wisata lainnya seperti wisata olahraga dan religi, meningkatkan konektivitas, serta subsidi pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata dan kolaborasi lintas kementerian/lembaga.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, mengatakan penyelenggaraan SEABEF 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi business events berkelas dunia.

Menurut Hafiz, penyelenggaraan SEABEF yang beriringan dengan IBEM menjadi momentum penting untuk mempertemukan para pemangku kepentingan industri, memperluas jejaring internasional, serta menghasilkan kolaborasi yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi business events unggulan di kawasan ASEAN.

“Kolaborasi antara SEABEF dan IBEM menjadi momentum untuk mempertemukan para pemangku kepentingan industri, memperluas jejaring internasional, serta menghasilkan kerja sama yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi business events unggulan di kawasan ASEAN,” kata Hafiz.

SEABEF 2026 menghadirkan pembicara nasional dan internasional, di antaranya Mohammed Hafez Marican dari Singapore Tourism Board, Stephan Wurzinger dari MCI Group, Waikin Wong dari International Congress and Convention Association (ICCA), dan Vivien Oh dari Resorts World Sentosa Singapore.

Hadir pula pembicara Hosea Andreas Runkat dari Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Carla Budiarto dari ASEAN Secretariat, Andro Rohmana dari Backstagers, Budhi Sarwiadi dari SC Borobudur Marathon, serta sejumlah pemangku kepentingan industri business events dari berbagai negara.

Tags: MenparSEABEF 2026

Related Posts

Pemuda di Sukabumi Diringkus Polisi Setelah Terlibat Aksi Pengeroyokan dan Pembacokan

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Bandung Barat Bacok Pengemudi Ojol

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Insiden berdarah melukai seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban dibacok pelaku yang tidak...

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma'ruffi menunjukan barang bukti pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, obat keras, hingga minuman keras.(Foto:Istimewa).

Pengedar Sabu di Sumedang Ditangkap, Modus Mengaku Polisi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang pengedar narkoba jenis sabu beroperasi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam menjakankan bisnis haramnya, pelaku...

Klarifikasi dokter jaga Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengla, atas tuduhan menolak pasien viral di media sosial.(Foto:Istimewa).

Puskemas Bantarujeg Majalalengka Dituduh Tolak Pasien, Dokter Klarifikasi

Editor
2 November 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Heboh di media sosial, rekaman video seorang pasien yang dinarasikan ditolak berobat di Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat....

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

Kunjungan Wisman ke Jabar September 2026 Turun

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada September 2026 tercatat sebanyak 305 kunjungan, atau turun...

Pelayanan peti kemas di Pelabuhan Patimban Subang Jawa Barat.(Foto: Istimewa)

Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 Naik 8,06 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-September 2026 mencapai USD 31,22 miliar atau naik 8,06 persen dibanding periode yang sama tahun...

inflasi september 2022

Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 Sebesar 2,90 Persen

Editor
2 November 2026

BANDUNG – Inflasi Jawa Barat pada Oktober 2026 year on year (y-on-y) sebesar 2,90 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.