SATUJABAR, GARUT–Satu jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam perairan Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipulangkan. Saat ini, tercatat masih ada sembilan orang lainnya belum ditemukan.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut membantu proses pemulangan satu korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa, yang berhasil ditemukan dan teridentifikasi. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Kepala Dinsos Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan, korban KM Virgo yang dipulangkan setelah berhasil ditemukan dan teridentifikasi, pria atas nama Iyus, berusia 50 tahun, warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
“Almarhum bernama Iyus, pria berusia 50 tahun, warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Jenazah sudah diantarkan dan diserahkan kepada pihak keluarga, pada Sabtu pagi,” ujar Marlinda dalam keterangannya, Minggu (04/10/2026).
Iyus merupakan satu dari 12 korban tragedi terbalik dan tenggelamnya KM Virgo, yang baru berhasil ditemukan oleh tim Tim SAR gabungan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jum’at (02/10/2026. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dipulangkan ke keluarganya di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Dinsos Kabupaten Garut memastikan pemulangan jenazah berjalan lancar dengan pendampingan penuh sampai tiba di rumah duka. Jenazah juga sudah dimakamkan
Keluarga korban diberi bantuan sosial berupa santunan dan uang duka. Bantuan berupa paket bantuan sosial dan uang santunan sebesar Rp.2 juta untuk pemulasaraan jenazah.
Berdasarkan data sementara, dari total 22 warga Kabuten Garut yang tercatat menjadi korban tragedi KM Virgo Transport 8, sepuluh orang ditemukan selamat. Ada sembilan orang lagi yang belum ditemukan.
Dua korban tewas yang telah teridentifikasi sebelumnya, diketahui atas nama Risyan Kurnia, berusia 29 tahun, dan Erik Maosul Latip, 38 tahun. Dinsos Garut terus menunggu informasi resmi dari Basarnas terkait perkembangan pencarian korban.







