• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Editor
Minggu, 04 Oktober 2026 - 07:49
Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan, terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Sabtu (3/10). Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan apresiasi untuk memperkuat keberlanjutan musik tradisional, khususnya di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.

Sementara itu, Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 hadir di Gelora Pakansari Kabupaten Bogor, melalui kegiatan bertajuk Sangitaloka dengan tema “Bambu dan Bunyi Ritus”. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi, kreasi, sekaligus upaya pelestarian musik tradisi, khususnya di wilayah Bogor dan Jawa Barat.

RelatedPosts

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

Banjir Bandung Timur Butuh Dana Rp 800 Miliar

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, mengatakan kegiatan Seminar Sangitaloka menjadi momentum untuk memperkaya pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan musik tradisional khas Bogor.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti seminar dengan baik dan menyerap pengetahuan dari para narasumber yang memiliki pengalaman serta keilmuan di bidang musik tradisi. Seminar ini menjadi ruang untuk mendapatkan pengetahuan mengenai musik dan kebudayaan tradisi. Pengetahuan yang diperoleh kemudian dapat dilihat dalam bentuk pertunjukan pada rangkaian pagelaran FMTI.

“Melalui kegiatan hari ini kita dapat bersama-sama menopang pariwisata budaya daerah, khususnya budaya di Kabupaten Bogor,” ujar Titi melalui keterangan resmi Humas Pemkab Bogor.

Titi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan para narasumber yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Bogor menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia.

“Kolaborasi tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan budaya daerah sehingga tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi terus dirawat, dikembangkan, dan dikenalkan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Titi juga mengajak seluruh peserta seminar untuk mengikuti rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia hingga pagelaran yang berlangsung pada malam hari.

“Pagi hari ini sekitar 400 orang mengikuti seminar. kami tunggu tetap kehadirannya nanti malam dalam rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Lapangan VIP Pakansari, Kabupaten Bogor. Malam justru adalah kegiatan pagelarannya,” ungkap Titi.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan seni tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Bogor kepada generasi berikutnya.

“Pagelaran FMTI menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Titi berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dari para narasumber dapat menjadi bekal untuk memahami dan mengapresiasi musik tradisi sekaligus melihat bagaimana kebudayaan tersebut diwujudkan dalam pertunjukan.

Perwakilan Yayasan Halimun Salak Indonesia, Deden Fahmi Padilah, mengatakan FMTI mengusung tema besar “Merajut Bayang-Bayang Musik Nusantara”. Festival tersebut mempertemukan ruang musik, pengetahuan, komunitas, generasi, sosial ekonomi, serta jejaring kebudayaan dalam satu proses yang saling terhubung.

“FMTI atau Festival Musik Tradisi Indonesia hadir di Bogor dengan nama Sangitaloka dan tema ‘Bambu dan Bunyi Ritus’. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi ruang apresiasi, kreasi, dan pelestarian musik tradisi, khususnya di Bogor dan Jawa Barat,” ujar Deden.

Ia menjelaskan, salah satu rangkaian kegiatan FMTI di Bogor adalah seminar bertema “Bambu, Ritus, dan Jejak Musik Tradisi di Bogor dan Tatar Sunda” yang menghadirkan ahli, peneliti, serta praktisi di bidang musik tradisi dan kebudayaan.

Deden menambahkan, FMTI 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kebudayaan melalui kolaborasi berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder, narasumber, komunitas, undangan, dan pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Semoga FMTI di Kabupaten Bogor tidak berhenti sebagai agenda festival, tetapi dapat menjadi ruang berkelanjutan untuk memperkuat apresiasi generasi muda terhadap musik tradisi serta menjaga warisan budaya yang tumbuh di Bogor dan Jawa Barat,” pungkasnya.

Tags: kabupaten bogorKebudayaanSangitaloka

Related Posts

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Pemkab Bogor dan APPSI gelar Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala...

Banjir luapan Sungai Citarum merendam rumah warga dan memutus Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Banjir Bandung Timur Butuh Dana Rp 800 Miliar

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan skema penanganan banjir secara menyeluruh, khususnya untuk kawasan Bandung Selatan yang selama ini...

Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat Akhmad Wiyagus berfoto bersama dengan peraih podium Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) Jabar 2026 pada final yang berlangsung pada Sabtu 3 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Alhamdulillah! Mutiara Cardinal Juara Ganda Taruna Putri Sirnas A Jabar 2026

Editor
3 Oktober 2026

Di sela-sela dominasi Jaya Raya Jakarta dan Djarum Kudus, klub asal Bandung Mutiara Cardinal mampu meraih gelar juara pada nomor...

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.(Foto:Istimewa).

Daftar 19 Kapolda Diganti Kapolri

Editor
3 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merombak besar-besaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Sebanyak 19 kepala...

Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki.(Foto:Istimewa).

Mutasi 19 Kapolda: Kapolda Jabar Diganti Irjen Hengki

Editor
3 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak besar-besaran jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri, termasuk sejumlah Kapolda....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.