SATUJABAR, BANDUNG–Seorang petugas keamanan, atau satpam pabrik, di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi korban aksi pengeroyokan para pemuda mabuk minuman keras. Korban dikeroyok setelah menegur para pelaku, karena menenggak minuman keras (miras) di depan pos jaga.
Aksi pengeroyokan terhadap petugas keamanan, atau satpam pabrik, terjadi di kawasan industri Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Satpam bernama Atep, berusia 43 tahun, dikeroyok para pemuda mabuk miras.
Aksi pengeroyokan mengakibatkan korban luka parah. Korban mengalami luka hantaman benda tumpul dan senjata tajam di bagian wajah, leher, serta kepala.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan, kejadian aksi pengeroyokan terhadap satpam pabrik di kawasan industri di wilayah hukumnya. Kasus penganiyaan tersebut dalam penanganan Polsek Padalarang.
“Betul, ada kejadian penganiayaan terhadap security, atau satpam pabrik, atas nama Atep, berusia 43 tahun, di kawasan industri Cimareme, Kabupaten Bandung Barat. Kasus penganiayaan tersebut, sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Padalarang,” ujar Gofur, dalam keterangannya, Senin (27/07/2026).
Gofur mengatakan, salah satu pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap korban menggunakan pisau lipat, telah berhasil ditangkap. Pelaku berinisial IS, berusia 26 tahun.
Aksi pengeroyokan satpam pabrik menjadi pembicaraan di media sosial, setelah rekaman video saat kejadian beredar dan viral. Kejadian bermula saat korban sedang menjalankan tugasnya, menegur para pelaku yang sedang menenggak minuman keras di sebuah warung di depan pos jaga.
Para pelaku tidak terima ditegur, hingga mendatangi pos jaga dan langsung mengeroyok korban. Korban berhasil diselamatkan setelah dibawa ke dalam lokasi pabrik dengan kondisi luka parah.
Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dua pelaku lain yang terlibat aksi pengeroyokan saat ini masih dalam pengejaran polisi.







