• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Satgas Pengawasan Barang Tertentu Ekspose Produk Kosmetik Ilegal di BPOM Senilai Rp 11,45 Miliar

Editor
Senin, 30 September 2024 - 03:34
Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor menggekar ekspose produk kosmetik ilegal di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta, Senin (30 Sep). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor menggekar ekspose produk kosmetik ilegal di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Jakarta, Senin (30 Sep). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.(FOTO: Humas Kemendag)

RelatedPosts

Polres Cimahi Gulung Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya dan Rampas Sepeda Motor

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

BANDUNG – Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Barang Tertentu Yang Diberlakukan Tata Niaga Impor mengadakan ekspose produk kosmetik di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta pada Senin, 30 September 2024.
Dalam kegiatan ini, ditampilkan hasil operasi yang dilakukan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, dan Papua, selama periode Juni hingga September 2024.
Sebanyak 970 jenis kosmetik impor ilegal diamankan, dengan total 415.035 unit dan nilai keekonomian mencapai Rp11,45 miliar. Pelanggaran utama yang ditemukan adalah produk tanpa izin edar serta mengandung bahan terlarang. Produk ini sebagian besar berasal dari Tiongkok, Filipina, Thailand, dan Malaysia.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan BPOM untuk meningkatkan pengawasan terhadap produk impor ilegal. BPOM, sebagai koordinator untuk produk kosmetik, telah melaksanakan operasi penindakan guna menurunkan peredaran kosmetik ilegal di Indonesia.
“Produk kosmetik impor ilegal yang telah diamankan akan dimusnahkan untuk melindungi kesehatan masyarakat,” ujar Mendag Zulkifli Hasan melalui keterangan resmi.
Ia juga menambahkan bahwa Satgas akan fokus pada tujuh produk, termasuk kosmetik, sebagai respons terhadap keluhan pelaku industri kecantikan dalam negeri terkait serbuan produk ilegal.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengingatkan bahwa peredaran kosmetik ilegal dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan merugikan industri dalam negeri. Ia mengapresiasi kolaborasi dalam Satgas dan berharap dapat memperkuat pengawasan terhadap produk kosmetik ilegal.
Ikrar juga mengimbau pelaku usaha untuk mematuhi regulasi dan mendorong masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Tanggal Kedaluwarsa) pada produk kosmetik.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin, menambahkan bahwa pelaku usaha yang melanggar dapat diancam dengan pidana penjara hingga 12 tahun atau denda maksimum Rp5 miliar, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Sejak dibentuk pada 18 Juli 2024, Satgas telah melakukan empat ekspose dengan berbagai temuan barang ilegal. Kegiatan ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kepolisian RI.
Tags: kemendagkosmetikmendagzulkifli hasan

Related Posts

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra.(Foto:Istimewa).

Polres Cimahi Gulung Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya dan Rampas Sepeda Motor

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi penganiayaan dan perampasan sepeda motor...

(Foto: Dok KKP)

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Editor
16 April 2026

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang kompromi terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang...

Pengamanan satwa langka (Foto: Dok. Gakkum Kemenhut)

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus penyelundupan ratusan satwa...

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Sarimukti Kabupaten...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Lansia di Subang Ditemukan Tewas Terikat, Uang Puluhan Juta dan Perhiasan Raib

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, SUBANG--Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan tewas dalam kondisi kedua tangan dan kakinya terikat...

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian satpam dan siswi SMAN 1 Banjaran yang terseret arus Sungai Cibanjaran.(Foto:Istimewa).

Satpam dan Siswi SMAN 1 Banjaran Bandung Tewas Terseret Arus Sungai

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Berupaya menyelamatkan siswi yang terseret arus sungai, seorang satpam sekolah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ikut hanyut. Kedua korban...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.