SATUJABAR, BANDUNG–Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor ‘B’ saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi. Aksi pemalakan tersebut sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman nertizen.
Penangkapan terhadap pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor ‘B’ di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, disampaikan Kapolsek Cobolong, Kompol Riki Erickson. Aksi pemalakan terjadi saat berlangsungnya konvoi Persib Juara Super League tigakali berturut-turut.
Riki mengatakan, pihaknya langsung bergerak menelusuri tempat kejadian perkara (TKP) aksi pemalakan yang viral di media sosial. Pelaku berhasil diamankan, setelah mengumpullan keterangan saksi di TKP.
“Pelaku sudah kami amankan, langsung dibawa ke Mapolsek Coblong. Identitas pelaku kita ketahui selain dari bukti petunjuk rekaman video viral, juga keterangan saksi-saksi yang kami kumpulkan di TKP,” ujar Riki, dalam keterangannya, Minggu (31/05/2026).
Riki mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku berada di bawah pengarih minuman keras saat melalulan aksi pemalakan. Pelaku meminta uang secara paksa kepada pengendara mobil, untuk membeli minuman keras.
“Motifnya, saat euforia konvoi Persib, pelaku bersama teman-temannya terlebih dahulu menenggak minuman keras. Pada saat kejadian, pelaku meminta uang secara paksa kepada pengendara mobil untuk bisa lagi membeli minuman keras,” jelas Riki.
Riki memastikan, pelaku sudah ditahan atas tindak pidana pemerasan yang dilakukannya. Nominal uang yang diterima pelaku belum bisa dipastikan, karena korban belum membuat laporan.
Aksi pemalakan pelaku terhadap pengendara mobil berpelat nomor B di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, viral di media sosial. Pelaku yang meminta uang secara paksa, dengan dalih sebagai uang jaminan keamanan, setelah melihat mobil yang dikendarai korban berpelat nomor ‘B’ saat sedang berlangsung konvoi Persib Juara.
Aksi pemalakan terjadi, pada Sabtu (23/05/2026) lalu, setelah Persib Bandung menahan imbang Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sekaligus memastikan gelar Juara Super League 2025/2026. Pelaku merupakan oknum Bobotoh yang turut merayakan gelar juara Persib bersama teman-temannya.
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku mengaku bernama Demon, memberhentikan mobil korban berpelat nomor ‘B’ dan menanyakan asal daerahnya. Setelah mengetahui korban dari luar daerah Bandung, pelaku langsung memaksa meminta uang sebagai jamainan perjalanannya aman.
Pelaku berusaha mengintimidasi korban, dengan mengancam kendaraan bisa dirusak jika tidak memenuhi permintaannya. Korban akhirnya mau menyerahkan sejumlah uang.
“Tambahin tambahin tambahin, mobil mau hancur di depan. Bilang, sudah koordinasi sama Demon,” ujar pelaku saat memaksa meminta uang.
Selain dikecam netizen, rekaman video aksi pemalakan terhadap pengendara mobil berlepat ‘B’, juga mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi mengaku, langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk bisa menangkap pelaku.
“Saya sudah langsung koordinasi langsung dengan Kapolda Jabar. Pelakunya sudah diamankan di Polsek Coblong,” ujar Dedi.
Dedi menegaskan, tidak ada ruang bagi aksi pemalakan dan premanisme di wilayah Jawa Barat. Seluruh masyarakat diingatkan agar tidak menjadikan intimidasi dan pemerasan sebagai cara mencari penghasilan.
“Seluruh warga Jawa Barat jangan coba-coba melakukan pemalakan, premanisme pada siapa pun baik warga Jawa Barat maupun luar wilayah Jawa Barat, yang datang berkunjung. Tindakan semacam itu, tidak hanya merugikan korban, tetapi mencoreng citra Jawa Barat sebagai daerah tujuan wisata dan investasi, tegas Dedi.
Dedi memastikan, pemerintah dan aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap segala bentuk premanisme yang meresahkan dan merugikan masyarakat. Pelaku akan diproses hukum agar memberikan efek jera, sekaligus menghentikan cara-cara mendapatkan penghasilan bergaya preman dengan mengganggu ketertiban, kemanan, serta keselamatan orang lain.








