• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

‘Sanksi’ Pelajar Terlibat Tawuran di Sukabumi, Mondok di Pesantren

Editor
Jumat, 25 April 2025 - 10:35
Remaja terlibat tawuran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Remaja terlibat tawuran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI — Aksi tawuran remaja kerap terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Sudah berbagai cara polisi dalam memberikan pengarahan dan pembinaan, terbaru dengan mengirimnya ke pondok pesantren untuk mondok menjadi santri.

Delapan orang remaja di Sukabumi harus berurusan dengan polisi, setelah aksi tawuran. Kedelapan remaja, masibg-masing berinisial MR, 17 tahun, RR, 16 tahun, MN, 15 tahun, HR, 17 tahun, ME, 15 tahun, RR, 18 tahun, DJ, RJ, 15 tahun, dan RJ, 15 tahun.

RelatedPosts

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Setelah diamankan, diperiksa, dan mendapat pengarahan di Markas Polres (Mapolres) Sukabumi Kota, kedelapan remaja tersebut, tidak ditahan. Namun, mereka dikirim polisi ke Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengatakan, kedelapan remaja yang diamakan setelah terlibat aksi tawuran dikirim ke pondok pesantren, untuk menjalani pembinaan. Mereka ‘dipaksa’ mondok menjadi santri.

“Upaya mengirim remaja terlibat tawuran ke pondok pesantren untuk dibina, sebagai program yang disepakati bersama lintas instansi. Program ini diharapkan bisa menekan aksi tawuran remaja, dan pondok pesantren bisa menjadi ruang alternatif pendidikan karakter,” ujar Rita, kepada wartawan, Kamis (24/04/2025).

Rita mengatakan, aksi tawuran remaja kerap terjadi di wilayah Sukabumi, dan sudah berbagai cara memberikan pengarahan dan pembinaan agar tidak terulang. Program mengirimnke pondok pesantren diyakini efektif, dalam menangani aksi tawuran remaja, termasuk geng motor di Sukabumi.

“Di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, mereka akan menjalani program bernama Lentera Bintana, dibimbing langsung para pengasuh. Mereka akan diberi materi agama, kebangsaan, diajak berdialog, berkegiatan sosial, hingga bermuhasabah,” jelas Rita.

Para remaja dikirim ke pondok pesantrean diantar orangtua mereka. Pimpinan pondok pesantren langsung mendampingi dan mengarahkannya untuk memulai berkegiatan.

Rita mengungkapkan, selain pembinaan mental dan spiritual, para remaja juga akan mendapatkan berbagai keterampilan, yang nantinya bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Lentera Bintana digagas sebagai bentuk kolaborasi polisi, tokoh agama, dan masyarakat, sebagai upaya tidak hanya menindak tapi juga mendidik agar remaja tidak salah arah dan memiliki masa depan.(chd).

Tags: pelajarPolres Sukabumi Kotasukabumitawuran

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas jaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi. Keempat pelaku...

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media di Bali yang didaftarkan di...

Face Recognition di Stasiun Kereta Api.(Foto: Humas KAI)

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Presiden mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedubes Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/07/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Sambangi Kedubes Qatar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani....

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Selaras Arah Transformasi Danantara, Jasa Marga Kokohkan Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan....

Ilustrasi debt collector mengadang pengendara sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal Sepeda Motor Modus Jadi Debt Collector di Bandung, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban aksi begal berpura-pura sebagai penagih utang,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat