SATUJABAR, BANDUNG–Arena balapan liar di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Puluhan orang berikut sepeda motor diamankan polisi dalam penindakan balapan liar, yang banyak dikeluhkan masyarakat karena resah.
Penindakan terhadap arena balapan liar dilakukan aparat Polsek Majalaya. Dua titik lokasi yang kerap dijadikan arena balapan liar, yakni di kawasan Jalan Baru dan Jalan Laswi, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, dibubarkan polisi.
“Kami bubarkan atas laporan dari masyarakat. Dua titik lokasi kerap dijadikan arena balap liar, di kawasan Jalan Baru dan Jalan Laswi, Kecamatan membuat masyarakat resah,” ujar Kapolsek Majalaya, Kompol Asep Dedi, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/09/2026).
Asep mengatakan, penindakan dilakukan secara simultan dalam sepekan terakhir. Dalam penindakan yang berlangsung, Minggu (20/09/2026) malam, berhasum menjaring 47 orang pelaku, dan mengamankan 25 unit sepeda motor.
Para pelaku balapan liar yang digelandang ke Markas Polsek (Mapolsek) Majalaya, mayorita berusia remaja. Bahkan, mereka diantaranya berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).
Asep Dedi mengungkapkan, para pelaku balapan liar memiliki modus tersendiri, untuk memantau pergerakan polisi. Mereka menempatkan orang di sekitar kantor polisi selama kegiatan balapan liar berangsung, agar dipastikan aman.
“Kegiatan balapan liar hingga tengah malam, tapi kami sering lolos saat mendapat laporan masyarakat. Ternyata, salah satu dari mereka sengaja dmemantau di sekitar Mako, melihat bagaimana ada pergerakan polisi atau tidak,” ungkap Asep Dedi.
Aparat kepolisian kemudian mengubah strategi operasi, personel berseragam tetap bersiaga di dalam markas, sementara penindakan di lapangan oleh personel berpakaian preman. Penindakan dengan berpatroli ke lokasi, membuahkan hasil.
“Selain pelaku balapan liar, kami juga amankan dua orang ikut balap dan berjudi juga. Taruhannya Rp. 500 ribu, ada juga pake sepeda motor orang lain,” jelas Asep Dedi.
Para pelaku balapan liar yang diamankan, didata dan diberikan pembinaan. Barang bukti sepeda motor baru akan diserahkan setelah orangtuanya diminta datang membuat surat pernyataan, dan membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.







