• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polda Jabar Gelar Operasi Zebra 2025 Serentak 14 Hari, 17 hingga 30 November

Editor
Senin, 17 November 2025 - 10:41
Operasi Zebra Lodaya 2025 serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Operasi Zebra Lodaya 2025 serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG — Mulai Senin (17/11/2025) hari ini, Polda Jawa Barat menggelar Operasi Zebra 2025, selama 14 hari. Operasi lalu-lintas yang digelar serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat, 17 hingga 30 November 2025, bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengendara menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kami, Polda Jawa Barat melaksanakan Operasi Zebra 2025, selama 14 hari, atau dua pekan. Operasi lalu-lintas serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat, akan menyasar para pelanggar tidak disiplin dalam berkendara dan berlalu-lintas, serta berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Dalam Operasi Zebra 2025, prosentase penindakan 95 persen menggunakan electronic traffic law enforcement, atau ETLE, dan lima persen tilang manual,” ujar Wakil Direktur Lalu-Lintas (Wadirlantas) Polda Jawa Barat, AKBP Endang Tri Purwanto, mewakili Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Kombes Pol. Dodi Darjanto, dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).

RelatedPosts

Kebakaran Bromo: Kemenhut Kerahkan Operasi Terpadu

Penegakan Hukum Sektor ESDM Setor PNBP Rp20 Miliar

Harga Batubara Acuan Periode Pertama Agustus 2026 USD 124,44 Per Ton

Sementara itu, Kepala Korps Lalu-Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dalam kunjungannya ke Bandung, menekankan, Operasi Zebra 2025, yang digelar selama 14 hari, atau dua pekan, mengedepankan pendekatan humanis, preventif, serta edukatif di lapangan.

“Pelaksanaan Operasi Zebra 2025, bukan sekedar penegakan hukum, tapi bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat dalan berkendara di jalan raya,” ujar Agus.

Korlantas Polri mencatat, ada sedikitnya 600 ribu pelanggaran lalu-lintas dalam tiga bulan terakhir di seluruh wilayah di Indonesia. Pelanggaran paling banyak dilakukan pengendara roda dua, atau sepeda motor, dengan rentang usia pelanggar lalu-lintas didominasi kelompok usia 26 hingga 45 tahun. Kebijakan penindakan ETLE, tetap tidak menghilangkan penerapan tilang manual sepenuhnya

“Mengapa kami masih hadirkan lima persen untuk tilang manual? Karena ini berkaitan beberapa pelanggaran yang tudak bisa tercapture ETLE. Kami jelas tidak merasa bangga melakukan penindakan hukum, sebab mengharapkan para pengendara, atau masyarakat luas bisa sadar dan patuh dalam berkendara, semuanya semata-mata demi keselamatan,” ungkap Agus.

Berikut daftar pelanggaran sasaran dalam Operasi Zebra 2025:

– Menggunakan ponsel (telepon selular) saat berkendara.
– Memasang rotator dan sirene bukan peruntukan.
– Kendaraan roda dua, atau roda empat, tidak dilengkapi STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).
– Pengendara tidak bisa menunjukkan SIM (Surat Izin Mengemudi).
– Kendaraan roda empat, atau lebih tidak dilengkapi perlengkapan standar.
– Pengendara di bawah umur.
– Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang.
– Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
– Mengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan, atau safety belt.
– Melebihi batas kecepatan.
– Penertiban kendaraan bermotor. memakai pelat rahasia, atau pelat dinas.
– Kendaraan roda empat, atau lebih tidak layak jalan.
– Kendaraan melanggar lalu-lintas, melawan arus, marka jalan, bahu jalan.
– Penyalahgunaan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) diplomatik.

Operasi Zebra 2025 juga menekankan pentingnya pendataan kendaraan melalui Sistem Informasi Satuan Operasi (SISLAOPS) Korlantas Polri. Semua kendaraan yang terjaring penertiban selama pelaksanaan Operasi Zebra 2025, akan didata agar memiliki basis data nasional, yang nantinya bisa diintegrasikan dengan Samsat saat perpanjangan kendaraan.

Berikut daftar pelanggaran beserta besaran dendanya:

– Melanggar marka jalan: denda maksimal Rp.500.000.
– Tidak mengenakan sabuk pengaman: denda maksimal Rp.250.000, atau kurungan maksimal satu bulan
– Menggunakan ponsel (telepon selular) saat berkendara: denda maksimal Rp.750.000.
– Melanggar batas kecepatan: denda maksimal Rp 500.000, atau kurungan maksimal dua bulan.
– Melanggar aturan ganjil-genap: denda maksimal Rp.500.000, atau kurungan maksimal dua bulan.
– Melawan arus: pengendara sepeda motor dikenakan denda maksimal Rp. 500.000, atau kurungan maksimal dua bulan, dan pengendara mobil dikenakan denda maksimal Rp.1.000.000, atau kurungan maksimal empat bulan.
– Menerobos lampu merah: denda maksimal Rp.500.000, atau kurungan maksimal dua bulan.
– Tidak memakai helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor: denda maksimal Rp.250.000, atau kurungan maksimal satu bulan.
– Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang: denda maksimal Rp.250.000, atau kurungan maksimal satu bulan.
– Tidak menyalakan lampu di malam, dan siang hari bagi pengendara sepesa motor: denda maksimal Rp.250.000 atau kurungan maksimal satu bulan.

Tags: 17 hingga 30 November 2025Ditlantas Polda Jabarjawa baratOperasi Zebra 2025polda jabar

Related Posts

Tim operasi terpadu Kementerian Kehutanan memadamkan kebakaran Bromo.(Foto: Humas Kemenhut)

Kebakaran Bromo: Kemenhut Kerahkan Operasi Terpadu

Editor
7 Agustus 2026

Kebakaran Bromo terdeteksi pada Selasa (4/8), SiPongi+ mendeteksi titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang (medium confidence).  SATUJABAR, PROBOLINGGO - Kementerian...

Kapal tongkang memuat batubara. Kementerian ESDM memastikan penegakan hukum sektor ESDM terus berjalan.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Penegakan Hukum Sektor ESDM Setor PNBP Rp20 Miliar

Editor
7 Agustus 2026

Penegakan hukum di sektor ESDM itu melalui pelaksanaan lelang Barang yang Dikuasai Negara (BDN) berupa komoditas batubara hasil penegakan hukum...

Tambang batubara dan mineral

Harga Batubara Acuan Periode Pertama Agustus 2026 USD 124,44 Per Ton

Editor
7 Agustus 2026

Harga Batubara Acuan periode pertama Agustus 2026 ditetapkan oleh Kementerian ESDM sebesar USD 124,44 Per Ton atau turun 5,62 persen...

Kampung Tanggap Bencana Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kampung Tanggap Bencana Kuningan Diresmikan

Editor
7 Agustus 2026

Kampung Tanggap Bencana antara lain gelar pelatihan dimana masyarakat mendapatkan edukasi dan sosialisasi kebencanaan, pelatihan kesiapsiagaan, penyusunan jalur evakuasi dan...

Pasar hewan Jonggol Kabupaten Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pasar Hewan Jonggol Diresmikan Bupati Bogor, Dorong Agribisnis

Editor
7 Agustus 2026

Pasar Hewan Jonggol merupakan salah satu tahapan dalam rangka membangun Bogor Wilayah Timur SATUJABAR, BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto...

Piala Presiden 2026.(Image: PSSI)

PIALA PRESIDEN 2026: Kalah dari Persebaya, Persib Harus Move On

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Piala Presiden 2026 berlangsung dari tanggal 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Pada Kamis 6 Agustus 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat