• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

Editor
Jumat, 20 Maret 2026 - 01:51
Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Dari Kuningan, alunan bunyi angklung nan merdu menyebar ke pelosok dunia. Menjadi bukti identitas budaya daerah mampu eksis di kancah dunia.

Ikhtiar Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat identitas budaya daerah melalui peresmian Tugu Angklung di Jalan Cipari-Cisantana, Kecamatan Cigugur,  Rabu (18/03/2026).

RelatedPosts

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Guyub Berburu Berkah Ramadan di Acara Rumaksa Manjang Waluya di Garut

Fenomena Bunuh Diri di Pasupati, Pemkot Lakukan Pengawasan dan Siagakan Psikolog

Peresmian yang dipimpin langsung Bupati Kuningan ini, menjadi salah satu langkah strategis dalam menegaskan posisi Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang memiliki kontribusi penting dalam perkembangan angklung diatonis, yang kini telah dikenal hingga ke tingkat internasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Forkopimda, para camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), pimpinan BUMD, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyampaikan, peresmian Tugu Angklung bukan sekadar pembangunan simbol fisik, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang dan perjuangan para tokoh budaya dalam mengembangkan angklung sebagai warisan budaya bangsa.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah dan membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Tugu Angklung ini menjadi penegasan bahwa daerah kita memiliki peran penting sebagai tanah lahirnya angklung diatonis yang telah mendunia,” ungkapnya dilansir laman Pemkab Kuningan.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa angklung saat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai alat musik tradisional, melainkan telah berkembang menjadi media komunikasi budaya yang bersifat universal, mampu menjangkau berbagai kalangan dan lintas negara.

Bupati Dian juga mengulas peran tokoh-tokoh budaya Kuningan, di antaranya Kuwu Citangtu atau yang dikenal sebagai Pak Kucit, bersama muridnya Daeng Sutigna, yang berjasa dalam mengembangkan angklung dari tangga nada pentatonis menjadi diatonis. Inovasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan angklung hingga dapat diterima secara luas di dunia internasional.

“Kalimat ‘Dari Kuningan Menyapa Dunia’ yang akan terukir pada prasasti bukanlah sekadar slogan, melainkan refleksi dari kontribusi nyata daerah ini dalam memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia global,” tegas Bupati Dian.

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)
Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Selain memiliki nilai seni dan budaya, Bupati juga menyoroti nilai historis angklung yang turut menjadi bagian dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam momentum penting seperti Perundingan Linggarjati, yang memperlihatkan peran budaya dalam memperkuat identitas nasional di tengah dinamika diplomasi.

Peresmian Tugu Angklung ini juga menjadi simbol penguatan nilai-nilai toleransi yang telah lama tumbuh di wilayah Cigugur, yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman budaya dan keharmonisan sosial yang terjaga.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan meriah, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penampilan seni budaya dari DNR dan Diwangkara yang menambah semarak suasana acara.

Melalui peresmian ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap Tugu Angklung dapat menjadi ikon baru daerah, sekaligus sarana edukasi dan destinasi budaya yang mampu menarik minat masyarakat luas serta memperkuat kebanggaan terhadap warisan budaya lokal.

Ke depan, keberadaan Tugu Angklung diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi penggerak dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya, khususnya angklung, agar tetap lestari dan terus berkembang di tengah arus globalisasi.

Tags: Tugu Angklung Kuningan

Related Posts

(Foto: Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Mochammad Zulkarnain)

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Editor
18 Maret 2026

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan perempuan. Namanya Rahmah El Yunusiyyah...

‎(Foto: Anggana Mulia/ Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut)

Guyub Berburu Berkah Ramadan di Acara Rumaksa Manjang Waluya di Garut

Editor
15 Maret 2026

GARUT, Selaawi - Dalam rangka menggerakkan perekonomian desa, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar acara Rumaksa Manjang Waluya, yang dilaksanakan di Desa...

Jembatan Pasupati Kota Bandung

Fenomena Bunuh Diri di Pasupati, Pemkot Lakukan Pengawasan dan Siagakan Psikolog

Editor
11 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Dalam beberapa waktu terakhir terdapat kejadian yang sangat mengejutkan di area jalan layang Mochtar Kusumaatmadja atau kerap...

Di balik hadirnya Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh penyandang disabilitas netra, ada proses panjang yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dari Bilik Produksi Percetakan Al-Qur’an Braille, Semangat Membumikan Al Quran

Editor
8 Maret 2026

Di balik hadirnya Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh penyandang disabilitas netra, ada proses panjang yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi. Mulai...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Ketika Babah Alun Ngabuburit Bareng Bupati di Alun-Alun Sumedang

Editor
6 Maret 2026

Sore hari di Alun-Alun Sumedang nampak lebih semarak di pertengahan Bulan Ramadan 2026 saat pengusaha yang kerap dijuluki "Raja Jalan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Luqman Zulkaedin.(Foto: Humas Kemenbud)

Kepada Menbud, Sultan Cirebon Ungkapkan Kondisi Keraton

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon, Luqman Zulkaedin, di kantor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.