• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Guyub Berburu Berkah Ramadan di Acara Rumaksa Manjang Waluya di Garut

Editor
Minggu, 15 Maret 2026 - 09:22
‎(Foto: Anggana Mulia/ Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut)

‎(Foto: Anggana Mulia/ Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut)

GARUT, Selaawi – Dalam rangka menggerakkan perekonomian desa, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar acara Rumaksa Manjang Waluya, yang dilaksanakan di Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jum’at (13/3/2026).

Rangkaian acara diawali pelayanan publik bagi masyarakat, berbuka puasa dan tarawih bersama masyarakat Desa Mekarsari yang turut dihadiri oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, arahan kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) serta Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Garut, sahur bersama, hingga puncaknya dimeriahkan oleh Festival Kohkol yang diikuti oleh 9 RW yang ada di Desa Mekarsari.

RelatedPosts

Semangat Warga Usung Kuningan Jadi Kabupaten Angklung

Di Hari Puisi Nasional, Menbud Fadli Zon Ziarahi Makam Chairil Anwar dan Bacakan Puisinya

Menelusuri Jejak Sejarah Pahlawan Margonda di Bogor

Kegiatan ini memiliki keunikan tersendiri, di mana seluruh pejabat struktural dan administrator di lingkungan Pemkab Garut diinstruksikan untuk menginap langsung di rumah-rumah warga kurang mampu di Desa Mekarsari. Langkah ini diambil agar para pengambil kebijakan dapat merasakan denyut kehidupan masyarakat sekaligus membangun kedekatan emosional yang lebih dalam.

Rumaksa Manjang Waluya
Rumaksa Manjang Waluya

Tidak hanya itu, mobilitas para pejabat selama berada di lokasi sepenuhnya menggunakan jasa ojek pangkalan yang ada di desa tersebut, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pengendara ojek lokal.

Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat juga sangat kental terasa pada aspek konsumsi. Seluruh makanan yang dihidangkan, baik untuk keperluan buka puasa bersama maupun santap sahur, diproduksi dan dibeli langsung dari warung serta pelaku UMKM setempat.

Bupati Garut dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan pertama di Kabupaten Garut, bahkan mungkin di Jawa Barat dan Indonesia. Kehadiran para pejabat untuk tinggal bersama masyarakat bertujuan untuk mempererat interaksi dan menyerap langsung aspirasi warga.

“Tentu saja kami mendukung hal-hal ini, dan alhamdulilah pada hari ini ini sudah terealisasi. Dan saya juga kaget, tadi di jalan banyak sekali masyarakat yang aktif dalam kegiatan ini. Tepuk tangan buat masyarakat Mekarsari,” ucap Bupati Garut dikutip dari laman Pemkab Garut.

Bupati Garut juga menekankan pentingnya lima pilar pariwisata agar Desa Wisata Mekarsari semakin dikenal luas yaitu kebersihan lingkungan yang terjaga, keunggulan produk seperti kerajinan sangkar burung Selaawi, keterbukaan terhadap wisatawan, serta rasa aman bagi pengunjung.

“Nanti saya harapkan ada interaksi sama masyarakat kiranya ada yang bisa dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Garut, bisa segera direalisasikan khususnya buat warga Desa Mekarsari. Dan kemudian selanjutnya nanti ke depan tidak hanya terhenti disini komunikasinya terus berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Kepala Desa Mekarsari, Ajie Nugraha, mengungkapkan bahwa ide Festival Kohkol ini lahir dari kreativitas Wakil Bupati saat mengunjungi milangkala desa tahun lalu yang kemudian kini dikembangkan menjadi sebuah acara luar biasa dengan kolaborasi lintas sektor.

“Begitu luar biasanya hal yang sederhana awal mulanya, hanya karnaval kohkol tapi berkembang menjadi sebuah kegiatan yang luar biasa. Ada pemberdayaan yang luar biasa dalam kegiatan ini. Insha Allah semua yang baik ibu keluarkan insha Allah akan menjadi amal kebaikan,” katanya.

Rumaksa Manjang Waluya
Rumaksa Manjang Waluya

Ajie memaparkan dampak ekonomi instan yang dirasakan masyarakat Desa Mekarsari, mulai dari peningkatan pendapatan ojek pangkalan, penyewaan homestay (rumah warga), penjualan kuliner lokal, hingga produksi massal kohkol dan obor.

“Hari ini adalah hari sejarah bagi warga Desa Mekarsari maupun bagi Kabupaten Garut karena mungkin baru kali ini seluruh pejabat datang ke desa kita menginap di desa kita,” tutupnya.

Tags: Rumaksa Manjang Waluya

Related Posts

Pertunjukan angklung.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Semangat Warga Usung Kuningan Jadi Kabupaten Angklung

Editor
30 April 2026

Pada puncak perayaan Hardiknas 2 Mei 2026 nanti, pertunjukan angklung akan mendominasi rangkaian acara di Kuningan. KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, beserta sejumlah sastrawan berziarah ke makam Chairil Anwar di TPU Karet Bivak, Jakarta, Selasa (28/4/2026).(Foto: Humas Kemenbud)

Di Hari Puisi Nasional, Menbud Fadli Zon Ziarahi Makam Chairil Anwar dan Bacakan Puisinya

Editor
29 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Hari itu suasana cukup terlihat cukup khidmat saat Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, beserta sejumlah sastrawan berziarah...

Sketsa Pahlawan Nasional Margonda.(AI)

Menelusuri Jejak Sejarah Pahlawan Margonda di Bogor

Editor
27 April 2026

Kisah perjuangan Margonda perlu diangkat agar masyarakat mengetahui keterkaitannya dengan Kota Bogor. SATUJABAR, BOGOR - Nama Margonda selama ini lebih...

Pawai Lebaran di Bojonggede Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Ngamumule Tradisi Lebaran di Bojonggede Ala Bupati Bogor

Editor
27 April 2026

Salah satu ciri khas tradisi ini adalah adanya pawai budaya yang memadukan unsur budaya Betawi dan Sunda. SATUJABAR, BOJONGGEDE -...

Kirab Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Milangkala Tatar Sunda, Kirab Mahkota Binokasih Digelar 8-9 Mei 2026

Editor
27 April 2026

Kirab akan berlangung dari Sumedang dilanjutkan Ciamis, Bogor, dan Bandung. SATUJABAR, SUMEDANG – Kirab mahkota Binokasih akan menjadi salah satu...

Penampilan yang kental dengan nuansa Budaya Kasumedangan hadir di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jumat (24/04/2026). (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Nuansa Budaya Kasumedangan di Hari Jadi Sumedang Ke-448

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Penampilan yang kental dengan nuansa Budaya Kasumedangan  hadir di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jumat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.